Yuli Marhaeni

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Rawat Bumi, Wujudkan Iman DWP MTsN 4 Bantul Bergerak di Mangrove Baros

Rawat Bumi, Wujudkan Iman DWP MTsN 4 Bantul Bergerak di Mangrove Baros

Bantul (MTsN 4 Bantul) – Menjaga kelestarian alam menjadi bagian penting dari pengamalan nilai-nilai keimanan. Semangat tersebut diwujudkan Dharma Wanita Persatuan (DWP) MTsN 4 Bantul melalui kegiatan ekoteologi di kawasan mangrove Baros, Bantul, Selasa (11/8/2026). Kepala Tata Usaha MTsN 4 Bantul, Nur Latif, membersamai anggota DWP MTsN 4 Bantul, Dewi Sulistyowati dan Eva Anggraini, dalam kegiatan yang dibuka Ketua DWP Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul, Siti Yulaikah. Kegiatan tersebut mengusung semangat menyatukan iman dan kepedulian terhadap lingkungan melalui aksi nyata menjaga bumi.

Dalam sambutannya, Siti Yulaikah menegaskan bahwa ekoteologi tidak berhenti pada pemahaman keagamaan, tetapi mendorong perubahan sikap dan tindakan dalam menjaga lingkungan. Manusia diharapkan tidak lagi memandang diri sebagai penguasa alam, melainkan sebagai khalifah yang memiliki amanah untuk merawatnya. “Menanam pohon, mengurangi sampah plastik, serta menghemat air dan energi merupakan bentuk nyata kepedulian agar lingkungan tetap nyaman dan bumi berkelanjutan bagi generasi mendatang,” pesannya. Kegiatan dilanjutkan dengan aksi penanaman mangrove dan pembersihan kawasan sebagai wujud kepedulian terhadap kelestarian ekosistem pesisir.

Kawasan mangrove Baros berada di sekitar muara Sungai Opak, Dusun Baros, Kalurahan Tirtohargo, Kapanewon Kretek, serta kawasan Tegalsari/Rejo, Kalurahan Srigading, Kapanewon Sanden, Kabupaten Bantul. Kawasan ini merupakan bagian penting dari upaya konservasi pesisir yang mendapat dukungan pemerintah daerah. Pengembangan konservasi mangrove Baros diperkuat melalui Keputusan Bupati Bantul Nomor 265 Tahun 2012 tentang Pembentukan Kelompok Pelaksanaan Teknis Kegiatan (KPTK) Program Hutan Mangrove Berbasis Masyarakat dan Keputusan Bupati Bantul Nomor 284 Tahun 2014 tentang Pencadangan Kawasan Konservasi Taman Pesisir di Kabupaten Bantul.

Nur Latif sebagai KTU MTsN Bantul dan istri menyambut positif kegiatan ekoteologi tersebut. Menurutnya, keterlibatan dalam pelestarian lingkungan memberikan pengalaman berharga bahwa kepedulian terhadap alam dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana namun bermakna. “Kegiatan ini mengingatkan kita bahwa menjaga alam bukan sekadar kewajiban sosial, tetapi juga bagian dari ibadah dan wujud syukur kepada Sang Pencipta. Penanaman mangrove dan aksi bersih kawasan menjadi pembelajaran nyata bahwa iman harus hadir dalam tindakan. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan mampu menumbuhkan kepedulian lingkungan, tidak hanya di kalangan anggota DWP, tetapi juga menjadi inspirasi bagi warga madrasah dan masyarakat,” ungkapnya. (yul)

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post