Kini Aku Tahu, H. 2.074, T. 220
Kini Aku Tahu, 2.074, T 220
Karya : Tin Faza
Darah berdesir lebih cepat
Jantung berdebar lebih keras
Amarah dalam dada membuncah
Kini aku tahu, khianatmu nyata adanya.
//
Nila setitik rusak sebelanga
Seribu kebaikan hancur sudah
Rasa ini sulit memaafkan lagi
Tak ada lagi tawa
Tak ada lagi air mata yang harus ditumpahkan.
//
Tak usah menangis biarlah waktu yang menjawab
Semua drama picisan ini
Biarlah saya catat dalam hati
Hancurkan diri ke jurang paling dalam.
//
Kota Delta, 9 Agust 26
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan