MERENUNGKAN PERKATAAN SUFI TERKENAL ( H.19 )
Seorang sufi adalah orang yang dekat dengan Allah baik dari segi syariat, tharikat, hakikat dan makrifat. sehingga seorang sufi tersebut sudah menjadi kekutan ibadahnya bahkan kehidupannya hanya kepada Allah SWT, banyak ahli sufi dalam Islam semuanya mempunyai kelebihan sendiri semua kelebihan tersebut tak lain dan tak bukan adalah kedekatannya dengan Allah. bahkan dalam sejarah pernah kita baca biarlah hidupnya tidak kaya tetapi ibadahnya sangat luar biasa. sekarang penulis akan melihat pesan seorang sufi yang terkenal yaitu hasan al basri beliau pernah mengatakan :
1. AKU TAU REZKIKU TIDAK AKAN DIAMBIL OLEH ORANG LAIN OLEH KARENA ITU AKU TIDAK PERLU DISIBUKKAN OLEH REZKIKU ITU.
Seorang yang belum kuat keimananya belum bisa menerima pernyataan seperti ini, sebab kita masih banyak mengatakan ada paha ada kaki ada usaha ada rezki. jika kita didunia tidak berusaha tentu tidak akan mendapatkan apa apa seperti juga orang bilang rezki tidak turun dari langit seperti turun embun di waktu pagi. seorang sufi tersebut mengatakan tidak ada keraguan sedikit pun dalam hatinya bahwa jika Allah telah menentukan sesuatu itu untuk dia pasti sesuatu itu akan sampai kepada dia, orang minang mengatakan makanan burung elang tidak akan dimakan oleh burung pipit, artinya sesutu yang sudah jatah kita tidak ada orang lain akan mengambilnya. Untuk dalam kehidupan kita sehari hari bisakah kita praktekkan, coba kita renungan dalam kesunyian malam sehingga kita yaqin bahwa rezki kita tidak pernah akan tertukar.
2. AKU TAU DOSAKU TIDAK AKAN DITANGGUNG OLEH ORANG LAIN OLEH KARENAI ITU AKU SENDIRI YANG MINTA AMPUN KEPADA ALLAH.
Seorang yang menyadari kesalahan atau dosa yang dia perbuat setiap hari berapa dosa dan kesalahan setiap hari tersebut, pernahkah dia teringat bahwa kesalahan tersebut dia sendiri yang bisa membayar atau menutupi kesalahan tersebut kepada Allah. terkadang kala kita cuek dan tidak mau tahu berapa dosa kita lakukan setiap hari tidak pernah memuhasabah diri sendiri. seorang ahli sufi konsep yang mendasar sudah tertanam dalam dirinya bahwa dosa tersebut tidak bisa di hapus oleh orang lain apalagi ada pertolongan untuk bekerja sama menghapus dosa kita. Marilah kita renungkan pendapat sufi ini sudah berapa kali kita berbuat dosa dan meminta ampun setelah berbuat dosa tersebut baik hitungan hari atau minggu atau bulan bahkan tahun. sebab yang akan menghapus dosa atau kesalahan kita itu adalah kita sendiri.
3. AKU TAU KEMATIAN PASTI AKAN MENJEMPUTKU OLEH KARENA ITU AKAN AKU PERSIAPKAN UNTUK MENUNGGU KEMATIAN ITU.
Seorang yang mengingat kematian pasti terbayang olehnya itu pasti akan datang tapi menunggu giliran datang saja. seorang sufi dengan bijak dia mengatakan aku menunggu kematian tersebut dan mempersiapkan apa yang akan dibawah untuk mati. Pembicaraan kematian bukan mematahkan semangat kita untuk berusaha di dunia ini tapi menambah semangat kita berusaha karena mencari bahan yang akan dibawah mati. Semua akan kita bawah mati ilmu yang bermanfaat, harta yang digunakan dijalan Allah anak atau pendidikkan yang kita berikan kepada anak dan orang lain. semua kegiatan di atas dunia bisa kita bawah untuk mati, untuk itu mari sama kita renungkan sudah adakah yang akan kita bawah untuk kematian tersebut?
Lima Kaum september 2020
BY
Yonnedi. M
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan