Bagian Ke 2.. KEBERANIAN ATAU MELANGGAR ATURAN ( H. 17 )
Surat edaran sudah diterima bahwa tidak ada madrasah yang dapat melaksnakan pembelajaran jika zona merah, zona kuning boleh dibuka dengan protokol kesehatan yang ketat, zona hijau juga boleh melaksanakan proses pembelajaran namun tetap juga protokol kesehtan. madrsah kita di zona kuning kita bersama ingin melaksnakan pembelajaran tatap muka. jika ingin melaksnakan tatap muka harus izin dari pemerintah daerah dan orang tua murid. orang tua sudah sepakat untuk mengantarkan anaknya ke madrasah dengan syarat tinggal di asrama. izin dari pemerintah daerah tidak mampu mengekluarka karena resikonya tinggi. pihak madrasah kebingungan jika dilaksnakan tatap muka surat izin dari pemerintah tidak ada, jika tidak diterima usulan orang tua santri kemungkinan santri ada yang mencari sekolah atau madrasah yang melaksanakan tatap muka pembelajarannya. santri baru banyak yang berkeinginan untuk pembelajaran tatap muka dan tinggal di asrama.
Perkumpulan bersama memtuskan untuk tetap muka tapi santri tinggal di asrama dengan karantian kesehtan dan sekaligus diadakan tes covid. keputusan tersebut sudah kita putuskan namun pemwerintah tidak juga memberikan surat izin melaksnakan proses pembelajaran tatap muka dengan alasan keputusan bersama dengan disnas tidak boleh mengizinkan pembelajaran tatap muak. bertambah permaslahan lagi sebab surat izin untuk pertemuan proses pembelajaran dan mebuka pertemuan dengan guru tidak dapat. kita berusaha menghubungi pihak terkait namun hasilnya tetap tidak mengizinkan pertemuan tatap muka. keberanaian diambil dengan catatan persetujuan orang tua dan surat izin dari orang tua beserta tinggal di asrma serta mengikuti protokol kesehtan dan tes covid terlebih dahulu. santri tidak boleh keluar dari asrama selama 15 hari dalam artian dikarantina mandiri. maka diadaan kerja sama denga rumah sakit untuk tes covid seluruh santri setelah dilaksanakan alahamdulillah semua santri negatif covid 19.
Dalam proses pembelajaran tetap di asram dengan pembina asrama selama 15 hari orang tuanya merasa bangga karean melihat anaknya sudah mandiri di asrama seperti mandi sendiri, makan tidur dan sholat sudah teratur anak sudah bisa menghafal quran menjadi imam dan muazin kegiatan keagamaan lainnya, karena kegiatan di asrama di sebarkan di grup wa orang tua santri. kebanggan orang tua santri menjadi modal bagi kami untuk melanjutkan pembelajaran di lokalwalaupun belum dapat izin untuk tatap muka. setelah 15 hari karentian semua santri pa dan pi di haruskan pembelajaran tatap muka di madrasah jadi bertambah keguatan santri dulu di asrama saja sekarang sudah masuk di lokalwalaupun sampai jam 12 siang, namun untuk kemesjid bersama masyrakat belum di bolehkan juga. selujruh guru yang mengajar di lokal untuk klas 7 dan 10 di wajibkan untuk hadir di madrasah untuk belajar tatap muka. jadi proses pembelajaran ada dua yaitu daring bagi yang tidak tinggal d asrama dan tatap muka bagi yang tinggal di asrama. ini sudah berjalan 1 bulan 18 hari sampai hari ini alhamdulillah masih berjalan aman dan lancar belum ada santri dan guru kita yang sakit. alahmdulillah suadah dua kali kita mengadakan acara yang tidak kita renacanakan pertama acara kedatangan kunjungan anggota DPR RI dalam rangka melihat lokasi pembangunan BLK dan acara yang kedua kedatangan kunjungan monev ( Monitoring dan evaluasi) dari bapak kanwil sumbar langsung tentang bantuan BOP dan bantuan daring untuk pembejaran di Pondok pesantren.
Lima Kaum September 2020
BY
Yonnedi. M
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan