Tetap Melangkah Walau Rapuh, H. 2.047,T.193
Tetap Melangkah Walau Rapuh, 2.047, T.193
Karya: Tin Faza
Mentari pagi merangkak naik
Bawa harapan tak pernah putus
Tapi ada hati diam- diam rapuh
Runtuhnya rindu mengoyak hati.
//
Hati rapuh haruskah raga ringkih ?
Masih panjang rel harus dilalui
Harapan-harapan belum terengkuh
Enyahkan bias rindu semu.
//
Jejak nyata harus diuntai
Benang merah harus diputus
Agar luka tak kembali menganga
Duri menusuk jangan diambil
Luka lama robek kembali.
//
Kerapuhan hati harus digenggam
Untuk melesat lebih jauh
Walau dalam bingkai keresahan dan keraguan
Jejak langkah harus semakin kuat
Hingga altar harapan direngkuh.
//
Coretan - coretan indah harus teruntai
Kanvas kosong tak boleh kosong
Biar kerapuhan hadir mencabik
Semangat berkarya tak boleh rapuh .
Kota Delta, 14 Juli 26
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan