Mengapa Marah ? H. 2.088, T. 238
Mengapa Marah?, H.2.088, T.238
Karya: Tin Faza
Mengapa marah, aku tak mengerti
Tidak terbalikkah? harusnya aku yang marah
Kisah yang urai duka tiap detik
Sulit untuk sembuh luka.
//
Kesepian akan merajam tiap hari
Tak ada canda tak ada gurau
Biarlah waktu yang bicara
Seberapa kuat kau menghilang.
//
Lautan kesabaran diurai penuh
Kembalikan wajah berseri kembali
Tinggalkan riak-riak luka
Agar luka jiwa kering.
//
Waktu yang bicara perlahan
Tetes embun akan hadir suatu ketika
Segarkan jiwa yang luka
Menapak pagi penuh ceria.
//
Kota Delta, 27 Agust 26
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan