Merengkuh Jalan Sendiri, H. 2.106,T.256
Merengkuh Jalan Sendiri, H.2.106, T.256
Karya: Tin Faza
Kembali sendiri berjalan dari titik nol
Dari tak bisa apa- apa
Kembali mengais harapan tersisa
Berjalan sendiri di lorong sunyi.
//
Tak usahgandeng tangan lagi
Gandeng tangan, hadirkan luka
Luka perih panjang sembuh
Biarlah menatap mentari pagi sendiri
Walau kelam hari demi hari.
//
Gelak tawa menyeringai hadir
Tapi hati tak seluruhnya tertawa
Menjaga luka tak timbul lagi
Bias- bias rindu berlahan hilang
Rasa itu telah mati di telan bumi.
//
Menyisir perjalanan panjang lagi
Walau persimpangan sulit ditempuh
Tetap harus memilih jalan lempang
Berikan sepercik sinar bahagia , tak tahu dari pintu mana.
Kota Delta, 14 Sept 26.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan