YONNEDI.M. S.Ag,.M.Pd

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

20 DETIK 20 JUTA ( H.1 )

Setiap pagi aku pergi ke tempat tugas di pondok pesantren thawalib tanjung limau simabur batusangkar, walupun dalam kondisi  covid 19. pergi dari rumah yang jaraknya 5 kilo meter  mengunnakan kendaraan pribadi. setiap hari tetap menemui dan menyelesaikan persolan yang terjadi di pondok pesantren mulai dari yang kecil sampai yang besar sebab aku di percaya sebagai pimpinan pondok dan kepala madrasah aliyah. alhamdulillah setiap hari aku dan teman teman bekerja dan menyelesaikan persoalan dengan aman dan lancar walaupun ada sedikit persoalan tapi bisa kami atasi secara bersama sama. hari demi hari  datang bulan aku dan teman teman  berkerja sama untuk memajukan pondok pesantren.

         pada suatu hari kejadian yang tak pernah terlintas di benak ku, hari itu hari kamis tanggal 27 agustus 2020, karena kondisi covid 19 kami bergantian ke pondok pesantren namun aku tetap tiap hari ke pondok pesantren jika tidak ada halangan penting walaupun jadwal ku hanya 3 hari satu minggu. waktu subuh kamis itu seperti biasa aku sholat subuh berjamaah di musallah tempat tinggal di komplek arai pinang 1 lima kaum batusangkar, pagi itu seperti biasa membaca buku  menolong memasak bersih rumah  dan persiapan makan pagi bersama keluarga. jam 7.15 aku berangkat ke pondok pesantren dalam perjalanan  ada perasaan tidak enak cuman aku kata kan mungkin ada masaalah di pondok atau ada permasalahan di kampung sambil aku menuju ke pondok hati tetap tidak enak, sampai di pondok pesantren baru masuk gerbang sudah menuggu beberapa orang dengan seloroh dia mengatakan lamo pagi di lima kaum pak aku jawab dengan senyum sambil mengatakan yo agak terlambat ma, dengan bergegas dia membawa ku ke kantor sambil buka pintu ruanganku dia belum juga menyampaikan permasalahan aku sudah menduga apa permasalahannya kenapa aku ditungu oleh yaysan dan bersama yang lainnya aku menduga ini masaalah serius karena belum ada kejadian seperti ini.

      Dalam ruangan ku dan satu orang yayasan menceritakan kepadaku pagi itu dengan semangat dan menceritakan kejadian tadi malam kepadaku, ada santri kita sudah kabur di asrama gara gara di rendam oleh temannya di ikat juga oleh temannya maka masyarakat banyak mengatakan gara anak asrama di kunci tak boleh ke luar  dan lain lain,  kenapa anak asrama kabur gara gara santri asrama tidak boleh keluar dan juga disediakan koperasi dalam asrama sampai dia mengatakan asrama tu dikunci santri tak boleh keluar asrama. aku mendengar saja dulu tapi alhamdulilah dia mebela asrama anak asrama kita kunci tak boleh keluar karena peraturan kita bersama dengan yayasan dan dr yang memberikan peraturan bahwa santri di karentina 15 hari setelah tes covid. sedang berdiskusi dengan beliau dapat kesimpulan pondok pesantren tidak salah biarlah sebagian masyarakat mengatakan anak di kunci dan di baut koperasi di asrama, aku merasa lega ada yayasan yang bersama kita. sambil bicara berdua di ruang datang juga ketua yayasan dengan mengatakan persolan ini tidak boleh terjadi masak anak asrama di rendam di ikat tapi dia mengatakan kita tidak menerima saja informasi ini kita kumpulkan semua pembina.kami tanya pembian asrama apa sebenarnya yang terjadi. kami bersama pembina  asrama  di dalam ruangan datang mamak santri asrama ini dengan suara lantang dia mengatakan ambo sebagai mamak tidak menerima keminakan ambo di rendam di ikat, satu orang yayasan tadi keluar karena dia akan bekerja tinggal kami pembina ketua yayasan beserta mamak santri tersebut. sudah mengatakan kekecewaan nya sampai dia mengatakan keminakan ambo akan di pindahkan dari sini. aku tetap melanjutkan tugas karena pagi kamis tu ada yang harus di selesaikan yaitu menanda tangani tanah yang sudah di beli dan surat wakaf tanah yang di minta oleh pengadilan, aku panggil TU untuk pergi ke kantor wali menyelesaikan tugas tanah tersebut. aku dan ketua yayasan menghadapi mamak santri yang kabur ini, kata ketua yayasan kita cari penyelesain yang baik kami berterima kasih kepada bapak sudah langsung kepada kami dengan samangat ketua yayasan mengatakan ambo sedang makan tadi cuman dapat informasi ada santri yang direndam dan di ikat langsung ambo pai ka tawalib begitu kami mengawas santri disini.

