YONNEDI.M. S.Ag,.M.Pd

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
MANUSIA TAK PERNAH PUAS

MANUSIA TAK PERNAH PUAS

Jumat Berkah: Manusia Tak Pernah Puas

Bismillahirrahmanirrahim Segala puji bagi Allah semesta alam. Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad ﷺ, keluarga, sahabat, dan umat beliau hingga akhir zaman. semoga kita di pertemukan dengan nabi kita muhammad saw aamiin

Manusia dan Sifat Tidak Pernah Puas

Manusia diciptakan oleh Allah dengan berbagai keinginan dan harapan. Namun, salah satu penyakit hati yang sering menghinggapi adalah tidak pernah merasa cukup dengan apa yang dimiliki. Betapapun banyak harta, jabatan, atau kenikmatan yang telah didapat, manusia masih ingin lebih dan lebih lagi. kita secara pribadi boleh merasakannya coba kita renungkan dalam kehidupan kita yang umur kita sudah 40 tahun 50 tahun bahkan sampai 70 tahun coba kita lihat perjalanan hidup kita, mulai dari bawah sudah tamat kuliah bekerja punya istri punya anak punya cucu bagaimana kondisi yang kita hadapi..

Allah ﷻ berfirman:

"Bermegah-megahan telah melalaikan kamu, sampai kamu masuk ke dalam kubur." (QS. At-Takasur: 1–2)

Ayat ini mengingatkan bahwa sifat berlomba-lomba memperbanyak harta, kemuliaan, dan dunia sering membuat manusia lupa tujuan hidupnya.

Hadis tentang Ketidakpuasan Manusia

Rasulullah ﷺ bersabda:

"Seandainya anak Adam memiliki dua lembah harta, niscaya ia akan mencari lembah yang ketiga. Dan tidak akan memenuhi perut anak Adam kecuali tanah (kematian). Dan Allah menerima taubat siapa saja yang bertaubat." (HR. Bukhari dan Muslim)

Hadis ini menegaskan bahwa sifat tamak adalah bawaan manusia, kecuali bagi mereka yang berhasil menundukkan hawa nafsunya dengan keimanan.

banyak ayat dan hadist nabi yang memberikan peringatan kepada kita bahwa manusia ini banyak merasa tidak puas apa yang sudah dimilikinya. memang ketidak puasan kita ini jika kita artikan secara positif tentu akan bermakna baik seperti kenapa warung saya tidak maju seperti warung orang mungkin ada kekurangan warung kita baik dari segi pelayanan, dari segi lokasi, dari segi isi dari segi barang barang yang dijual. kita perfikir dan berbenah untuk kemajuan perkembangan warung kita tersebut. kemajuan tentu akan kita pertahankan bukan tidak merasa tidak cukup hasil warung tidak ada atau warung belum semega warung orang atau merasa belum cukup dari segi kesempurnaan fisik, begitu juga dengan pekerjaan kita sehari hari bukan merasa pekerjaan kita tidak merasa enak tapi persaingan dalam pekerjaan atau hasil yang kita perolaeh dalam pekerjaan tersebut.

Bahaya Tidak Pernah Puas

Menghilangkan rasa syukur Orang yang tidak puas akan sulit mensyukuri nikmat yang ada.

Menjerumuskan ke dalam dosa Sifat tamak bisa mendorong seseorang melakukan hal yang haram demi mendapatkan yang diinginkan.

Menguras waktu dan tenaga Hidup habis untuk mengejar dunia, lupa mempersiapkan bekal akhirat. sebuah contoh yang singkat kita tidak sempat melaksanakan sholat berjamaah setiap waktu dikeranakan pekerjaan atau istirahat namun jika kita renungkan sholat berjamaah itu tidak memakan waktu 30 menit cuman 15 menit setiap sholat tapi kita bermain dan melihat hp bisa lebih dari itu, ini sebagai contoh saja. orang yang kerjanya luar biasa seperti petani pedagang tukang dll pekerja berat namun bisa dia meluangkan waktu untuk sholat berjamaah. jika kita bekerja yang tidak seperti itu namun tidak bisa meluangkan waktu untuk sholat berjamaah apalagi untuk melaksanakan sholat setiap waktu tidak sempat kita kerjakan ini sangat membahayakan untuk kehidupan kita. menari harta atau jabatan kewajiban akhirat terlupakan.

Cara Mengatasi Sifat Tidak Puas

Perbanyak syukur Ingat bahwa setiap nikmat, sekecil apapun, adalah anugerah Allah. bersyukur bukan dengan mengucapkan saja namun kita harus mendalami syukuri tersebut bahkan dalam ketasufan kita harus mengatakan dengan lidah menikrarkan dengan hati dan dilaksanakan dengan perbuatan, iman dan syukur itu akan bersamaan jika di praktekkan.

Lihat yang di bawah, bukan yang di atas Rasulullah ﷺ bersabda:

"Lihatlah kepada orang yang berada di bawahmu, dan jangan melihat kepada orang yang berada di atasmu, agar kamu tidak meremehkan nikmat Allah yang diberikan kepadamu." (HR. Muslim)

penulis teringat kata zainudiin mz waktu masa masa mts dulu dia menceritakan " dulu ada seorang yang tidur dibawah pohon beringin angin sepoi sepoi sambil melihat keatas dia mengatakan kenapa buah pohon beringin ini kecil kecil padahal pohonnya besar allah ini tidak adil kenapa pohon besar buahnya kecil. lama kelamaan tertidur lah dia dibawah pohon tersebut dalam tidur nyenyak jatuh buah pohon beringin tersebut tepat diatas kepalanya langsung dia mengatakan asta,firullah untung buah beringin ini kecil jika besar buahnya mungkin kepala saya sudah pecah ... baru dia sadar setelah dapat ketidak enakkan dari apa yang dia ucapan sebelumnya.. terkadang kita juga seperti itu apa yang kita duka jahat namun kejahatan itu bisa berubah setlah menimbulkan keteguran dari yang kita sangka tersebut..

Sadari kefanaan dunia Dunia hanyalah sementara, yang kekal adalah akhirat. bahasa ini adalah bahasa seorang yang bisa merenungkan masa depan yang bisa dilihatnya dengan mata bathinnya yang luar biasa bukan dia melihat masadepan didunia saja tapi tembus ke akhirat sana..

Penutup

Jumat adalah hari penuh keberkahan, saat yang tepat untuk merenung: apakah kita sudah bersyukur, atau masih terus mengeluh dan merasa kurang? Mari kita perbaiki hati, hilangkan sifat tamak, dan perbanyak amal shaleh sebagai bekal menuju Allah. sudah berapa tahun kita lewati hari jumat ini kita selalu bermuhasabah diri... kita tidak tau jumat yang kita lewati dengan banyak tulisan kita baca yang banyak khutbah kita dengar tulisan mana atau perkataan mana yang bisa menyentuh bathin kita.

Allahumma inni a’udzu bika min qalbin laa yakhsha’, wa min nafsin laa tasyba’… Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari hati yang tidak khusyuk, dan dari jiwa yang tidak pernah puas.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post