YONNEDI.M. S.Ag,.M.Pd

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
'AIR BAH MENGUJI, ALUMNI YASTU BERSATU KEMBALI'

'AIR BAH MENGUJI, ALUMNI YASTU BERSATU KEMBALI'

Puluhan tahun lalu, YASTU bagi kami bukan sekadar tempat belajar. Ia adalah rumah kedua, tempat kisah-kisah indah ditorehkan. Setiap pagi ada yang datang lebih awal, ada yang tiba siang menjelang, berjalan kaki ataupun menumpang motor tua menuju gerbang YASTU. Kami berasal dari Taluk, Duo Koto, Guguk, Padang Magek, Tanjung Sawah, dan sekeliling Malalo. Bahkan dari luar daerah; Atar, Ombilin, Solok, Sabu, Gunung Rajo, dan berbagai provinsi lain. Dari tempat sederhana inilah banyak di antara kami tumbuh menjadi guru, hakim, pengusaha, pemimpin masyarakat, dan orang-orang yang diberi amanah besar. Semua bermula dari ruang-ruang sederhana YASTU yang mengajarkan ilmu, disiplin, dan akhlak.

Tahun 2000 adalah kenangan pertama ketika air bah menghampiri kawasan sekolah. Waktu itu, belum ada batang air di depan YASTU. Aliran dari Duo Koto mencari jalur baru dan lewat di samping sekolah kami. Kami terkejut, namun bersyukur karena ruang belajar tetap selamat. YASTU tetap berdiri dengan keteguhan yang membuat kami bangga. Namun tahun 2025 menghadirkan kisah yang berbeda. Tanggal 24 November 2025, aliran air bah yang dahulu hanya menjadikan YASTU sebagai tempat lewat, kini mengamuk lebih besar. Aliran baru itu menghantam bangunan sekolah, merusak ruang belajar, memporakporandakan beberapa WC, dan mengancam bangunan lainnya yang sampai hari ini masih berisiko roboh karena hujan belum mereda. Tempat yang dulu menjadi saksi tawa, harapan, dan masa depan kami kini terluka parah.

Kami, para alumni, menahan pedih melihat gambar dan kabar itu dari rantau. Dari tempat tinggal yang jauh, kami hanya bisa menengadahkan doa sambil mengingat masa-masa ketika tempat itu menjadi ladang ilmu dan kasih sayang. Kini, hati kami tergerak untuk berbuat. Apa pun yang kami miliki—pemikiran, tenaga, maupun harta—akan kami persembahkan untuk membangunkan kembali YASTU. Bagi yang diberi rezeki lebih lewat usaha, perdagangan, atau jabatan, kami siap mengumpulkan bantuan berupa dana. Bagi yang tinggal di kampung, tenaga dan gotong royong menjadi sumbangan yang sangat berarti. Bagi yang berpendidikan, kami siap menyusun proposal, mengajukan permohonan bantuan kepada pemerintah pusat, provinsi, maupun lembaga-lembaga lain. Kami tidak akan tinggal diam. YASTU pernah menguatkan kami, kini giliran kami menguatkan YASTU.

Seolah harapan kami tenggelam bersama air bah itu, namun kami tidak akan membiarkannya hanyut begitu saja. Kami memiliki wadah—Persatuan Alumni YASTU—yang kini menjadi tempat kita bersatu. Dari wadah inilah kita ingin memulai langkah besar. Sumbangan dan dukungan alumni sangat dibutuhkan pada saat seperti ini. Tidak peduli besar kecilnya, tidak memandang kaya atau sederhana, semua bernilai sangat berharga. Mulai detik ini, kami mengajak seluruh alumni dari Aceh hingga Papua, bahkan yang berada di luar negeri, untuk mengulurkan tangan. Kita berasal dari satu almamater. Kita berasal dari satu sumber cahaya yang sama.

Kami ingin YASTU berdiri kembali, kokoh seperti dulu—bahkan lebih baik. Untuk para guru kami yang setia mengabdi, meski hidup mereka tak selalu berkecukupan, tetapi tetap mengajar dengan penuh keikhlasan. Untuk adik-adik yang kini berjuang menuntut ilmu. Dan untuk masa depan YASTU yang akan terus melahirkan generasi berilmu dan berakhlak.

Semoga langkah kecil ini menjadi awal kebangkitan besar. Semoga YASTU kembali berdiri—bukan hanya sebagai bangunan, tetapi sebagai tempat lahirnya harapan.

Kami alumni YASTU, akan selalu pulang untuk membantu.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post