YONNEDI.M. S.Ag,.M.Pd

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Sambungan. Berbaik sangka butuh waktu

Sambungan

Penyebab tukang parkir tidak mau menerima kartu parkirnya adalah karena mobil yang di bawahnya sudah menabrak mobil yang sedang parkir di belakang. Waktu perdebatan antara tukang parkir dan sopir yang membawa mobil tersebut kami datang, di Lihat mobil kena sampig sedikit. Di situlah keluarga yg menabrak mobil kami ini turun semua dengan mengatakan kepada tukang parkir, " kamu diam apakah kamu mau mengganti mobil yang rusak ini?.. seakan akan dia yang berkuasa, padahal dia sudah bersalah. Kondisi seperti ini di manfaatkan oleh yang menabrak mobil kami, caranya di panggil sopir kami karena sopir mobil kami adalah anak baru sekolah SLTA dia mau saja. Oo kamu yang punya mobil ini, sekarang kami beri saja uang 100 ribu. Waktu itu baru' anak ini memberikan informasi kepada kami. Dengan baik kami mengatakan lihat lah kerusakan dan kesalahan siapa. Waktu itu sudah mulai cemas yang menabrak mobil ini. Dia mengatakan kita cari bengkel kita bawah ke bengkel, bapak darimana apa kegiatan dan lain sebagainya kami tanyakan. Waktu itu istri nya yang jawab bapak kerja keliling terkadang tiba di Kalimantan dan Sulawesi. Kelihatan bapak Dan keluarganya orang pendidikan. sehingga kelihatan baju dan pembicaraan nya orang' yang terpandang namun di Lihat sikap dan tindakan Nya tidak orang yang berpendidikan. Terlihat dia memarahi tukang parkir dan membawa sopir dia berikan uang 100 ribu. Pembicaraan penulis dengan nya biasa saja namun dia sudah mulai takut dan cemas karena melihat kami mengatakan sebenarnya siapa yang salah pk mobil kami sedang di parkir bapak yang menabrak tukang parkir sudah melarang BAPAK namun bapak berusaha kabur. Kami berbicara dan saling mencari bagaimana jalan keluar nya, maka dia meninggal kan uang 300 ribu Dengan perjanjian jika kurang hubungi dia . Mengakhiri pembicaraan kami dia minta maaf dan saling memberikan informasi tentang kedua belah fihak, kami saling minta nomor HP untuk dapat berkomunikasi selanjutnya.

Keadaan cuaca yang tidak panas maka setelah lima belas baru' di bawa mobil penulis ke tempat tukang cat, setiba di sana dilihat nya dia mengatakan biaya nya 200 ribu. Biaya yang di tinggal kan dulu 300 ribu berarti lebih uang nya 100 ribu. Penulis menelpon orang yang menabrak yang telah meninggal kan uang 300 ribu. Waktu telepon pertama langsung di angkat dia bertanya siapa ya, o ya pk, ingat bapak waktu mobil saya di tabrak karena mobil bapak mundur' di parkiran danau di atas, iya gimana, " uang kemaren kan bapak berikan 300 ribu..o ya nanti nantilah ya sekarang saya sedang bawah mobil, nanti saya telpon lagi. Di sini Sudah dua kali kecurigaan penulis pertama waktu ingin pergi cepat di saat kejadian tabrak dan yang kedua dia tidak mau melanjutkan pembicaraan karena di sebutkan uang. Di tambah lagi sudah satu hari setelah dia di telpon dia tidak ada menelpon penulis lagi. Namun penulis Belum memutuskan bahwa diet orang jahat atau orang' lari dari tanggung jawabnya. Padahal penulis ingin mengembalikan uang yang berlebih 100 ribu tersebut kepada dia.

Penulis Masih berfikir benar kah orang tersebut akan lari dari tanggung jawab atau tidak mau membantu lagi jika lebih daripada 300 ribu. Pemikiran ini menghantui penulis di tambah juga dia tidak menelpon balik penulis. Ternyata di saat penulis duduk di kursi sendiri di kantor sekolah berbunyi hp penulis di lihat ternyata dia yang menelpon. Dia mrnhtey maaf pk baru bisa menelpon kemaren sibuk benar, ada yang kurang pk atau gimana PK. O ya pak maaf juga sebelumnya karena keterlibatannya untuk perbaiki mobil mobil nya karena cuaca.. Ndak apa pk saya yg minta maaf tidak menghubungi bapak.. Oya pk ternyata uang perbaikan nya cuman 200 ribu uang lebih 100 ribu saya kirim kan lagi k bapak mohon kirimkan nomor rekening nya ya pak...oo Ndak usah Ndak usah pk berikan saja k anak bapak Oya pk terima kasih... sama... banyak lagi pembicaraan kami sehingga menjadi pertemanan yang baik.... untuk itu jangan cepat menganggap orang' lain berburuk sangka ... sebab berbaik sangka tersebut juga butuh waktu

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post