YONNEDI.M. S.Ag,.M.Pd

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
TAKHALLI ( mengosongkan diri dari perbuatan jahat )

TAKHALLI ( mengosongkan diri dari perbuatan jahat )

OLEH

YONNEDI. M, S.Ag., M.Pd

 

    Seorang hamba  berharap akan menjadi baik harus melalui beberapa tahap, menurut ahli tasauf dia harus memasuki salah satu tharikat dalam artian jalan menuju allah. setiap tharikat mempunyai jalannya masing masing namun jalan tersebut tujuannya sama yaitu menuju allah swt. sama seperti kita ingin pergi ke padang dari batusangkar sebagian ada yang melewati padang panjang ada juga melewati solok ada juga yang melewati bukittinggi namun tujuannnya tetap sama yaitu ke padang. begitu juga dalam tharikat dalam tasauf tujuannya sama yaitu menuju mendekatkan diri kepada allah swt. namun perlu kita ingat jalan yang kita tempuh harus sesuai dengan peta jangan salah nanti kita mau kepadang tapi jalan yang kita tuju ke pekanbaru tentu kita tak akan sampai ke padang sebab jalan kepadang dan pekanbaru berlawanan  arahnya. begitu juga menuju allah jangan salah memilih tharikat kita harus faham bahwa tarikat tersebut harus muktabara dalam artian tarikat tersebut sesuai dengan alquran dan hadist nabi muhammad saw. rambu rambu yang ada di jalan harus juga kita ketahui jangan nanti di saat ada tikungan kita tidak tau sehingga kita gas dan terjatuh sebenarnya kita ingin cepat ternyata kita terjatuh, betapa banyak orang dalam tharikat dia tidak sampai kepada mencari allah dia banyak bermain main di jalan sehingga dia di permainkan oleh alam. konsep awal kita harus jelas yaitu mencari allah melalui jalan yang benar bukan jalan yang salah.

     Tulisan yang singkat ini penulis ingin berbagi sedikit tentang takhalli yaitu mengosongkan diri kita dengan perbuatan yang jahat. mengosongkan diri dari perbuatan jahat tidak mudah apalagi perbuatan jahat tersebut sudah menjadi kebiasaan kita. banyak kita jumpai seseorang yang sudah lama berbuat jahat ternyata dia ingin bertaubat dalam artian dia ingin meninggalkan perbuatan jahat yang sering dia perbuat. sebagian orang mudah saja melupakan perbuatan jahat tersebut sehingga dia tidak memperbuat perbuatan jahat tersebut. ada juga beberapa bulan dia melupakan dan tidak membauat perbuat jahat tapi satu saat dia buat juga perbutan jahat berarti dia belum mengsongkan perbutan jahat dalam dirinya. kita harus ingat dalam diri kita ada nafsu maka melawan nafsu tersebut sangat susah sekali apalgi syaitan sangat banyak menggoda kita, kita juga harus paham setan menggoda orang yang akan bertaubat atau ingin meninggalkan perbuatan jahat syaithan semangkin menambah kekutannya untuk menggida kita. ibarat sebuah rumah, rumah yang dimasuki oleh orang maling atau pencuri adalah rumah yang berisi barang mewah atau ada yang akan dia ambil dirumah tersebut. seperti itu juga kita di saat kita ingin meninggalkan perbutan jahat berarti syaitan akan menambah kekutannya. sudah banyak sejarah kita baca bahwa orang alim bisa digoda syaitan.