       Dalam ruangan kami  bersefakat menghadiri santri yang masaalah keduanya beserta orang tuanya. sambil menunggu santri yang kabur beserta orang tuanya. aku dapat juga telpon dari kantor wali bahwa dia tidak bisa mengisi surat dari pertanian tersebut untuk pembebasan tanah untuk bangun BLK dan rusunawa namun aku mengatakan cuman data saja pak tetapi staf wali nagari tidak mau,  langsung aku telpon wakil pimpinan untuk mengurus mohon selesaikan sebelum zuhur wakil pimpinan dengan semangat mengatakan siap. kami bersama mamak santri yang kabur beserta pembina dan santri yang diduga mengikat berada di ruang bercerita tentang pondok dalam suasana gembira lagi karena sudah merasa bersaudara. ketua yayasan juga pergi ke tempat rumah yayasan untuk mengurus sertifikat tanah dan akta jual beli. kami bicara politik bicara keluarga bicara yang lain lain sambil menunggu orang tua santri yang kabur dan orang tua santri yang diduga. mamak santri yang kabur ini menceritakan bahwa orang tua santri ini orang kaya sangat darmawan dia bekerja di batam, di kampung dia membangun rumah tahfiz dan mesjid dia mengatakan kepada kami mohon buat nanti proposal pak minta sama beliau bantuan. semua kebaikan orang tua santri yang kabur ini  di sampaikan. aku bertanya kepada mamaknya orang tua santri kita tinggal dimana dia menjwab orang tua aslinya di kampung pak yang akan datang ini kakak oleh orang tua santri kita berarti kita menunggu adik orang tua santri yo dalam orang minang mengatakan pak etek. sudah jam 11 orang tua santri yang kabur atau pak etek nya datang tiga orang berpakain putih lengkap dengan mobil mewahnya dan dengan sopan dia masuk keruangan.

        Dalam ruangan kami sudah lengkap semua mulai dari ketua yayasan pimpinan orang tua kedua belah pihak beserta pembina asrama dan mamak santri yang kabur beserta adik dan kakak dari orang tua santri yang kabur. lansung ketua yaysan mengatakan ke pak etak santri yang kabur ini kami di sini bersama mendidik santri mengayumi sampai bisa jadi santri hafiz pandai mendoa azan dan imam. semua kebaikan pondok dan asrama di katakan yayasan sampai terakhir minta maaf atas kejadian ini.  pak etek nya tak banyak bicara diam mendengar saja, orang tua santri yang diduga tadi menanyakan anaknya dengan mengatakan tidak boleh berdusta sambil meminta izin kepada kami semua.

apakah halim merendam teguh di jawab tidak, coba ceritakan apa yang terjadi di asrama di ceritakan oleh halim. kami bermain main air siram siraman. hari minggu teguh memanggil ku anak haram aku katakan pada teguh kita memang satu lokal teguh tapi umur ku lebih tua dari teguh aku tak pernah merendamnya aku tak pernah mengikatnya, pendek cerita tidak ada orang yang merendam teguh dan mengikat teguh cuman main siram siraman di asrama....di katakan ke teguh ... teguh menjawab rencana mengikat ke wc dengan suara keras mamak teguh mengatakan waang ikat teguh di wc dengan tegas halim menjawab tidak ada pak di tanyakan ke teguh yo tidak cuman rencana akan mengikat ,,, .... semua di ruangan tertawa..... tertawalah semua yang ada di ruangan. jadi kesimpulan nya tak ada yang merendam teguh tak ada yang mengikat teguh tak ada yang memukul teguh ini juga diakui oleh teguh, dengan suara yang rendah sam seperti di saat muhasabah  dan penuh harapan orang tua halim mengantarkan kedua santri ini saling bermaafan dan berpelukan semua kami terharu dan diam.... di saat diam itu aku bicara mengatakan pak boy dan mamak teguh beserta kita semua di sini kondisi asrama kita memang kurang kondusif juga wc belum layak tempat mandi belum juga layak namun semangat kami untuk santri asrama sangat tinggi 10 orang pembina asrama pa dan pi itupun kita gaji di bawah UMR tapi alhamdulilah santri asrama kita banyak yang sudah bisa imam, azan dll. aku berhenti di saat aku berhanti pak boy pak etek teguh mengatakan dengan suara lunak nanti saya bantu 20 juta kami terdiam sambil mengucapkan alhamdulliah, tak sampai 20 detik uang di sumbangkan 20 juta.....alhamdulilah semuanya bagaikan  dunsanak saling bersalaman dan berfhoto bersama. kami berikan oleh oleh dagak dagak simabur ke bapak boy sambil tersenyum beliau mengtakan terima kasih nanti sampai  di simabur bantuan 20 juta akan di transfer ke rekening tadi. teguh danhalim di bawah oleh mamaknya untuk potong rambut dan setelah itu langsung ke asrama. teguh tetap di asrama dengan harapan pak boy untuk bisa jadi uztd teguh nanti aamiin kata kami semua teguh juga berjanji akan jadi uztd sesui harapan pak boy.  pas lima menit aku di telpon pak boy uang sudah di tranfer 20 juta pak yon lihat di wa ternyata bukti tranfer sudah dikirimkan. terima kasih pak boy semoga amal ibadah beserta bantuan pk di balas oleh Allah kami guru dan santri mendokan pak boy semoga sehat dan sukses selalu aamiin......

 

 

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post