Puisi Tak Tereja Lagi, 2.142, T. 282
Puisi Tak Tereja Lagi, 2.142, T.282
Karya:Tin Faza
Mentari kian merangkak naik
Teriknya membakar legam kulit
Tak terasa beribu bait biasa teruntai
Kini bait- bait sulit tereja.
//
Seakan rapuh sudah jiwa kini
Tak perlu diabadikan dalam puisi
Semua terasa rancu merobek-robek hati
Kau cabik- cabik rasa percaya.
//
Tak ada ranting yang utuh
Semua telah patah berkeping
Remuk sudah jiwa raga
Mencoba bertahan utuhkan hati.
//
Seakan tak ada hari lalu
Semua jadi abu di bawah tungku
Kenangan tinggal kenangan pahit
Walau disiram pemanis, tapi tetap pahit di relung hati.
//
Kota Delta , 20 Okt 26
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan