YONNEDI.M. S.Ag,.M.Pd

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
SALAH dan benar milik Allah

SALAH dan benar milik Allah

Sambungan

Jika terjadi di saat idul Fitri maka kita kasihan melihat ibu ibu yang akan mempersiapkan makanan, sebab tradisi setelah sholat idul Fitri yang laki laki pergi ke rumah orangtuanya. Namun dengan semangat IdulFitri tetap juga di laksanakan. Coba kita bayangkan jam 4 pagi akan makan sahur berbunyi tanda beduk bahwa bulan kelihatan oleh kampung sebelah, kejadian ini sebelum handphone dan wartel belum ada. Pada saat itu belum banyak orang yang merayakan atau puasa mengikuti pemerintah cuman yang ada satu kegiatan sholat idul Fitri. Berbeda dengan tahun 2000 ke Atas sampai sekarang masyarakat sudah ada yang merayakan menurut aturan pemerintah. Sehingga ada istilah raya dan puasa yang duluan. Perbedaan ini memang tidak merusak kebersamaan di tengah masyarakat, cuman rasa kebenaran akan timbul di masing-masing orang.umum nya pemuda yang tidak pergi keluar sekolah atau pergi keluar cuman mengaji duduk saja artinya tidak sekolah pemerintah, pemuda yang seperti ini melanjutkan faham yang ada di masyarakat. Sehingga mesjid tetap tarwih nya 23 dan di laksanakan dengan cepat, khutbah Jum'at dengan bahasa Arab dan khutbah hari raya juga bahasa Arab. kondisi seperti sampai sekarang masih berlaku, sehingga khatib Jumat nya satu orang saja dan khatib raya juga satu orang di pilih oleh masyarakat. cuman tambahan sekarang sebelum sholat Jumat di adakan santapan rohani itupun jika ada yang mau saja. untuk hari Jumat tidak akan pernah ketemu khutbah bahasa Indonesia tapi tetap b.arab dengan orang yang sama di setiap Minggu nya. Namun di khutbah hari raya pernah terjadi bersamaan antara keputusan pemerintah dengan melihat bulan maka khutbah nya keduanya di tampilkan. Dengan cara khutbah bahasa Arab d mimbar tapi b.indonesia cukup santapan rohani saja supaya jangan dua kali pelaksanaan hari' raya nya. Ini tetap rukun dan damai saja. Untuk sholat tarawih cuman jamnya yang ada perubahan tentang sholat tarawih tetap 23 rakaat dilaksanakan dengan cepat waktu nya dulu jam 10 malam namun sekarang sudah jam 8 malam sudah d mulai.

Kebersamaan di masyarakat tetap terjaga walau pun terjadi antara anak dengan orang- tua berbeda mulai masuk dan berhari raya nya. Dalam artian anaknya mengikuti pemerintah orang' tuanya mengikuti melihat bulan dengan mata kepala namun tetap akrab Dan nyaman Saja di rumah tangga. Keyakinan tersebut tidak menimbulkan kekurangan rukun di rumah tangga. Cuman terkadang kita akan berfikir kenapa ada beda antara muslim. Dulu penulis pernah mengikuti hari' raya mengikuti pemerintah sehingga berhari raya duluan dari orang tua, waktu itu masih sekolah Mts, sehingga penulis bersikap waktu itu jika hari' cerah hari' ini berarti orang' yang merayakan hari ini benar jika besok yang cerah maka orang yang merayakan besok yang benar maklum penulis belum punya ilmu yang mantap. Waktu itu kedua dua hari nya cerah. Baik yang hari raya pertama yang penulis laksanakan sama pemuda dan sebagian orang tua dan hari raya kedua oleh masyarakat. Penulis mengatakan berarti keduanya benar. Namun sekarang tentu tidak ini sebagai alasan tapi kita mempunyai keyakinan tersendiri sebab benar dan salah milik Allah

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post