Rumahku Jiwa yang Teduh, H. 2.132,T. 272
Rumahku Jiwa yang Teduh, H.2.132,T.272
Karya: Tin Faza
Kadang kita berlindung pada sosok penyemangat
Kadang kita berteduh pada sosok pelindung
Kadang kita berlindung pada sosok pemberani
Kadang kita berlindung pada sosok yang smart.
//
Tapi sejatinya kita harus berjalan sendiri perlahan
Belajar tanpa sorak-sorai penonton
Tanpa sorak-sorai validasi
Kita berteduh pada jiwa sendiri yang tenang
Tanpa berlindung pada siapa - siapa
Tanpa berlindung di balik nama besar.
//
Berjalan dan berjalan pada rel yang kita mau
Rel yang sudah ditetapkan yang kuasa
Ambil hikmah dari kaleidoskop kehidupan
Akan ada titik kembali sendiri tanpa siapa- siapa.
//
Itulah saatnya kini yang ada
Kaleidoskop hanya dapat diputar dalam jiwa sendiri
Tapi tatapan masa depan harus melesat
Dan sejatinya mencari jalan pulang sendiri.
Kota Delta, 10 Oktober 26.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan