RESEP RUMAH TANGGA BARU
Ada 6 resep menghadapi rumah tangga yang baru, kita sudah melaksnakan ijab kabul dan disyahkan oleh para saksi serta di pimpin oleh seorang penghulu seta dihadiri oleh beberapa tamu undangan secara bersama satu ruangan tersebut mengatakan bahwa dua orang penganten ini sudah sah menjadi suami istri. seorang penghulu akan memberikan ketukan meja dan suatu bertanda sah nya menjadi suami istri sah menurut agama dan negara serta dalam lingkungan masyarakat, berbeda dengan pernikahan siri jika menikah siri mungkin sah menurut agam jka lengkap persyaratan agamanya dan tidak sah menurut negara sebab buku nikahnya belum ada atau tidak tercatat dalam dokumen negar kita. setelah sah menjadi pasangan suami istri hari hari selanjutya akan kita hadapi dengan berbagai ujian dan cobaan maka dengan menghadapi ujian dan cobaan tersebut ada beberapa perkawinan bisa berjalan baik dan benar supaya kedau pasangan suami istri harus mempunyai 6 konsep ini.
1. Niat yang lurus
Niat pernikahan tentu masing masing kita tetap ada jika ditanyakan kepada kita untuk apa kamu menikah tentu jawabanya berbeda beda ada yang menjawab untuk hidupan bahagia ada juga mengatakan agar cinta dan damai ada juga yang menjawab untuk melanjutkan keturunanan, apapun jawaban dari kedua maplai tentu tujuan mereka baik semua. menjalankan apa yang kita rencanakan tersebut tentu tidak mudah dan sangat tergantung kepada niat dari kita masing masing sebab niat ini sangat tegantung kepada kemaun kita untuk mesukseskan apa yang kita kerjakan, tentu tidak akan berhasil jika pada yang kita niatkan berbeda dengan apa yang kita kerjakan. sebagai seorang suami tentu dai akn memimpin rumah tanga dengan baik dan benar supaya ruamh tangganya bahagia dan sejahtera. jika kita bicara permasalahan niat tentu tergantung kepada diri kita masing masing, niat memang dalam hati namu bisa dinilai dengan apa yang dikerjakan untuk mensuksesan sesuatu jika kita ingin sesuatu itu baik tentu kita bernait dengan baik juga tapi jika kita tidak ada niat untuk kebaikan dalam hal yang kita kejakan maka kita tentu tidak ada niat dalam mensukseskan sesutu yang kita kerjakan. maka pasanglah niat dengan beanr dan baik setelah ijab kabul disahkan oleh para saksi dan penghulu.
2. Bangun Komunikasi Yang Baik
Komunikasi yang baik sangat perlu kita bangun dalam baru menepuh kehidupan yang sudah berbeda, dulu kita bujangan atau gadis tentu kita biasa memutuskan dengan sendiri mau pergi bisa pergi sendiri saja mau tidur mau bagaimana saja bisa kita putuskan sendiri kita tidak tau bagaimana hasilnya yang kita kerjakan sendiri sebab yang kita rasakan hanay diri kita sendiri. sangat berbeda sekali jiak kta sudh berdua haruslah kiat komunikasikan degan apsangan hidup kita dulu unguk berbuat dan melaksanakan sesutu tersebut. sebagai contoh kita ingin pergi ketemmapat teman kita harus minta izin dulu kepada pasangan kita jangan pergi sendiri dan kia tak boleh pergi jika kita tidak diizinkan oleh pasanga kita kita tidak boleh mengatalkan apa alasannya. dalam kehiduapn kelurga komunikasi adalah kunci utama, saling terbuka saling memahami dan saling menghormati ini akan mencegah kesalahpahaman. janagn malu mengungkapan apa yang ada dalam hati dan janagn juga malas atau segan mendengarkan dengan sabar dan ingin merubah kesalahan. komunikasi yang baik akan menambah kesuksesan dalam membangun kelurga yang bahgia. kita janagn mememntingkan ego kita masing masing sebab kita baru hidup bersama akan berbeda masa kita taruf atau pacaran dulu wktu kita pacaran atau baru kenal sebelum pernikahan kita saling mencintai dan saling menghargai kebanyakan orang yang telah menikah percakapan dan peruntukan ini banayk pudar karena dia banayk emnghadapi uian dan cobaab alam kehidupan dalam berkelurga. sekuat tenagga kita harus menjag kounkasi yang baik dan benar sehingga komunkasi tetap terjaga dengan harmonis dan aman..
