OBAT TRADISIONAL
OLEH
YONNEDI. M, S Ag.M.Pd
Rumah sakit' di bangun untuk mengobati rakyat sesuai dengan ketentuan obat yang telah di sepakati bersama, jika kita pergi ke rumah sakit yang pertama di tanya kan adalah " maaf buk maaf pk apa yang terasa sakitnya, tentu pasien akan menjawab sakit perut, sakit kepala, sakit tenggorokan dan lain sebagainya. Dokter akan melihat memeriksa nya sesuai dengan ilmu nya, periksa tensi di lihatin dengan alat alat yang telah di sediakan. Terkadang dokter mengatakan dan mengajak untuk berbicara tentang yang sakit'. Jika kepala dokter sering bertanya apakah matanya berkunang-kunang atau sakitnya di depan atau belakang pasien akan menjawab sesuai dengan kondisi sakitnya. Jika sakit perut biasanya dokter juga menanyakan perut nya gembung atau tidak dan seterusnya. Seandainya jika kita bisa menguji dokter sekali kali coba kita katakan berlawanan sakit yang kita rasakan, contohnya jika kita sakit kepala coba katakan ke dokter sakit perut atau sebaliknya, apakah hasilnya tetap dokter tadi memberikan obat sakit yang kita katakan padahal kita tidak sakit itu. Seandainya dia tetap memberi Kan obat sesuai dengan sakit yang kita katakan berarti dokter tersebut tidak memeriksa sesuai dengan penyakit yang ada pada tubuh kita, namun sesuai dengan apa yang kita katakan penyakit kita. Alat yang memeriksa juga kita sanksi juga sebab tidak ketemu penyakit kita. Namun jika dikatakan sakit perut padahal sakit kepala lalu dokter mengatakan perut bapak baik baik saja namun kepala bapak yang sakit sesuai dengan hasil yang kami periksa, ini baru dokter nya teliti Dan bisa membaca penyakit kita. Namun pasien di anjurkan jujur untuk memeriksa ke dokter dengan alasan supaya dokternya jangan salah dosis obat nya.
Dokter berhak dan di lindungi undang undang sesuai dengan profesi nya sebagai dokter, tidak bisa dokter lain membantah dosis obat yang telah di berikan oleh dokter tertentu sebab dokter di berikan kekuatan dan keinginan namun di catat obat dan disis yang di berikan nya. Pernah terjadi seorang yang luka di bawah puskesmas terdekat di periksa Dan di bersih kan oleh dokter di puskesmas tersebut setelah itu di berikan obat nya untuk di bawah pulang, ternyata anak nya juga dokter setelah dii lihat obat yang diberikan oleh dokter di puskesmas tadi ternyata dosis nya terlalu tinggi anaknya mengatakan obat ini untuk orang yang luka parah dan dalam maklum anak nya jauh di ibukota propinsi anaknya melihat obat di fhoto saja seorang dokter tentu dia tau obat dan kadar dosisnya. Kita tau jika keluarga atau anak kita seorang ahli di kedokteran jika tidak tentu kita akan percaya saja obat yang di berikan oleh seorang dokter. Kita juga tidak bisa menyalahkan dokter puskesmas tadi yang memberi kan dosis yang tinggi untuk luka bapak tadi tentu dia mempunyai catatan dan sesuai juga ilmunya. Kita juga tidak bisa menyalakan anak bapak seorang dokter yang mengatakan dosis obat luka yang di berikan di puskesmas mempunyai dosis yang tinggi. Keduanya benar sebab sesuai dengan ilmu mereka masing masing.
Kita lihat obat kampung seorang yang berobat ke kampung dia lihat dulu dengan telur atau daun yang atau ayam setelah itu baru dia mengatakan penyakit kita dan menyebut kan' obatnya, obatnya terdiri dari daun kayu yang tidak akan mempunyai dosis yang tinggi jika termakan banyak atau tidak akan mabuk juga. Yang menjadi kelebihan disini dokter bertanya dulu tapi obat di kampung tidak bertanya namun di lihat dengan alat yang mereka pakai, kita tidak akan mengatakan dokter tidak lebih baik atau obat kampung yang lebih baik namun yang lebih baik sesuai dengan keyakinan kita masing masing....
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
