PENYEBAB SAKIT ROHANI DAN JASMANI
Dalil:
"Ataukah mereka dengki kepada manusia (Muhammad) karena karunia yang telah diberikan Allah kepadanya?" (QS. An-Nisa: 54)
Orang yang dengki dapat kita lihat dalam kehidupan kita sehari hari baik lingkungan kerja maupun lingkungan tetangga dan keluarga dekat. dalam lingkungan kerja bisa kita melihat dengan banyak kondisi orang yang mengeluh hari ini baik dengan melihat teman yang lainnya maupun dengan melihat keberhasilan atau kedekatan dan lain sebagainya. dalam longkungan tetangga dapat juga kota lhat dengan melihat keberhasilan tetangganya tidak diterimanya dengan baik namun dia menduga dengan yang tidak benar. dalam lingkungan keluarga bisa juga dilihat dari segi keberhasilan usaha atau kerja adik kakak baik yang berhasil maupun tidak berhasil kebanyakanorang yang dengki tersebut selalu mencari penyebab dan salah menyalahkan, Dengki membuat hati gelisah, sulit bahagia melihat orang lain senang. baik secara nyata maupun secara kasat mata penilaian kepada orang dengki ini sangat mudah kita melihatnya dalam tingkah laku kehidupan sehari hari hari nya. tidak senang melihat orang sukses dan tidak senang melihat orang susah. yang dia senangi adalah kesenangan dia sendiri.
Nabi bersabda:
"Jauhilah hasad, karena sesungguhnya hasad memakan kebaikan sebagaimana api memakan kayu bakar." (HR. Abu Dawud, Ibnu Majah)
Penelitian psikologi menyebutkan bahwa iri hati memicu stres kronis, meningkatkan kadar hormon kortisol, sehingga melemahkan sistem imun dan mempercepat penuaan. api memakan kayu bakar begitu sendirian rasul kepada orang yang dengki. dengan lesatnya api memakan kayu bakar tersebut sehingga habislah kayu itu begitu juga dengan kebaikan kita kepada orang lain jika kita ada sifat dengki dalam kehidupan. belajar untuk meninggalkan sifat dengki ini tidak mudah sebab api tetap akan memakan kayu bakar sehingga menjadikan api tersebut tidak memakan kayu bakar lagi. api akan tetap sifatnya membakar kaena dia sudah ditakdirkan ole allah untk membakar jika kita menghilangkan sifat dengki sebaiknya memang kita sendiri yang dapat menghilanginya dalam artian berusaha dalam lubuk hati yang paling dalam berniat jika ada pemikiran atau keinginan hati sikap perbuatan yang mengarah kerah dengki langsung kita tingalkan.
2. SombongDalil:
"Dan janganlah kamu berjalan di muka bumi ini dengan sombong, karena sesungguhnya kamu sekali-kali tidak dapat menembus bumi dan tidak akan sampai setinggi gunung." (QS. Al-Isra: 37)
Sombong menutup hati dari kebenaran, membuat sulit menerima nasihat. kesombongan seseorang dapat kita lihat dari perkataan dan perbuatannya. dalam perkataan seakan akan dia yang bisa menyelsaikan masaalah atau dia yang telah menyelesaikan masaalah orang sombong tidak mau kalah, dalam perbuatannya dapat juga kita lihat seakan akan dia yang berbuat dan melakukan sesuatu seakan akan tidak ada bantuan orang lain. namun rasulullah menegaskan lebih tinggi lagi orang yang sombong tersebut bukan orang yang punya pakain rapi atau pakai dasi tapi orang yang sombong itu adalah menolak kebenaran. kebenaran disini adalah baik secara kelihatan itu benar atau dalam perbuatan dan tingkah laku dalam pergaulan. jalan orang sombong saja ada perbedaannya dengan orang yang tidak sombong.
"Tidak akan masuk surga orang yang dalam hatinya ada kesombongan walau seberat biji sawi." (HR. Muslim)
Penjelasan Kedokteran:
Orang sombong cenderung mengalami isolasi sosial, lebih mudah terkena depresi dan gangguan kecemasan. apa yang dia renacanakan tidak sesui dengan renacana tersebuta akan membuat seseorang marah dan menmbukan kerusakan dalam dirinya sendiri, betapa banyak orang yang meninggal dunia gara gara informasi yang dia terima tidak sesui dengan yang diaharapkan.
3. Takabur (meremehkan orang lain)
"Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh." (QS. Luqman: 18)
Takabur adalah sombong + merendahkan orang lain, Hal ini menjauhkan kita dari ukhuwah dan keberkahan.
Penjelasan Kedokteran:
Studi psikologi sosial menunjukkan orang yang sering merendahkan orang lain memiliki tingkat stres emosional tinggi dan berpotensi mengalami gangguan kepribadian narsistik.
4. Marah BerlebihanDalil:
"Dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang lain, Allah mencintai orang-orang yang berbuat kebaikan." (QS. Ali Imran: 134)
Hadis:
Nabi bersabda: "Bukanlah orang kuat itu yang menang dalam gulat, tetapi orang kuat adalah yang mampu menahan dirinya ketika marah." (HR. Bukhari & Muslim)
Penjelasan Kedokteran:
Marah memicu detak jantung cepat, tekanan darah naik, memicu penyakit jantung dan stroke bila sering dibiarkan. orang yang dapat menahan amarah itulah sebenarnya bisa menguasai dirinya dia bisa melihat kapan dia marah dan kapan dia tidak marah, banyak kita saksikan orang marah yang ditakuti oleh orang dengan alasan dia pemarah dia tidak bisa mengontrol marahnya sehingga dia melemparkan kemarahannya kepada bawahanya atau kepada keimgkungannya baik keluarga dan dirinya sendiri. marah akan merugikan kita sendiri tidak marah juga akan merugikan kita sendiri maka dari itu boleh marah tapi bisa kita kontrol sebab tak pernah marah kita juga tidak dihargai orang juga.
PENYEBAB SAKIT JASMANI 1. Tidur setelah Sholat Subuh dan AsharDalil:
Tidak ada larangan tegas, tetapi Nabi mendoakan keberkahan pagi:
"Ya Allah, berkahilah umatku pada waktu paginya." (HR. Abu Dawud)
Penjelasan Agama:
Ulama menganjurkan pagi digunakan untuk bekerja/aktivitas produktif, bukan tidur.
Tidur setelah Ashar dikhawatirkan membuat tubuh lemas dan mengganggu waktu magrib.
Penjelasan Kedokteran:
Tidur pagi terlalu lama dapat mengacaukan ritme sirkadian, memicu kantuk berlebihan siang hari, obesitas, dan gangguan metabolisme.
2. Tidur Terlalu Larut (setelah jam 10 malam)Dalil:
Nabi menganjurkan tidur lebih awal setelah shalat Isya, dan bangun malam untuk tahajud. (HR. Bukhari – dari Aisyah ra.)
Penjelasan Kedokteran:
Tidur larut malam meningkatkan risiko gangguan hormon, menurunkan imun, memicu obesitas, hipertensi, dan gangguan mental.
3. Makan Malam Terlalu LarutDalil:
"Makanlah dan minumlah, tetapi jangan berlebihan." (QS. Al-A’raf: 31)
Penjelasan Kedokteran:
Makan lewat dari jam 7 malam meningkatkan risiko asam lambung naik, obesitas, dan kualitas tidur buruk.
Studi menunjukkan orang yang makan larut malam memiliki kadar gula darah lebih tinggi pada pagi harinya.
4. Makanan Instan dan Tidak SehatDalil:
Islam mengajarkan memilih makanan halal & thayyib (baik):
"Wahai manusia, makanlah dari (makanan) yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi." (QS. Al-Baqarah: 168)
Penjelasan Kedokteran:
Makanan instan tinggi natrium, pengawet, lemak trans → meningkatkan risiko hipertensi, kolesterol, kanker usus, dan penyakit jantung.
WHO menyarankan membatasi konsumsi makanan olahan demi kesehatan jangka panjang.
KESIMPULAN DAN NASIHAT
Sakit rohani bersumber dari hati yang kotor (dengki, sombong, takabur, marah), cara mengobatinya dengan taubat, dzikir, membaca Al-Qur’an, dan bergaul dengan orang saleh.
Sakit jasmani banyak disebabkan pola hidup yang tidak seimbang (tidur, makan, aktivitas). Islam mengajarkan pola hidup sehat sejak 1400 tahun lalu: makan secukupnya, tidur cukup, dan menjaga waktu ibadah.
Ilmu kedokteran modern semakin menguatkan ajaran Islam bahwa kesehatan jiwa dan raga saling berkaitan
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
