Pedesan Daging Kambing Menu Spesial Iduladha
Pedesan Daging Kambing: Menu Spesial Iduladha
Pagi ini, hari raya Iduladha kedua. Aku mau masak pedesan daging kambing yang sudah dipresto. Oh iya, kemaren banyak kiriman daging kambing. Bahkan, sampai hari ini masih ada yang berkurban. Kiriman daging kurban dari langgar sebelah rumah dan masjid. Ada daging sapi, ada juga daging kambing. Khusus daging sapi, disimpan ibuk. Beliau tidak mengonsumsi daging kambing, karena tekanan darahnya tinggi.
Belum selesai aku masak, adik sepupuku datang bersama dua anaknya. Suami dan ibu menemani mereka ngobrol di ruang tamu. Sementara aku izin menyelesaikan acaraku memasak. Aku tidak butuh waktu lama untuk menyelesaikannya. Sebab, bumbu sudah disangrai, santan tinggal peras (beli kelapa parut), daging sudah empuk. Tinggal plung plung plung!
Setelah aku selesai masak, suami menggelar karpet di ruang tengah. Aku dibantu suami segera menyajikan pedesan satu mangkok , satu mangkok daging goreng, dan setoples kerupuk. Biar segar, aku buatkan es sirup lemon. Kami pun menyantap menu spesial Iduladha dengan rasa Syukur dan nikmat. sebenarnya aku juga membuat acar, tapi masih proses fermentasi. jadi tidak disajikan.
Tak disangka, keponakanku menambah lagi dan lagi, sayur dan daging goreng. Bahkan makan sayur tanpa nasi. Ibunya tersenyum melihat anaknya makan dengan lahap.
"Enak ya, masakan bude? " Tanya ibunya.
"Iya, enak Buk." Jawab Si kecil sambil mengunyah daging.
"Alhamdulillah, berarti masakan bude mantap, ayo dihabiskan! " Sahutku lega.
Kami semua tertawa melihat tingkah Iqbal yang makan dengan senang.
Tiba-tiba, dia bilang, "Ibuk, besok masakkan yang kayak gini ya? " Pintanya sembari menunjuk masakan yang masih tersisa di hadapannya.
Ibuknya terkekeh.
"Baik baik, ibuk tanya resepnya dulu sama bude. Besok ibuk buatkan."
Kami pun melanjutkan makan dan mengobrol.
***
Banyak resep olahan daging yang bisa kita cari di internet. Kita juga bisa tanya langsung pada ahlinya. Saya yakin, teman-teman juga punya resep andalan. Namun, saya punya resep sendiri. Baiklah, saya bagikan resep sederhana mengolah daging kambing ala saya.
Pertama, mengempukkan daging. Daging dicuci bersih sampai tidak ada darah dan gajih (lemak). Kemudian, potong sesuai selera dan masukkan ke dalam panci presto. Afar dagingnya gurih, untuk tigaperempat sampai sekilo daging, saya buatkan bumbu tiga siung bawang putih, satu sendok makan ketumbar, satu ruas jahe, satu ryas kunyit, lalu blender. Masukkan bumbu halus dalam panci dan tambahkan air sampai daging terendan sempurna. Masak selama kurleb dua puluh lima menit. kalau tidak dipresto, bisa dilumuri parutan nanas, cukup lima menit saja.
Kedua, menyiapkan bumbu pedesan. Bumbu halus: 9 siung bawang merah, 5 siung bawang putih, 3 lombok besar, 9 cabe rawit, 5 kemiri, 3 cm jahe, 3 cm kunyit. Blender semua bumbu sampai halus. Setelah itu sangrai. Jangan lupa tambahkan merica bubuk, 3 lembar daun jeruk, 3 lembar daun salam, 1 barang serai, 5 cm lengkuas yang sudah digeprek. Tumis hingga harum.
Ketiga, siapkan panci, masukkan satu gayung air. Tambahkan bumbu dan tahu kuning yang sudah diiris (1 buah dipotong menjadi 8). Setelah itu, masukkan daging yang sudah dipresto. Biarkan bumbu meresap. Jangan lupa tambahkan garam, gula pasir, dan gula merah. Setelah itu, tambahkan 500 ml santan, aduk, tunggu hingga mendidih. Koreksi rasa dan pedesan daging kambing siap disajikan. Sementara, potongan daging yang agak besar, bisa disisihkan. Daging itu ditaburi sedikit tepung sajiku, lalu gareng setengah matang kalau suka atau sampai kering. Untuk melengkapi menu saya buat acar Mutiara, campuran nanas, wortel, dan mentimun. Rasanya, krenyes-krenyes seger. Selamat mencoba!
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
