YONNEDI.M. S.Ag,.M.Pd

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
KEBERANIAN ATAU MENUNGGU

KEBERANIAN ATAU MENUNGGU

Seorang pemikir dan seorang pemimpin saling berdebat dalam suatu permasalahan. Seorang pemimpin tentu dia sudah mempunyai hak untuk memutuskan sesuatu sedang kan seorang pemikir berhak mengatakan jika ini di lakukan akibatnya beresiko atau jika tidak lakukan akan aman. Orang yang hebat' adalah menyatukan dua persoalan yang di anggap beresiko. Pemimpin tentu takut akan menanggung resiko jika dia memutuskan sesuatu yang tidak tepat. Seorang pemikir dia bersusah memikirkan bagaimana persoalan ini tidak ada resikonya namun dia tidak berhak memutuskan. Semangkin banyak pemikir semangkin banyak juga ide dan pemikiran nya, sehingga hilang juga akal seorang pemimpin untuk mengambil keputusan. Jika tidak ada pemikir akan lebih susah lagi sebab pemimpin sekaligus pemikir. Semangkin besar resiko semangkin banyak pemikir nya. Pemimpin akan lepas dari resiko jika dia memutuskan keputusan yang telah di ambil dari pemikir yang hebat dan tau dengan kekurangan dan kelebihan. Pemimpin yang sukses adalah terlepas dari resiko dan tetap berpendirian di tempat yang benar, sebab tidak semua pemikir Akan membuat pemimpin lepas dari resiko. Mencari pemikir yang tetap solit dengan kebenaran memang tidak gampang. Pemikir bisa berkata ini di saat dia mendapat kan ini juga bisa dia berkata itu jika dia mendapatkan itu. Sama juga dengan seorang pemimpin bisa dia memutuskan sesuatu yang bertentangan dengan jiwanya asalkan bisa bekerja sama dengan orang tersebut. Dua orang ini sangat di butuhkan untuk memutuskan sesuatu, jika salah Salah satu akan menjadi tanggung jawab pemimpin.

Pada suatu hari bertanya pemimpin kepada seorang pemikir, bagaimana sebaiknya persoalan yang sama sama kita hadapi ini. Seorang pemikir menjawab Dengan kata kata ringan saja jika ini persoalan mudah saja cukup dengan semangat kita asalkan kita bersama bisa selesai. Ada Juga yang menyarankan sebaiknya jangan di lanjut kan kita hentikan saja sebab untuk melanjutkan tersebut uang tidak ada. Ada juga mengatakan kita cari uang bahkan kita pinjam boleh rupiah boleh uang boleh emas asalkan lanjut. Ada juga yang mengatakan kita lapor ke atasan jika dia bisa mencari kan uang kita lanjutkan jika tidak kita berhenti. Semua pemikir sudah mengeluarkan pendapat nya sehingga seorang pemimpin mana yang akan di ambilnya sebanyak itu masukkan dari pemikir. Disini kelihatan seorang pemimpin, apakah dia menghargai pendapat semua pemikir atau dia mengambil satu di antara yang banyak tadi tanpa bermusyawarah. Keahlian dan kebijaksanaan pemimpin sangat di butuhkan disini. Semua pemikir berhak dan akan mempertahankan pemikirannya.

Seorang pemimpin yang baik dia akan menyerahkan keputusan kepada semua yang hadir, namun pemimpin harus punya satu keyakinan bahwa di antara usulan dari pemikir tadi ada satu pemikiran yang tepat di ambil. Seandainya pemikiran pemimpin berbeda dengan hasil yang diinginkan pemimpin setelah di musyawarah kan seorang pemimpin harus bisa meyakinkan semua orang yang hadir bahwa yang terbaik itu adalah ini dengan penuh dalil dan konsep yang matang. Seorang pemimpin tidak boleh mengikuti hasil keputusan yang berlawanan dengan hati nurani nya, sehingga seorang pemimpin tersebut harus tegas dan kuat menghadapi hasil keputusan yang telah di ambilnya secara bersama sama.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post