TIGA SIFAT YANG DI TIMBULKAN KARENA BERAGAMA
Sebagian besar manusia marah jika dia dikatakan tidak punya agama, bahkan lebih marah jika dia dikatakan orang yang tak faham dengan agamanya. kebanyakkan manusia tidak marah atau tidak tersinggung jika dia dikatakan kamu tidak taat kepada agama. sehingga agama menjadi fanatik saja untuk dijadikan emosi sesaat sebab jika tidak beragama marah tapi tidak melaksanakan ajaran agama biasa saja. Banyak kita dengar gurauan ditengah kelayak ramai kamu orang tak punya adab sopan santun kamu tidak berakhlak kamu tidak punya malu dan lain sebaginya orang yang kita sebiutkan seperti itu diam atau ketawa saja tidak banyak yang merasa marah. tetapi jika kita katakan kamu tidak beragama islam karena mendengar itu saja banyak yang marah bahkan mau berkelahi. persolan ini banyak kita jumpai dilingkungan kehidupan. ternyata kita baca dan kita fahami tasauf modern yang dikarang oleh buya hamka menuliskan di buku tersebut tiga sifat yang timbul karena beragama, dalam pengertian kasarnya manusia yang tidak mempunyai tiga sifat ini berarti tidak ada agama bagi dia. sealim apapun dia sebanyak apapun kesholehannya sebanyak apapun sedekahnya dan lain sebaginya jika tidak ada tiga sifatnya berarti dia tetap tidak beragama, tiga sifata tersebut adalah :
1. MALU
Malu sebagian dari iman, sehingga pertama sekali di letakkan oleh buya hamka bahwa orang yang tidak mempunyai rasa malu berarti dia tidak ada agama baginya. malu yang bagamana yang harus kita punyai dalam kehidupan ini, jelas dari segi ibadah pertama rasanya kita malu jika tidak mampu melaksanakan ibadah seperti orang yang mampu beribadah lengkap daripada kita, seperti dia bisa puasa senin kamis dia bisa sholat duha dan lain sebaginya. ini menggiatkan kita untuk dekat dengan Allah SWT. orang yang mempunyai merasa malu pasti dia sudah baligh berakal dia pasti tidak gila dan anak anak lagi, jika orang gila tidak merasa malu berkata dan berbuat apa saja didepan orang ramai, seperti itu juga anak anak dia tida merasa malu berpakain apa saja di depan orang ramai. kita melihat seorang perempuan yang mempunyai rok mini didepan umum rasa nalurinya rasa malunya sebenarnya ada sebab dia berusaha menutupi auratnya dengan cara menggeser rok mininya kebawah supaya tertutup auratnya. perasaan malu sangat erat hubungannya dengan akhlak dan budi pekerti seseorang jika rasa malu timbul berarti budi pekerti dan akhlaknya pasti baik dan begitu juga sebaliknya. orang yang banyak malunya berarti dia sangat memelihara agama dalam kehidupannya, bukan pemalu tampil dalam kebenaran atau malu mempertahankan hak kita atau kelurga dan masyarakat.
2. AMANAT ( BISA DIPERCAYA )
Janji adaah hutang, jika kita di amanahkan sesuatu berarti kita sudah berutang kepada sesuatu tersebut. memang susah menjadi seseorang yang amanah sebab amanah tersebut salah satu bertnada orang yang beragama. banyak teman kita yang tidak amanah, banyak juga pemimpin kita yang tidak amanah bahkan orang yang kita anggap baik dalam agamanya juga tidak amanah juga. amanah seseorang dapat dilihat disaat dia bersungguh sungguh menepati janji dan memberikan amanah yang dia janjikan kepada kita dan orang lain. seorang ibu bisa masuk sorga karena dia mempunyai seorang anak yang amanah kepada suaminya. amanah sebuah kepercayan orang lain kepada kita. orang yang tidak amanah berarti dia dianggap tidak beragama baginya karena amanah tersebut sangat erat hubungannya dengan penerapan agama dalam kehidupan sehari hari.
3. SHIDDIQ ( BENAR )
Kebenaran tidak akan dikalahkan oleh kedustaan. seorang yang selalu benar dan berdiri di atas kebenarannya itulah orang yang ada agama baginya. orang yang benar dia tidak akan takut dengan siapapun juga sebab kebenaran menimbulkan keberanian, walaupun dia dizolimi oleh yang pandai menyembunyikan kesalahan tetapi kebenaran satu saat pasti juga akan menang dan mengalahkan kebohongan tersebut. sifat benar terbiasa bagi orang yang mempunyai keimanan dan ibadah yang baik sebab kebenaran tersebut akan timbul dari hati yang bersih dan akhlak yang baik. seorang yang selalu benar berarti dia adalah orang yang ada agama baginya begitu juga sebaliknya orang yang selalu berbohong berarti dia tidak ada agama baginya. katakan lah yang benar itu walaupun pahit ini bertanda bahwa kebenaran tersebut memang mempunyai resiko bagi orang yang menyampaikan, tetapi bukan menakutkan untuk menyamapikan kebenaran tersebut. untuk itu tetap lah berkata dengan benar berbuat dengan benar dan berkata lah denga benar suapaya kita tergolong orang yang beragama.
semoga yang tiga di atas ada dalam diri kita masing masing, kita mempunyai rasa malu kita mempunyai amanah dan kita juga siddiq. seandainya satu atau dua berarti kita calon orang yang beragama apalagi kita mempunyai satu saja. berbuat dan bertindak tentu sesui dengan ilmu dan iman kita, jika kita merasa berilmu dan beriman namun belum belum merasa malu belum melaksanakan amanah dan belum juga siddiq maka ilmu dan keimanan kita baru sekedar di mulut dan perbuatan saja belum sampai kita buktikan dalam akhlak kehidupan kita sehari hari, sebab mantapnya ilmu dan iman seseorang tentu dapat dilihatkan dalam paraktek kehidupannya sehari hari yaitu akhlak yang aik dan benar.....
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
