YONNEDI.M. S.Ag,.M.Pd

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

MENYATUKAN YANG TIGA BARU SEMPURNA KETAQWAAN

Manusia di dunia ini ingin mencapai yang terbaik dari segala bidang, baik bidang usaha bidang karir bidang kesuksesan dan bidang keagamaan. orang yang sukses dibidang masing masing tentu perlu pengorbanan dan usaha. semangkin tinggi dan populer seseorang tentu semangkin banyak dan kuat ushanya. dalam mencapai puncak ketaqwaan harus menyatukan yang tiga kebiasaan manusia didunia ini yaitu :

1. AMANTUBILLAH SUMMASTAQIM

Tingkat yang paling tingga untuk mencapai ketaqwaan yang sempurna adalah beriman kepada Allah kemudian jujur dalam iman kita. soal iman adalah soal keyakinan dan kebenaran adalah milik bersama, seorang muslim menyakinan seyakinya bahwa Allah tesrbut ada dan dia tidak bisa diduakan bahkan dia berbuat dan bertindak tidak ada orang yang akan mengaturnya sehinga dalam tauhid islam di katakan Allah berbuat sekendakNYA. keyakinan seperti ini harus tertanam disemua orang islam. jujur dalam keimanan harus berani mengatakan dan berbuat bahwa apa yang kita laksanakan dalam kehidupan sehari hari dalam beribadah sudah sesuai dengan ajaran yang di bawah oleh rasulullah muhammad SAW. beriman dan keyakinan belum mencapai ketaqwaan yang sempurna dalam islam sebelum melaksakan yang kedua.

2. KHAIRANNASI AMPAUHUM LINNAS

Sebaik baik manusia adalah manusia yang bermanfaat oleh manusia lain. kemanfaatan manusia harus ada kepada manusia alam dan bintang yang ada didunia ini, sehingga seorang manusia yang sudah mempunyai keyakinan dan sudah jujur dalam keyakinan tersebut harus menebarkan kebaikan di atas dunia ini bukan merusak kehidupan di dunia ini. besar dan kecil kebaikan dalam islam pasti diperhitungkan semangkin besar kebaikan semangkin besar manfaat yang akan diterima. sekecil apapun kebaikan yang kita perbuat kita meyakini pasti akan dibalas oleh Allah walaupun tidak di dunia ini di akhirat nanti pasti kita akan menerimanya.masih banyak kita menemukan orang yang imannya kuat ibadahnya baik namun mebuat kebaikan dan kemnfaat untuk manusia belum bisa dia melaksanakannya, seperti kerjanya ibadah saja baik yang wajib dan yang sunnah sehingga dia tidak peduli dengan membantu orang lain apalagi menesehati orang kepada jalan yang benar dia sibuk sendiri dengan ibadahnya, tapi dia lupa sebenarnya orang yang baik tersebut adalah disamping ibadahnya mantap kemanfaatannya dalm lingkungan masyrakatnya juga di lihat oleh Allah. walaupun denga mengajarkan ilmu pertanian yang belum diketahui oleh masyrakat sudah memberikan kemanfaatan dilingkungan kita, dan memberikan manffat yang lain kepada masyarakat yang penting bermanfaat untuk masyrakat dan lingkungan kita. namun sudah mempunyai iman yang kuat dan sudah juga mempunyai kemnfaatan untuk masyrakat untuk menjadi seorang taqwa yang tinggi tersebut belum juga lagi ada satu lagi yang harus kita miliki yaitu yang ketiga

3. MANLAM YASKURINNAS LAM YASKURILLAH

Siapa yang tidak berterima kasih kepada manusia berarti dia juga tidak bersyukur keada Allah. mengucapkan terima kasih kepada manusia sebagian kita sangat sulit juga mengucapkannnay sehingga ada orang mengatakan sudah dibantu mengucapkan terima kasih saja tidak sama sekali. ucapan terima kasih tersebut tidak dengan berupa benda atau balas jasa terkadang cukup dengan mengucapkan teriama kasih atas bantunnya ya, berapa banyak dengan kata kata ucapan terima kasih seorang pria takluk oleh wanita yang tidak diidamkannya dulu cuman dengan wanita tersebut sering mengucapkan terima kasih setealh dibangu oleh pria tersebut, begitu dahsyatnya ucapan terima kasih. ini memang kebiasaan saja namun walaupun dengan kebiasaan orang yang tidak mau mengucapkan terima kasih sering juga kita jumpai dia juga tidak bersyukur kepada Allah. sehingga dalam hadis rasul ini mensejajarkan ucapan terima kasih dengan bersyukur kepada Allah. buakn mensjajarkan manusia dengan allah dalam ucapan terima kasih dengan bersyukur tetapi banyak manusia yang tidak mengucapakan teriam kasih dia juga tidak bersyukur. sebab bersyukur harus dengan lidah hati dan perbuatan.

Menyatukan yang tiga hal ini memang sulit bagi manusia sebab terkadang kala dia bisa beribadah baik saja dan membantu orang lain tetapi dia tidak bisa melihatkan kehidupannya menghargai orang lain cuman sekedar bantuannya saja tetapi lisannya ada juga menyakiti orang lain, atau manusia bisa melaksnakan membantu orang lain dan menjaga lisnnya tetapi ibadahnya kepada allah tidak baik seperti dia tidak sholat atau tidak melakasnakan zakat dan lain sebagainya, ada juga manusia rajin ibadah lisannya baik tapi dia tidak mau membantu orang yang tidak mampu atau orang perlu bantun. memang sulit mendapakan kletaqwaan yang sempurna tetapi kita tidak akan berpurus asa tetap berusaha menyatukan yang tiga ini yaitu menyakini allah itu ada dan tetap dalam keyakini itu kedua saling berbagi ditengah masyrakat dan menjaga lisan kita dengan selaliu mengatakan terima kasih kepada orang yang membantu kita.... semoga kita bisa aamiin....

Lima Kaum september 2020

BY

Yonnedi. M

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post