KEBERSAMAAN DAN KEBERKAHAN
Oleh
Yonnedi. M, S.Ag,.M.Pd
Kebersamaan akan terjadi jika ada saling menghargai dan saling menghormati sesama. dalam kebersmaan tersebut akan turun keberkahan. orang tua kita dulu sangat menganjurkan untuk makan bersama, makan bersama dalam keluarga sangat baik sekali baik untuk kebersamaan maupun untuk ketersedian. kita masih ingat bagaimana orang tua kita dulu mengajak anaknya makan bersama, seperti jika tidak ikut makan bersama akan dihukum atau ada sanksi sosial dari orang tua kita dulu. darimanakah dapat peraturan makan bersama oleh oraang tua kita, kemungkinan besar turun temurun dari orang tuanya dulu. sebab orang tua kita tersebut rata rata tidak berpendidikkan yang tinggi. jika kita telusuri dengan adat istiadat juga sepeeti itu belum boleh makan lagi sebelum ada petatah adat dari tuan rumah dan tamu. kebersmaan untuk makan ini sudah menjadi darah daging oleh masyrakat kita, namun kenapa sekarang hilang begitu saja. kita tidak akan menyebut diri dalam tulisan ini yang jelas untuk makan bersama dalam keluarga sangat susah sekali di zaman sekarang bahkan sudah disediakan untuk makan sendiri seperti disediakan mejik untuk langsung ambl nasi disedian temapat minum sehungga bisa makan sendiri. alasannya cuman dengan kesibukkan dan beda waktu untuk makan. dalam suatu penelitian menyimpulkan", dalam kondisi yang super sibuk dan canggih saat ini jika ada keluarga yang masih memperthankan berkumpul satu keluarga untuk makan bersama baik makan pagi dan malam, kebiasaan seperti ini perlu diperthankan sebab dengan makan bersama dengan keluarga sangat membantu kebersamaan dan keterbukaan," jika kebersamaan sudah terbina dan keterbukaan juga sudah di biasakan akan timbul lagi keberkahan.
kita lihat kondisi kelurga hari ini banyak yang tak meluangkan waktu untuk makan bersama dengan berbagai alasan baik alasan pekerjaan maupun dengan alasan ekonomis yaitu jika makan bersama kesibukan untuk menghidangi dan mempersiapkan. jika makan sendiri bisa ambil sendiri dan tidak mengganggu orang lain. apalagi sudah terbiasa diwaktu kecil ambil sendiri tidak ada yang menghidangkan makan bersama. memang perbedaan antara makan mengambil sendiri dan makan bersama dengan artian dihidangkan mungkin lebih praktis makan sendiri dari pada menghidangkan, sebab makan bersama perlu menghidangkan waktu dan cara menghidangkan akan menghabiskan waktu yang begitu lama ditambah juga dengan mengumpulkan satu kelurga dalam waktu yang bersamaan juga susah. terkadang anak sudah datang ke meja makan ternyata suami sibuk juga dengan pekerjaan atau sebaliknya suami sudah datang anak sibuk juga dengan tugas sekolah atau dengan hpnya. perbandingan untuk makan bersama dengan makan sendirian memang praktis makan sendirian sebab makan sendirian tersebut bisa ambil sendirian dan tidak merepotkan ibu dan kelurga lainnya. sedangkan untuk makan bersama ini butuh kesabaran dan waktu menunggu. disinilah kelihatan bahwa sesuatu yang berat tersebut akan menimbulkan kebaikan, jangan kita berfikir sudah ada yang mudah kenapa yang sulit juga.
Negara yang baik adalah apabila ada masyarakatnya yang baik juga masyarakat yang baik jika keluarga keluarga di masyarakat tersebut baik dan bahagia. untuk itu mari kita mulai dari kelurga kita sendiri karena kelurga adalah yang paling pertama tempat pendidikan, jika sudah kita biasakan untuk makan bersma dalam kelurga berarrti kita sudah mulai mendidik generasi yang baik dan suka kebersamaan. kebiasaan yang baik jangan kita hilangkan begitu saja dalam kehidupan berkeluarga. sesibuk apapun orang tua hari ini mari kita luangkan watu untuk makan bersama dalam kelurga kita masing masing. penulis masih ingat pesan seerang guru tuo di pondok pesantren dulu yang selalu mengingat kan kami dengan kata kata, " seandainya besok kalian sudah berkelurga luangkan waktu sesudah makan bersama di keluarga kalian untuk membicarakan apa yang mau dikerjakan untuk besok pagi'. disini kita ambil makan bersama sebab sesudah makan bersama bisa kita bicara dengan baik dengan anak dan isteri beserta suami dalam keluarga. ibarat petatah minangkabau mengatakan '" rundingan di baca setelah makan.' dalam artian permasalhan kita kemukakan setelah kita makan bersama.
Manfaat makan bersama ini sagat banyak sekali, dalam agama islam mengatakan jika kita sering berkumpul dan membagi pemikiran akan menimbulkan kebahgian dan keberkahan bersama sama. memulai kebersamaan ini memang susah sekali sebab kita sudah terbiasa untuk makan sendiri sendiri. tetapi jika di hubungkan dengan kebersamaan dan keberkahan dalam kelurga untuk makan bersama ini sangat mudah sekali bagi kita karena hidup kita ini yang paling kita idamkan adalah kebersamaan dan keberkahan. semoga kita bisa memulai untuk makan bersama dalam kelurga kecil kita aamiin......
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
