YONNEDI.M. S.Ag,.M.Pd

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
MERDEKA BELAJAR MENIMBULKAN KEBERANIAN

MERDEKA BELAJAR MENIMBULKAN KEBERANIAN

    Oleh 

     Yonnedi. M, S.Ag. M.Pd        

 

          Kata merdeka memang sudah lama kita mendengarnya,  walaupun tidak semua orang faham apa maksud dengan kata merdeka tersebut. jika kita tanya kepada masyarakat awam apa arti dari merdeka kebanyak mereka menjawab kami tidak tau artinya. tapi sebagian umum masyarakat memahami bahwa merdeka dari penjajahan. dulu kita dijajah oleh bangsa lain sehingga kita tidak diperbolehkan berbuat kecuali yang menguntungkan negaranya. merebut kemerdekaan dari penjajahan tersebut tidak mudah. kita mengetahui bagaimana merebut kemerdekaan tersebut, ada dengan perang grilya ada juga dengan berjihad ada juga dengan berpisah dengan keluarga dan lain sebagainya demi merebut kemerdekaan bangsanya.

        kemerdekaan bangsa ini sangat susah mendapatkannya, namun merdeka belajar juga menunggu begitu lama kita merasakan, namun kita tidak akan memahami sebelum ini belajar belum merdeka. perbedaan merdeka belajar belum semua kita memahami secara menyeluruh, ada yang memahami bahwa merdeka belajar tersebut dulu kita belajar tatap muka sekarang bisa lewat dunia maya ada juga yang memahami dulu kita di aturan dengan aturan yang berbelit belit ada juga yang mengartikan dulu kita susah belajar sekarang kita dimana saja bisa ikuti pembelajaran dan terjemahan yang lainnya. merdeka belajar bisa dilihat dari sudut kita memandang, sebagai contoh merdeka dalam pembuatan rpp dulu begitu banyak lembaran untuk rpp sekarang cukup beberapa lembar saja dan lain sebagainya. merdeka belajar juga bisa dilihat dari segi penilaian dulu kita harus melihat dari kepintaran saja sekarang kita juga melihat kemampuan lainnya. yang sangat kelihatan sekali dulu diadakan ujian bersama di buat soal oleh guru yang tidak mengajar sehingga soal tersebut sebagian besar tidak terjawab oleh siswa, sekarang di silahkan kepada guru yang mengajarnya untuk membuat soal dan penilainya diserahkan kepada guru yang bersangkutan dan juga diserahkan kepada sekolah atau madrasah yang melaksanakan ujian tersebut.

        Merdeka belajar banyak keberuntungan untuk sekolah atau madrasah yang selama ini tidak bisa berbuat begitu banyak, karena dengan aturan aturan yang harus mereka ikuti. sekarang aturan tersebut sudah mulai dipangkas sedikit demi sedikit, dulu kita ujian harus bergabung ke sekolah induk karena kurang kepercayaan pemerintah kepada sekolah atau madrasah yang swasta. ujian di sekolah induk yang begitu banyak suka dan dukanya. meningkat sedikit dibolehkan ujian mandiri dengan berbagai syarat yang ketat yaitu sekolah atau madrasah harus sudah akreditasi sudah pernah juga mengadakan ujian mandiri siswa harus 20 orang, ini juga keberanian sekolah dan madrasah swasta sehingga di bolehkan ujian mandiri walaupun kurang santrinya 20 orang dengan syarat syarat yang telah ditentukan. kami salah satu madrasah yang kurang 20 siswa yang bisa ujian mandiri di madrasah sendiri,  begitu banyak nya sekolah dan madrasah swasta yang kurang siswanya 20 bisa melaksanakan ujian mandiri. kemendirian sudah mulai kelihatan untuk sekolah dan madrasah swasta disaat di bolehkan untuk membuat soal ujian akhir sekolah, walaupun sebagian saja yang bisa membuatnya, pada tahun ajaran terakhir ujian nasional kami di sekolah swasta salah satu nya yang membuat soal ujian akhir madrasah di baut oleh guru kami sendiri. dengan berbagai alasan ujian merdeka untuk siswa sudah mulai kelihatan.

        Keberanaian sangat menentukan kemerdekaan belajar di sekolah dan madrasah hari ini, jika tidak berani maka merdeka belajar tidak akan kita raih dengan baik. memang ujian nasional sudah ditiadakan oleh pemerintah namun untuk ujian semester dan ujian akhir semester masih diadakan di sekolah dan madrasah, peraturan untuk ujian nasional jelas dulu soal di buat oleh negara dengan begitu ketat sehingga dituliskan dikertas tersebut rahasia negara dan disimpan di polsek dan dijemput yang dikawal oleh pihak kepolisian. begitu ketatnya negara memelihara ujian nasional tersebut. setelah itu beruba dengan ujian computerlisasi dengan keberhasilan dan mengurangi kesibukan untuk ujian nasional. untuk ujian semester dan ujian kenaikan kelas aturannya sudah jelas sebenarnya dengan aturan 183 dan 184 dengan kata tidak ada ujain bersama, ini masih bisa diterjemahkan oleh sebagian orang kita tetap melaksnakan ujian bersama dengan pembuatan soal oleh kelompok guru tertentu. untuk ujian semester tahun ajaran yang sedang berlangsung ini masih ada juga yang menginginkan untuk pembuatan soal bersama ini juga tidak dilarang karena kesepakatan bersama, namun sebagian sekolah dan madrasah yang berani akan mengambil kesepakatan majlis gurunya, jika kesepakatan gurunya memutuskan untuk mengambil soal yang di buat bersama tidak salah walaupun berlawanan dengan merdeka belajar, bagi gurunya yang memutuskan membuat soal sendiri dengan alasan yang tertentu juga tidak bisa disalahkan karena merdeka belajar akan menimbulkan keberanian. kami untuk ujian sekarang juga berani seperti yang sebelunya, yaitu kami dulu ujian nasional kurang 20 orang tetap tempat ujian di madrasah kami dengan syarat yang sudah dipenuhi, juga kami membuat soal ujian akhir madrasah dengan guru madrasah sendiri dan sekarang juga guru kami yang membuat soal untuk ujian smester dengan menggunakan google form.

       APAKAH KITA SUDAH MERDEKA BELAJAR?

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post