YONNEDI.M. S.Ag,.M.Pd

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
PEMIMPIN IDAMAN

PEMIMPIN IDAMAN

Oleh

Yonnedi. M, S.Ag.M.Pd

Bertepatan pada tanggal 28 november hari sabtu penulis mengikuti kuliah umum yang di adakan oleh UNP, pemateri dari jiran malaysia yang dibahas dalam kuliah umum melalui zoom tersebut adalah kepemimpinan kepala sekolah. peserta mulai dari mahasiswa s.2 dan s.3 dari UNP beserta kepala madrasah di sumbar. dalam kuliah umum tersebut yang berlangsung lebih kurang 4 jam, penulis mengikutinya namun tidak semua nya karena ada tamu dari padang untuk melahat pembangunan BLK kira kira 45 menit lebih kurang penulis tidak mengikuti acara kuliah umum tersebut. namun penulis akan mencoba menuliskan beberapa hal yang dapat penulis ambil kesimpulan dalam kuliah umum tersebut. penulis menuiskan khusus kepala sekolah saja karena dalam tulisan ini penulis ingin memberikan informasi tentang pemimpin idaman untuk kepala sekolah. sesui dengan materi kuliah umum yang diadakan waktu itu.

seorang pemimpin adalah cara mengajak orang lain mengikuti keingunan kita dengan berdasarkan kemajuan dan perkembangan kedepan. mengajak orang lain ini tidak mudah sebab mereka berasarkan dari latar belakang berbeda beda. tugas pertama pemimipin adalah mengajak orang lain kepada kebenaran. tugas ini bukan mudah sebab orang akan menilai kepribadian seorang pemimpin. jika mengajak yang bukan manusia sanagat mudah sekali sebab mereka tidak mepunyai pemikiran dan perlawanan. yang namanya mengajak manusia ini pekerjaan yang susah tidak gampang walaupun kepada jalan yang benar. disini diperlukan keahlian tersendiri sebagai pemimpin. sebuah contoh yang singkat saja ada kertas atau sampah di depan kantor seorang kepala sekolah lewat sama dengan guru yang lain siapakah yang akan mengambil sampah tersebut. disini akan diuji kepemimpinan seorang kepala sekolah, bisa dia mengambil sendiri dan bisa juga guru tersebut yang mengambil sampah tersebut. jika keduanya tidak mengambil sampah maka kepemimpinan kepala sekolah belum berhasil. yang mengajak tentu kita sebagai kepala sekolah yang dukuan akan mengambil sambah tersebut namun jika guru tersebut yang mengambil samapah berarti kepemimpinan seorang kepala sudah dihargai di tempat dia menjadi kepala sekolah. bagi yang tidak di ambil oleh guru samapah tersebut bukan berarti kepala sekolah tidak dihargai namun gurunya belum bisa meneladani kepala sekolah tersebut dengan berbagai alasan. banyak contoh yang lain dilingkunagan sekolah bail secara langsung maupun tidak.

Setelah mengajak untuk bekerja sama seorang kepala sekolah dia berusaha untuk bekerja sama sehinga dia menjadikan satu tim bersama untuk kemajuan. ini sangat tidak mudah sebab yang kita pimpin tidak semuanya satu ide satu pendapat apalagi satu komando, berbeda dengan kepemimpinan tentara jika kepemimpinan tentara apakah kata komandan dia akan patuh dan mentaainya sesui dengan sumpah jabatannya, sedangkan kepala sekolah tidak bisa seperti itu sebab hasil kesepakatan bersama tersebut ada juga yang tidak suka walupuh kita putuskan secara bersama. sebuah contoh kta sudah sepakat bahwa setiap pagi bagi guru yang tidak mengajar jam pertama harus baca quran bersama di kantor, pendapat ini sudah diputuskan secara bersama namun hasil dilapangan untuk membaca quran setiap pagi tersebut tidak akan terlakasana dengan sempurna walaupun sudah disepakati, disini pemimpin diperlukan keahlian untuk mengajak semua bisa hadir waktu pagi bagi guru yang tidak mengajar jam pertama. tiori ini tidak bisa semua pemimpin berbeda dengan ancaman sebab jika diancaman tentu orang akan bisa ikut namun tidak dengan senang hati, seperti contoh siapa yang tidak mengikuti membaca quran di pagi hari akan dikurangi gajinya atau di potong gajinya atau tidak boleh mengajar atau didenda, seorang kepala yang sukses belum sampai kepada ancaman ini semua guru bisa mematuhi peraturan yang telah di buat secara bersama. semua kesepakatan yang telah di putuskan secara bersama tidak di patuhi oleh guru dan yang lain berarti kepemimpinan kepala tersebut belum berhasil untuk mengajak bekerja sama.

Keberhasilan kerja sama dalam keputusan bersama akan menimbulkan kenyaman dalam sekolah tersebut. tidak ada yang tersakikti tidak ada merasa yang dirugikan tidak ada merasa yang tidak dihormati dan lain sebagainya. utuk yang ketiga menikmati hasil secara bersama sama bukan secara kelompok, seperti kelompok yang dekat dengan kepala atau kelompok yang bekerja sama saja atau orang tertentu saja. hasil dari kerja sama tersebut baik berupa materi dan non materi. menikmati bersama ini sangat di lihat kepemimpinan kepala sekolah sebab yang akan memutuskan sesuatu kejadian di sekolah tersebut adalah kepala sekolah.

untuk mencapai pemimpin idaman ini baik seorang kepala sekoalh atau kepemimpinan lainya harus memenuhi tiga syarat yaitu, kepercayaan bawahan, kepribadian yang baik bisa dicontoh oleh bawahannya baik ibadah dan lainnya, tangung jawab sebagai pemimpin. yang tiga ini harus dimiliki oleh kepala sekolah, sehingga kepala sekolah tersebut bisa di hargai di seklah yang dipimpinnya.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post