YONNEDI.M. S.Ag,.M.Pd

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Kucing dan anjing

Satu hari seorang anak bermain dengan seekor kucing, anak tersebut sangat asyik bermain dengan kucing kesayangan nya. Kucing tersebut di sayangi dan di gendong nya dia bermain dengan asyik nya. Waktu makan anak tersebut masih bermain dengan kucing nya, orangtuanya memanggil anaknya untuk makan anaknya menjawab belum lapar. Orang tua juga tidak memaksa anak tersebut karena orang tuanya membaca sebuah buku anak kecil jangan di paksa jika dia sedang bermain. Keasyikan anak kecil bermain dengan kucing sehingga dia lupa makan siang. Kucing di kasih makan oleh anaknya namun anaknya belum juga makan maklum anak anak jika dapat bermain biarlah tidak makan.

Keesokan harinya anak tersebut tetap juga bermain dengan kucing nya orang tuanya sibuk juga dengan kerjaan biarkan dia bermain dengan kucing daripada dia bermain hp kata orang tuanya. Kesibukkan sang anak dengan kucing sehingga kucing tersebut patuh dan senang juga bermain dengan anak nya tersebut seakan akan kucing tersebut bisa berbicara dengan anaknya. Orang tuanya melihat anak nya bermain dengan kucing sangat senang sekali sebab anaknya sangat menikmati dan bisa bermain dengan baik dengan kucing. Begitu terpengaruh dengan kucing maka anaknya lebih membutuhkan kucing dari teman manusia seumur nya. Satu hari datang temanya beser dengan dia namun anak tersebut tidak mau bermain dengan anak tersebut dia masih memilih kucing kesayangan nya. Sehingga jika pergi jalan jalan dia tidak mau meninggalkan kucing nya biar dia tidak pergi jalan jalan jika kucing di tinggal kan. Orang tuanya sudah mulai kwatir dengan sikap ketergantungan anaknya dengan kucing. Sebab dia tidak mau berpisah dengan kucing tersebut sampai tidur juga dia bawah kucing nya bahkan pergi ke luar dan ke pasar kucing juga di bawahnya.

Ketergantungan anak dengan kucing sudah kelihatan sehingga anak tersebut tidak mau berpisah dengan lucunya senjatanya adalah menangis jika berpisah dengan kucing nya. Orang tuanya tidak bisa lagi memisahkan anak dengan kucing kesayangan anaknya. Sudah beberapa bulan anaknya juga melihat seekor anjing dia ingin mengajak anjing tersebut bersama kucing nya, namun kucing tersebut takut dengan anjing tersebut. Anaknya berusaha untuk menyatukan kucing Dan anjing tersebut namun kucing tetap takut Dan anjing Juga memusuhi kucing tersebut. Berkali kali anaknya menyerukan Kucing Dan anjing' namun tidak bisa. Anak tersebut merasa sedih. Dia belum bisa berbicara dan menganalisa kenapa kucing Dan anjing tidak bisa di ajak bermain bersama sama.....

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post