       Zaman dulu ada seorang syekh yang bernama sibersisah yang mempunyai murid yang banyak dan muridnya tersebut sudah banyak yang hebat, jangan kan dia muridnya saja sudah pintar dan tasauf yang tinggi. namun syaithan tidak mau diam untuk menggoda syekh ini, pada suatu hari ada seorang pemuka masyrakat anaknya sakit jiwa dia sudah bawah anaknya tersebut berobat kemana mana namun tiba dirumah sakit jiwa tersebut mengulang kembali. ternyata ada seorang teman pemuka masyrakat ini punya teman yang kenal dengan syekh ini bahwa syekh ini bisa mengibati orang dalam penyakit jiwa dan sudh banyak yang sembuh, sehingga di berithukanlah kepad pemuka masyrakat tersebut supaya di bawah anak gadisnya tersebut kepada syekh tersebut. tidak fikir panjang maka anak gadisnya di bawah kepada tempat tinggal syekh tersebut. ternyta tiba ditempat syekh tersebut iblis membisikan kepada syekh itu supaya anak gadis tersebut dintahan di rumah syekh supaya bisa diobat dengan  bersungguh sungguh, memang betul sesui dengan kesepakatan dua pihak dengan harapan orang tua gadis ini asalkan anak gadis saya sehat seperti biasa tidak apa anak gadis saya tinggal disini. setelah tinggal di rumah syekh tersebut dibisikkan juga oleh syaithan untuk berbuta tidak baik dengan anak gadis tersebut, dengan kekutan rayuan syitan akhirnya terayu juga syekh ini akhirnya terjadilah perzinaan dengan anak gadis tadi. taklama kemudian anak gadis ini hamil dengan kehamilan ini syithan masuk lagi dengan godaanya, ingat syekh kamu orang terpandang di kampung ini  jika masyrakat tau bahwa kamu menghamili anak gadis ini kamu akan malu sebiknya kamu bunuh saja anak gadis ini nanti dikatakan kepada ayahnya bhwa dia meninggal waktu berobat. makan singkat cerita di bunuh lah anak gadis ini oleh syekh tersebut sehingga syaithan berhasil dua kali merayu syekh ini. setelah orang tua gadis ini datang diberikan informasi oleh syekh tersebut bahwa anak gadisnya tidak bisa dia tolong akhirnya meniggal ini kuburannya, pertama orang trua gadis tersebut percaya saja namun dalam perjalan orang tua syekh tersebut curiga maka dia tidakpercaya anak gadisnya meninggal bahkab dalam sejarah disebutkan bahwa orang tua gadis ini bermimpi juga bahwa anaknya di bunuh oleh syekh nini. akhirnya orang tua gadis ini mengadu dan disidasngkan ternyata benar bahwa terbukti syekh ini yang membunuh anak gadis nya. maka dihukum lagi syekh terebut di ting gantungan disaat diting gantungan datang juga iblis menggoda untuk mengatakan tidak bertuhan kepada allah ternyat berhasil juga iblis menggoda maka meninggal syekh ini dalam kesyirikkan.

    Kisah diatas dapat kita fahami bahwa orang yang punya ilmu tinggi dalam agama bisa digoda oleh syaithan apalgi kita orang awam. untuk membuang perbuatan jahat dalam diri kita memang membutuhkan perjuangan yang ketat terkadang kita sudah bisa meninggalkan yang jahat satu saat kita ditimpah musibah kita tidak bisa menerimanya akhirnya kita kembali keperbutan jahat kita. disaat kita sudah sampai kejenjang kedua dan ketiga hampir sampai kepada mengosongkan perbutan jahat ternyata jatuh lagi ke jenjang pertama dalam artian kembali kedasar. kita harus ingat mengosongkan diri dari perbutan jahat perjuangan yang sangat susah sekali sebab diibaratkan sebuah pohon yang tinggi dan banyak dahan dan rantingnya sehingga datang angin topan yang kuat jika pohon ersebut tidak kuat batang dan uratnya akan mudah terbongkar pohon tersebut oleh angin kencang tadi. disini kita perlu hati hati dan berusaha dengan sungguh sungguh untuk merubah kepada kebaikan, bukan menakut nakuti tetapi kita harus hati hati dan berusaha sekuat tenaga. ditambah lagi nanti dalam pergaulan seandainya kita meninggalkan kebiasan jahat bertemu dengan teman yang masih berbuat jahat ini juga godaan yang sangat sulit kita lalui... semoga kita bisa beransur ansur meninggalkan kebiasaan jahat kita dan kita ushakan bener berubah untuk kebaikan aamiin......

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post