YONNEDI.M. S.Ag,.M.Pd

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
DUDUK SENDIRI SEMPIT DUDUK BERSAMA LAPANG
Kebersamaan

DUDUK SENDIRI SEMPIT DUDUK BERSAMA LAPANG

Petatah Minang tidak lapuk oleh hujan dan tidak lekang oleh panas, maksudnya petatah Minang tidak larut di telan zaman. Banyak petatah dan kiasan orang' Minang yang sudah mendunia yang dahsyatnya tidak bisa terbantahkan oleh siapapun. Menjadi pertanyaan siapa yang membuat petatah tersebut. Apakah orang' biasa saja atau ulama ataupun orang adat. Pertanyaan ini pernah di jawab oleh seorang ternama di Minangkabau dia menjawab ketiganya menjadi satu, baik orang adat orang ulama dan orang biasa. Karena yang tiga ini tidak bisa di pisahkan karena terbukti dengan adat basandi syarak dan syarak basandi ka kitabullah. Sehingga disimpulkan orang beradat pasti' dia orang yang islami dan masyarakat Awan juga bisa menjaga adat istiadatnya. Dengan sebutkan setinggi tinggi terbang nya bangau minuman nya kekubangan jua. Petatah Minang kabau tidak di telan oleh peradaban dan zaman. Tidak perlu kita perdebatkan siapa yang membuat petatah Minang tersebut yang jelas orang Minang kabau mustahil orang luar Minang kabau membuat petatah yang bahasanya Minang. Yang sangat menakjubkan kita petatah atau pribahasa Minang ini Masih berlaku Dan tidak bisa berlawanan dengan maksud yang di tentukan. Seperti, lah takilek lah takalam ikan dalam air sudah tau jantan dan betinanya. Disini bahasa Minang aslinya supaya kita tau bahwa yang aslinya seperti itu. Maksud nya adalah orang-Minang ini cerdas belum di periksa dia sudah tau mana yang salah dan yang disalahkan.

Dalam judul di atas sengaja penulis membuat Dengan bahasa Minang yaitu duduk Basamo terasa lapang duduk sendiri terasa sempit. Jika kita analisa dengan akal pikiran rasanya berlawanan sebab bersama kita duduk kok lapang, jelas kita bersama kita banyak jika banyak tentu sempit apalagi tempat duduk nya di tentukan beberapa orang saja. Jika kita duduk sendiri tidak masuk akal kita sempit sebab tidak adsy teman duduk di samping kita kok di katakan sempit. Jika kita berfikir secara apa yang tertulis dari petatah Minang ini tidak akan bertemu dan Mungkin tidak masuk akal. Namun Jika kita bawah kemakna mungkin bisa kita benarkan Jika kita sendiri duduk tentu Kita tidak bisa berdiskusi atau mitra untuk bertukar pikiran, jika ini tidak ada berarti kita tidak akan bisa maju dan bisa berkembang. Jika di bawah untuk bekerja jika kita sendiri tentu pekerjaan tidak bisa terselesaikan sendiri apakah pekerjaan berat. Jika kita banyak bisa Kita berdiskusi dan bertukar pendapat, apalagi untuk bekerja jika kita banyak pekerjaan bisa cepat selesai nya. Namun ada sebagian orang masih suka sendirian dengan alasan jika sendiri bisa kita bekerja rapi atau bisa dikerjakan sesuai kehendak hati. Atau dengan alasan yang lain Dengan alasan masuk akal. Jika Kita nilai dengan secara pribadi mungkin tidak bisa kita benar kan juga petatah Minang ini. Tapi jika kita Lihat dengan baik dan benar akan bertemu apa yang di maksud dengan petatah tersebut akan kita temui yang terbaik nya.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post