ALKISAH
Setiap pedagang mempunyai tiori untuk mendapatkan keuntungan dalam dagang nya. Sebelum mendapatkan keuntungan tiori pertama yang harus di laksanakan adalah bagaimana pembeli banyak datang.sehingga jika pembeli atau langganan sudah banyak tentu keuntungan akan datang sendiri.berbagai cara dilakukan oleh seorang pedagang untuk mendekatkan pembeli kepada dagangan nya.perlombaan untuk mencari untung dan mendapatkan langganan yang banyak menjadi tugas pokok dari pedagang, jika gagal salah satu maka gagal lah kita dalam berdagang atau dagangan kita rugi. Jika kits melihat kondisi sekarang orang berdagang banyak dilakukan yang penting beruntung dan bisa menghidupi keluarga. Tetapi banyak juga yang mempertimbangkan halal atau tidak nya cara dia melakukan perdagangan nya. Masih banyak kita menemukan pedagang hari ini mengatakan ini modal sekian pak jika tidak dijual sekian tentu kita rugi.
ADA KISAH YANG PATUT KITA RENUNGKAN....
Dulu ada seorang penjual rujak keliling setiap hari dia menjual rujak secara berkeliling kampung. Pulang ke rumah terkadang rujaknya habis terkadang tidak. Setiap hari dia mengerjakan penjualan rujak untuk menghidupi istri dan beberapa anaknya. Keluarganya sederhana tidak miskin dan tidak juga kaya. Pada suatu hari dia pergi berkeliling menjual rujaknya karena hari hujan dia berhenti diperentaran toko bangunan sambil berhenti dia duduk di atas gerobak kesayangan nya yang setiap hari dia bawah, hari hujan dia tetap di toko tersebut sambil membaca Qur'an. Sedang asyik membaca Qur'an kedengaran oleh yang punya toko sehingga orang' yang punya toko menghampiri nya sambil menegurnya pk hari hujan rujak bapak tidak laku ya jawab tukang rujak tersebut berapa laku hari ini sudah tercatat dan ketentuan Allah' pak. Jika tidak terjual gimana pak, ya Jika tidak terjual di kampung kita bagikan ke warga karena tidak mau disimpan. Bagaimana hasil keuntungan nya pak dan bagaimana untuk menghidupi istri Dan anak anak di rumah, maaf pak sudah 20 tahun saya jualan rujak Keliling Alhamdulillah Belum ada kami yang tidak makan di rumah, kita percaya Rezki tergantung Allah Jika kita sudah berusaha Rezki pasti ada. Orang punya toko mengatakan gimana simpanan bapak untuk anak anak besok, pk Rezki anak tersebut sudah ada dari Allah jika dia berusaha. Dengan penasaran orang punya toko dia menanyakan tidak ada kwatir dihati bapak jika bapak sakit' ataupun berhalangan berjualan keliling tentu uang bapak tidak ada ditabungkan jawaban bapak dengan santai kita yang sekarang kita usahakan yang akan datang itulah urusan Allah jika kita taat kepada Nya pasti dia tidak menyia-nyiakan kita... semangkin salut yang punya toko tersebut kepada bapak yang penjual rujak..... sekarang kita gimana sesuai dengan aktifitas kita sehari-hari....
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
