Menapak Hari Penuh Senyum, H. 2.103, T 253
Menapak Hari Penuh Senyum, H.2.103,T.253
Karya: Tin Faza
Tak ada pelangi melengkung indah
Tak ada tangan yang ulurkan lagi
Tak ada penyemangat cetuskan ide lagi
Semua hilang ditelan bumi .
//
Hanya air mata yang diluruhkan
Menyibak hari tanpa harapan
Pilu-sedih hanya keluh-kesah
Mengais mimpi meniti sulit.
//
Haruskah melonglong meratap harap
Tidak ...kubuang sedih di pelataran
Haruskah langkah terhenti walau hilang penguat
Rajut mimpi kembali yang pernah sirna.
//
Tatap hari penuh senyum
Tatap mentari pagi yang beri warna
Ruang ekspektasi harus dibuka
Walau tanpa rindu menyala.
//
Sedikit demi sedikit mengais mimpi
Bukan sekedar mimpi picisan
Tapi melesat jauh meroket
Walau penyemangat itu menghilang entah kemana.
Kota Delta, 11 Sept 26
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan