Rindu Telah Patah, H. 2.097, Y. 247
Rindu Telah Patah, H. 2.097,T.247
Karya: Tin Faza
Rindu kini telah patah terurai
Luka itu tetap hadir di setiap tarikan nafas
Hari- hari sepi merajam
Keluh langkah menyibak hari.
//
Sulit lupakan semua kenangan
Semua menggores hati yang dalam
Seribu bait puisi teruntai
Rekam hiasi kanvas kosong.
//
Tak mampu hati maafkan
Jika rindu itu kembali hadir
Drama picisan menyayat kalbu
Luka tertoreh sulit sembuh.
//
Kini hanya menatap mentari
Setiap saat sinari langkah
Menyibak hari mengais mimpi
Mimpi yang belum terengkuh seluruhnya.
//
Kota Delta, 5 Sept 26
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan