YONNEDI.M. S.Ag,.M.Pd

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Keajaiban orang' tua
Goro mencor jln kerumah bersama dengan santri PP tawalib Tjg limau

Keajaiban orang' tua

Oleh

YONNEDI, M

Jalan kerumah orang tua ku sudah di cor berkat ada bantuan karena di masukkan proposal ke bupati tahun 2017, walaupun penghujung tahun 2020 terlisasi. Yang namanya bantuan tentu tidak mencukupi semua. Untuk pekerjaan Kami bantu dengan membawa ssntri kesana, sudah 2 kali kami kesana untuk membantu Goro bersama. Ini waktu yang kedua kalinya. Waktu ini ada sebuah kisah yang tak bisa ku lupakan.

Jam 9 kami sudah pergi bersama dengan 8 orang santri PP thawalib tanjung limau. Sebelum Pergi aku yg menjemput santri tersebut ke tawalib, di saat di jemput santri sudah menuggu di pondok. Kami 9 orang' berangkat dari pondok pesantren thawalib tanjung. Di atas mobil tidak banyak bicara maklum santri tersebut ada rasa hormat sama pimpinan pondok nya, Namun aku tetap membuat santri tersebut untuk bicara dengan bergembira. Jarak antara pondok ke rumah orang tua ku lebih kurang 30 km satu jam perjalanan mobil. Setiba di lokasi kami langsung bekerja karena jadwal jam 5 sore harus tiba di tawalib karena tukang BLK terakhir bekerja untuk gajian bendahara minta di temani supaya jelas terakhir tukang bekerja di BLK. Untuk itu kami bekerja dengan giat semoga tercapai target. Kami bekerja penuh dengan tawa dan canda sebab kami juga di temani oleh orang dari kampung beberapa orang. Tiba waktu istirahat kami juga istirahat makan sholat, waktu itu aku mencari teman sama sekolah di malalo sebab ada juga teman yang dari Gunung Rajo Sudah lama tidak bertemu maklum dia dulu bersama di malalo di asrama. Akhir nya bisa juga dia berbicara Walaupun sebentar karena aku ingin cepat ke thawalib. Sebab waktu Zuhur di telpon kawan yg dari gunung Rajo tidak di rumah yang menjawab Anaknya, sehingga waktu akan pulang bertemu maka aku juga ingin cepat ke thawalib karena sudah di tunggu.

Waktu turun minum jam 4 sore kami minum bersama Dengan santri dan orang di sekitar di atas bukit dsn di bawah rindangnya pepohonan begitu sejuk dan nyaman nya perasan waktu itu. Kami juga di siapkan makan sore di rumah, aku lihat kerumah ssntri juga makan dengan enaknya karena sambal jengkol dan mungkin juga sudah makan bubur kami juga bekerja sebentar mungkin ini membuat lapar perut ssntri ini. Sedang makan tersebut aku datang melihat ssntri makan aku duduk juga bersamanya, dengan sudah banyak di makan dan jarak makan tersebut tidak lama juga aku memutuskan tidak akan makan lagi tapi menemani santri makan saja. Melihat aku tidak makan lalu orang tua ku mengatakan , kok Ndak makan dia duduk dekat ku sambil menunjuk sambal cengkol dan pujuk ubi aku menjawab sudah kenyang mak, namun orang tua ku tetap duduk di sampingku bahkan dia semangkin mendekat bahkan memegang ku seakan akan dia menyuruh ku makan. Dengan Arif dan bijaksana aku ambil piring dan aku ambil nasi serta sambal yang dia buat, melihat itu orang tua ku sangat senang sekali ... padahal aku sudah kenyang namun aku sangat menikmati makan tersebut. Di sinilah keajaiban orang' tua kita....

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post