YONNEDI.M. S.Ag,.M.Pd

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Kerinduan
Goro

Kerinduan

Dari beberapa tahun penulis merindukan jalan kerumah orang tua supaya dapat masuk mobil, maklum rumah dari jalan utama jorong jaraknya lebih kurang satu kilometer. Untuk jalan Honda sudah bisa masuk sejak kami setelah tamat kuliah memang sebelumnya jalan satu tapak saja. Jalan masuk Honda tersebut tidak memerlukan biaya besar Sebab cukup di perlebar tanah jalannya maka sudah masuk Honda. Jalan tersebut tidak juga untuk penghubung namun sudah tertutup maklum di kampung rumah yang ada di dalam hanya 6 rumah, untuk jalan mobil dan motor tidak bisa di hubungkan lagi namun untuk jalan kaki bisa untuk pergi ke jalan utama lainnya. Pertama dulu sebelum masuk jalan Honda penulis berusaha memasukkan lampu listrik sebelum tahun 2000 an Alhamdulillah bisa juga terlaksana waktu itu dengan di kumpulkan satu daerah di dejaty rumah tersebut untuk memasukkan PLN. Setelah masuk PLN penulis dan keluarga dekat sana menginginkan untuk perlebaran jalan supaya bisa Honda masuk Alhamdulillah ini juga bisa tercapai sebelum tahun 2000 an.

Zaman semangkin maju di tahun 2017 ada keinginan untuk memperbaiki jalan supaya mobil masuk, waktu itu penulis berusaha memasukkan proposal ke kabupaten untuk bisa di bantu mencor jalan kerumah orang' tua ku, tahun demi tahun penulis menuggu bahkan ada yang mengatakan mustahil bisa di bantu oleh pemerintah sebab jalan nya jalan buntu bahkan yang mengatakan tersebut orang yang berpengaruh juga di kampung namun semangat penulis tidak patah sebab setiap tahun penulis menghubungi orang yang di percaya di kabupaten, harapan selalu beliau berikan dengan kata-kata sabar dulu memang jatah' Untuk jalan bapak akan kami usahakan. 4 tahun menuggu baru dapat terkabul proposal untuk mencor jalan tersebut itu pun tidak sampai kerumah sebab 700 meter Mash tinggal beberapa meter lagi. Untuk mulai mencor dari simpang jalan utama , supaya hemat kami tidak main upah cuman kami Goro bersama. Untuk Goro ini Juga tidak bisa di harapkan di lokasi tempat rumah orang tua penulis Sebab banyak yang sudah pergi merantau. Maka penulis membawa santri pondok pesantren yang penulis pimpin supaya bisa Goro bersama di tempat jalan ke rumah orang tua penulis. Ada tiga kali penulis membawa santri untuk Goro di lokasi tersebut, satu ketiga kalinya di masa virus Corona. Pertama pertengahan dan terakhir masa virus Corona. Di masa terakhir karena sudah keluar faksin. Semoga dugaan penulis di terakhir Corona ini terkabul sehingga virus Corona tidak ada lagi aamiin.

Ketiga masa tersebut kami Goro bersama dengan santri Dan bersama masyarakat di lokasi jalan , penulis membawa santri ada yang 8 orang ada juga 10 orang. Biasanya kami Goro lebih 10 orang jika bergabung dengan masyarakat di sekitar jalan tersebut. Untuk penambahan dana supaya sampai ke lokasi yang kami ingin kan, kami bersama masyarakat dan perantau sama menyumbang kan untuk beli batu kerikil semen dan pasir. Alhamdulillah Goro di bulan Pebruari tahun 2021 ini sudah hampir sampai ke tujuan semoga suatu pekerjaan lagi bisa sampai ke lokasi yang kami ingin kan, namun untuk mobil sudah bisa masuk ke lokasi sebab Dulu sebelum di cor mobil Sudah juga busa masuk namun sekarang tentu lebih baik lagi karena jalannya sudah di cor.....

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post