Yuli Marhaeni

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Siapkan Ujian, MTsN 4 Bantul Gelar Achievement Motivation Training

Siapkan Ujian, MTsN 4 Bantul Gelar Achievement Motivation Training

Bantul ( MTsN 4 Bantul )- Pada Rabu (01/04/2026) di Masjid Bai’tul Ilmi MTsN 4 Bantul berjumlah 247 siswa kelas IX mengikuti kegiatan Achievement Motivation Training (AMT). Kegiatan bertema “Bangkitkan Potensi, Raih Prestasi Terbaik, Dari MTsN 4 Bantul Ukir Masa Depan” ini digelar sebagai bentuk pembekalan spiritual menjelang Tes Kompetensi Akademik Daerah (TKAD) dan Nasional. Para siswa tampak khusyuk mengikuti setiap rangkaian acara dengan penuh penghayatan.

Kepala MTsN 4 Bantul, Sugeng Muhari, dalam sambutannya menekankan pentingnya kesiapan tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga mental. Sugeng mengingatkan bahwa keberhasilan siswa ditentukan oleh keseimbangan antara usaha belajar dan kekuatan batin. “Jangan hanya mengandalkan teori, tetapi siapkan juga mental yang kuat agar mampu menghadapi ujian dengan percaya diri,” ujarnya.

Sementara itu, motivator Afif Hidayatullah, M.Ak., memberikan penguatan terkait pentingnya pola pikir dalam menentukan masa depan. Afif menegaskan bahwa kebiasaan positif akan membentuk karakter yang pada akhirnya menentukan nasib seseorang. “Jika kalian ingin sukses, mulailah dari cara berpikir yang benar, karena dari situlah semua berawal,” tuturnya di hadapan para peserta.

Wakil Kepala Madrasah bidang Kurikulum, Rr. Mudyastuti Wr, turut memberikan tanggapan bahwa kegiatan AMT ini menjadi bagian penting dalam strategi pembinaan siswa secara menyeluruh. Menurutnya, selain pembelajaran di kelas, penguatan motivasi dan spiritualitas sangat diperlukan untuk menunjang kesiapan siswa menghadapi ujian. “Kami berharap melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya siap secara akademik, tetapi juga memiliki mental tangguh, optimisme tinggi, dan karakter yang kuat untuk meraih hasil terbaik,” ungkapnya.

Puncak acara berlangsung penuh haru ketika para wali kelas memberikan nasihat terakhir kepada siswa. Tangis pecah saat siswa satu per satu menghampiri wali kelas untuk memohon doa restu. Momen tersebut menciptakan ikatan emosional yang kuat antara guru dan siswa, sekaligus menjadi penyemangat bagi mereka dalam menghadapi ujian yang akan datang. (yul)

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post