3. Sabar Dan Saling Memaafkan
Sabar dan saling memafkan sebuah kunci yang jitu untuk menjalin hubungan yang baru dalam erumah tangga apalagi baru ijab kabul, hidup berumah tangga baru banyak permasalahan yang akan terjadi sebab kita tidak tau apa yang dimau oleh pasangan kita, sebagai contoh saja dalam bertutur kata atau dalam kehidupan sopan santaun apalagi dalam kehidupan mala ada yang suak pakai lampu tidur ada juga yang kipas angin ada juga yang tidak sama sekali. permasalahan ini sangat tergantung dalam kita menikapinya ada masalahnya bersabar dan ada juga kita harus memafkan untuk diri kita sebab tidak bisa kita paksakan kehendak kita sendiri. kesabaran yang dalam kehidupan baru berumah tangga akan banyak kita laksanakan sebab banyak yang kita temui tidak sama dengan kehidupan masa masa kita sendiri dan berteman biasa saja. banyak dalam menghadapi dengan sabar ini kita tidak mau dan tidak bisa sebab yang kita hadapi ini adalah manusia yang sangat bergerak dan sangat berbeda dengan kenyataanya. memafkan seseorang apalgi orang yang bersalah kepada kita terkadang kita susah memberikan maaf dalam kehidupan. orang yang kita cintai dia yang bersalah pada kita terkadang membuat kita susah juga memberiak maaf apalagi ada orang yang ketiga yang mengasut dalam hidup dan kehidupan ini. sebagai contoh dia masih menjalin hubungan dengan teman dekatnya dulu dia tidak memberiakn informasi kepada kiata dia mungki takut atau dengan alsan yang lain disaat dia berbuat salah apakah kita bia memberinya maaf, kesalahan demi kesalahan dalam rumah tangga pasti banyak akan terjadi maka seorang yang baru menikah sanagt dharapkan sangat logowo untuk memberikan maaf pada istri atau suami kita.
4. Penuhi Hak Dan Kewajiban
Dalam kehidupan kita ini dipenuhi dengan hak dan kewajiban kita masing masing, orang yang baik itu adalah orang yang mau menerima hak dan memenuhi kewajibannya. terkadang kalah kita mau menerima hak saja tidak mau memenuhi kewajiban sebagai contoh dalam berumahtangga kita wajib memberikan nafkah kepad istri kita ternyat uang yang kita miliki kita berikan kepada yang lain dalam artian uang kita ada cuman kita beroaka keada yang lain ingat kita sudah punya kewajiban yaitu memberiakan uang belanja dengan sekampuan kita, juga jangan lupa hak suami adalah dia harus dipatuhi sekali dia tidak menyuruh kepada kejelekkan. selagi kita dalam ruah tangga saling menjaga hak dan kewajiban daam berumah tangga insya allah ke;lurga kinah mawadah akan bisa kita bentu. banyak hak dan kewajiban ini dalnm berumah tangga baik dafi pihak suami dan maupun dipihak istri. kita harus mempelajari dan merenungkan apa saja hak kita dan apa saja kewajiban kita.
5. libatkan Allah Setiap Langkah
Renacana ditangan kita keputusan fina dikusai oleh allah SWT, kita ingin pergi kesuatu tempat sudah penuh dengan janji yang luar baisa namun ada juag halangan diantara kita ini haus kita terima denga lapang dad dengan alasan rencana ditangan kita namun keputusan ditangan yang maha kuasa. allah tidak akan memberikan sesuatu yang tidak sanggup kita hadapi namun kita harus menghadapi dengan sebaik baiknya sesui dengan iman dan ilmu kita, banyak juga orang yang tidak mampu menghadapi ujian dan cobaan yang bertubu tubidatangnya, apalagi dalam berumah tangga yang baru. melibatkan allah dalam permasalahan hidup berumah tangga sanagtlah penting sebab permaslahan dalam rumah tangga yang baru berjalan seumur jagung
6. Jaga Hubungan Dengan Orang Tua Dan Mertua
Setalah menikah kita menjadi milik suami dan suami punya tanggung jawab sendiri yaitu menjaga istrinya namun hubungan antara anak degan orang tua tidak bisa diputuskan begitu saja apalagi kita ada hubungan dengan orag tua istri atau orang tua suami. hormati orang tua dan hormati mertua kita. cara menghoamti keduanya tentuterkadang menjaga permasalahan dalm kehidupan berumah tangga terkadang kita tidak mau menrima kekurangan salah satu pihak atau kiat tingkat kesosilan yang berbeda, baik status kesosilan dan status kepangkatan. menghoramti mereka tentu kita haus juag menggunakan standar jangan kita menerimanya dengan keterpaksaan atau menerimanya dengan tekanan tertentu. taqdir memang tidak bisa kita ketahui ini adalah urusan allah swt namun kita dipaksakan menerima takdir juga tidak bisa kita paksakan karena kehendak allah dan kehendak manusia belum bisa ditentukan oleh manusia sendiri. hubungan baik antara sesama kita harus kita jaga dengan sebaik mungkin sebab banayk permasalahan yang tidak begitu besar bisa menjadi kehancuran dalam berumah tangga.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan