KENANGAN INDAH TIDAK AKAN TERULANG LAGI
OLEH
Yonnedi.M, S.Ag. M.Pd
Masa kecil masa yang paling indah untuk di ingat walupun tidak mungkin kembali lagi, apalagi kita tinggal di pedesaan yang terpencil. Semangkin jauh kita dari perkotaan semangkin indah dan banyak kisah kasih yang kita nikmati. Pedesaan adalah sebuah kampung yang nyaman sejuk belum tertular dengan penyakit kebisingan dan hiruk-pikuk nya kota. Masyarakat nya yang suka gontong royong, saling membantu, saling bekerja Dan lain sebagainya. Sebuah contoh jika ada kematian semua tetangga dan sanak pemilili tidak ada yang pergi kerja sebab pekerjaan mereka tidak ditentukan oleh orang- lain tapi mereka sendiri yang mengatur nya. Tidak sama dengan pekerjaan pegawai atau buruh ataupun pekerjaan pabrik karena pekerjaan tersebut di tentukan waktunya. Contoh jika ada kematian lewat orang yang bekerja di pemerintahan atau pabrik dia tidak bisa berhenti karena mereka harus masuk pekerjaan tepat waktu. Jika petani atau tukang kebun waktu masuk dan keluar dia sendiri yang menentukan. Begitu enaknya tinggal di pedesaan. Hidupnya damai makanan bersahabat dengan alam air nya sejuk di tambah dengan pemandangan alam yang alami. Jika dicermati dan diteliti akan membuat kita bahagia dan senang tinggal di pedesaan tersebut. Penulis ingin sedikit menulis kan pengalaman dan kegiatan penulis waktu masa kecil di sebuah desa yang terletak sedikit jauh dari ibukota kabupaten.
Penulis waktu kecil tinggal disebuah desa yang indah dan alami penduduk nya petani Dan pedagang. Masa Masa di sekolah dasar penulis tinggal di desa tersebut. Waktu sekolah dasar kami didik di samping mesjid karena lokal di sekolah tersebut tidak mencukupi. Masa di mesjid tersebut kami belajar menulis Dan membaca. Masih ingat guru waktu itu ibu nurini, ibuk ini yang pertama mengajar Kami Alhamdulillah ibu ini sampai sekarang masih hidup. Waktu pembelajaran menulis Dan membaca ibu ini sering membawa rol Dan kapur tulis. Dia mengatakan huruf demi huruf. Sehingga kami bisa membaca dan menulis sampai Kami kelas tiga tetap ibu itu yang mengajar. Banyak kenangan Dan pembelajaran yang kami dapat kan dari kelas satu sampai kelas tiga tersebut. Di samping pembelajaran di sekolah kami Juga pergi ke surau bersama sama. Pembelajaran di surau berbeda juga enaknya sebab kami pergi ke surau bawah nasi dan makan bersama setelah sholat magrib sebelum mengaji. Di saat mengaji juga asyik kami duduk berkeliling sama menyimak apa yang di baca teman bahkan kami membawa rotan untuk memukul lantai jika ada teman yang salah' membaca Qur'an, yang lebih enak nya jika salah langsung berhenti sebab baris pertama tidak boleh salah jika salah langsung teman yang di sebelah nya membaca tunggu giliran selanjutnya. Banyak kisah kasih waktu mengaji apalagi hari Minggu kami semua nya bermain olahraga di surau tersebut.
Kenaikan kelas menjadi bertambah Kebahagiaan sebab kami sudah mulai bermain dan pergi ke luar untuk menonton TV satu kali dalam satu Minggu ke rumah GURU sekolah dasar atau warung yang punya TV di dasyy itu kami Menonton film cerita akhir pekan. Pergi menonton bersama sama yang boleh pergi yang laki laki sedang kan Perempuan tidak. Untuk di sekolah dasar Kami sudah berolah raga juga Alhamdulillah guru olah raga kami disekolah dasar sampai sekarang masih hidup. Olah raga waktu itu lompat jauh dan Lompat tinggi. Alhamdulillah penulis termasuk terbaik untuk lompat tinggi dan jauh' tersebut karena penulis sempat mewakili sekolah dasar untuk tingkat kabupaten.di Samping olah raga juga yang enaknya waktu akan pulang kebiasaan guru sekolah dasar kami memberikan pertanyaan sebelum pulang siapa dapat pertanyaan guru baru' boleh pulang itu di jam jam terakhir pembelajaran. Baik pelajaran agama maupun umum. Banyak juga yang terlambat pulang karena tidak dapat pertanyaan yang di berikan oleh guru. Setelah pulang sekolah kerja kami pasti ada, sebagian gembala sapi ada kambing ada juga kerbau. Kami gembala sambil bermain juga sebab esjtuy itu lokasi tempat gembala lapang sekali. Banyak kenangan waktu itu.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
