BERBAIK SANGKA BUTUH WAKTU
Dalam kehidupan ini terkadang kita mudah mengucapkan kata Kata berbaik sangka namun mengerjakan amat susah sekali. Suatu kisah nyata yang di alami penulis. Kisah ini benar adanya dan benar terjadi. Penulis mencoba menuliskan kisah nyata tersebut di tantangan menulis di gurusiana ini, semoga menjadi motivasi bagi kita untuk berbaik sangka tersebut butuh waktu.
Setiap akhir tahun kami membiasakan pergi jalan jalan bersama, baik bersama keluarga inti maupun bersama dengan orang tua dan mertua. Untuk akhir tahun ini kami pergi bersama dengan orang tua penulis dan kakak beserta kemenakan dan keluarga inti penulis yaitu anak dan istri. Kami dalam mobil 8 orang tujuan kami ke kebun teh dan danau di atas dan danau di bawah. Kami menikmati indahnya kebun teh, perfhoto fhoto bersama di kebun teh tersebut. Melihat orang tua penulis sangat bahagia sekali walaupun yang laki laki Sudah pergi tidak akan kembali lagi waktu di bulan suci kemaren. Anak dan istri beserta kakak penulis Juga bahagia melihat pemandangan yang indah di kebun teh Solok tersebut.
Setelah di kebun teh kami menuju ke danau di atas, langsung anak penulis menuju ke danau diatas sebab yang membawa mobil. Kebanggaan juga terlihat dari orang tua penulis karena melihat cucunya sudah bisa membawa mobil. Sampai di danau di atas kami langsung parkir mobil setelah membayar uang masuk dan uang karcis parkir mobil. Setelah mobil di parkir dengan baik bersama petugas parkir nya kami menuju ke bukit yang ada tulisan danau di atas. Kami berfoto bersama dan pengunjung yang lain. Setelah di puncak tersebut Kami turun ke bawah melalui jenjang, sebelum ketempat lokasi lain di atas tersebut kami melalui tempat parkir mobil kami tadi. Terdengar oleh penulis bunyi mobil bertabrakan ternyata orang' sudah berkumpul melihat, kejadiannya ada mobil yang ingin keluar dia mundur' ternyata tukang parkir sudah mengatakan stop dia tetap juga mundur maka kebst mobil kami di belakang yang sedang parkir. Orang yang menabrak tersebut ingin pergi sambil memberi kan kartu tanda parkir ke tukang parkir, ternyata tukang parkir tidak mau menerima kartu parkirnya....
Bersambung
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
