YONNEDI.M. S.Ag,.M.Pd

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
JAGA JARAK MENIMBULKAN HUKUMAN SOSIAL

JAGA JARAK MENIMBULKAN HUKUMAN SOSIAL

Setelah selesai pemeriksaan Untuk bantuan pembangunan BLK komunitas di PP tawalib tanjung limau, dengan adanya perbedaan orang yang pergi satu orang membuat perjanjian kerja tidak bisa di tanda tangani di tempat. Sebagian pondok pesantren ada yang keduanya tidak ada nama nya di proposal sehingga surat perjanjian tidak bisa juga di tanda tangani di lokasi, tapi bagi pondok pesantren yang sama namanya diproposal maka perjanjian kerja bisa dilaksanakan di lokasi. Ada sebagian pondok pesantren mendatang kan kelokasi orang yang ada namanya diproposal sehingga bisa ditanda tangani perjanjian kerja di lokasi walaupun biaya mendatang orang nya dibayar oleh pondok pesantren bersangkutan. Kami termasuk salah satu pondok pesantren yang tidak bisa menanda tangani di lokasi karena salah satu utusan tidak ada namanya di proposal, namun kekurangan yang lain bisa diatasi di lokasi seperti kekurangan surat, sehingga dapat teman panitia yang baik mau meminjamkan laptop dan frinter nya. Sehingga semua persyaratan bisa diselesaikan di lokasi sama Dengan pondok pesantren lainnya, Alhamdulillah bertemu juga dengan adik Pramuka yang bekerja di kantor BLK pusat sehingga memudahkan kami berkomunikasi untuk persyaratan bahan yang diperlukan oleh panitia.

Panitia meminta tiket untuk pulang karena pembayaran pesawat di bayar panitia. Kami berunding dengan pondok pesantren yang sama Berangkat dari Sumbar sehingga dapat keputusan kita pulang tidak dengan pesawat cuman Dengan mobil saja karena pergi ke Jakarta sudah dengan pesawat kita ingin juga mencoba lewat darat. Rencana semula dengan mobil pribadi pulang nke Sumbar tapi karena sesuatu hal tidak jadi maka dia pulang dengan mobil NPM. Kami sangat berhati-hati dilokasi sehingga lengkap protokol kesehatan baik dalam ruangan dan tidak pernah berdekatan dengan utusan pondok yang lain karena yang hadir lengkap ada dari Sulawesi Kalimantan Medan dan lain propinsi di Indonesia.

Sampai di kampung halaman dia berdua utusan pondok pesantren thawalib tanjung limau simabur pergi ke tempat air panas di Pariangan untuk mandi air panas tersebut demi menjaga kesehatan. Dia berdua tidak sakit dan tidak batuk dia berdua sehat walafiat seperti waktu berangkat dulu. Untuk mengirim tanda tangan bendahara yang tidak pergi harus melakukan rekaman video yang Akan dikirimkan ke panitia di Jakarta. Cuman bagaimana cara pelaksanaan nya kita baru pulang dari Jakarta. Malam itu juga pihak pondok menelpon bahwa besok pagi kita tanda tangani surat perjanjian dengan bendahara dan di Vidio kan tempat tersendiri ruang nya nanti. Perjanjian jam 9 pagi bersama bendahara pimpinan Dan salah seorang yang pulang dari Jakarta. Karena kesibukan pimpinan jam 9 tersebut ada juga tamu pimpinan. Maka dia pergi ke ruang guru tiba di ruang guru teman teman nya banyak menjaga jarak dari dia sehingga dia merasa terpencil kan'. Bendahara dan pimpinan sudah datang sama sama menuju ke satu ruang bersama juga dengan salah seorang tata usaha. Ada 4 orang di ruang tersebut untuk melaksanakan penanda tanganan bendahara dan dividiokan untuk dikirimkan kepanitia penyelenggaraan BLK di Jakarta. Sebelum mulai dia mengatakan ke yang mengambil Vidio takut Ranti Jo Apak, padahal kami berempat sudah protokol kesehatan. Maka di mulai dengan penanda tanganan dengan di pimpinan oleh yang datang dari Jakarta, bersama bendahara di laksanakan Vidio dengan baik. Selesai acara penanda tanganan dan Vidio nya dia yang pulang dari Jakarta mengatakan pk pimpinan Ambo merasa dikucilkan semenjak pulang dari Jakarta padahal Ambo menjalankan amanah pondok pesantren untuk menjemput bantuan BLK yang senilai 8 ratus juta 5 ratus juta untuk bangunan dan 3 ratus juta untuk alat alat computer, aku jawab kita berjaga saja kami mewakili pihak pondok pesantren kepada bapak sudah berani melakukan ini demi kemajuan pondok pesantren kita, kedua utusan kita tetap di karantina sesuai protokol kesehatan.... semoga Allah menjaga kesehatan kita dan menjauhkan virus Corona dari kita semua... dengan semangat beliau menjawab insya Allah amanah yang dapat dari pelatihan menjemput bantuan BLK kita bisa melaksanakan secara bersama ..... semoga pembangunan BLK komunitas bisa kita kerjakan sesuai waktu nya sebab waktu nya 90 hari katanya sambil mengatakan waktu untuk mengirimkan surat tadi sudah mendesak sambil kami berpisah d ruang tersebut dengan jarak 1.50 meter Demi menjaga protokol kesehatan... kami yakin dia sehat walafiat....

Limo kaum September 2020

By

Yonnedi.M

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post