Dari Masjid Baitul Ilmi, Siswa MTsN 4 Bantul Mantapkan Doa dan Persiapan Hadapi Ujian
Bantul (MTsN 4 Bantul) — MTsN 4 Bantul kembali melaksanakan kegiatan rutin Jumat pagi yang diikuti peserta didik kelas IX A hingga IX H di Masjid Baitul Ilmi, Jumat (9/10/2026). Kegiatan diawali dengan doa mujahadah sebagai ikhtiar spiritual untuk memohon pertolongan dan kemudahan dari Allah Swt. dalam menuntut ilmu serta meraih hasil terbaik. Seluruh peserta didik didampingi oleh wali kelas masing-masing. Kegiatan ini difokuskan untuk mempersiapkan mental, spiritual, dan kesungguhan belajar siswa dalam menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA/TKAD).
Usai doa mujahadah, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Ketty Astuti, memberikan pengarahan tentang cara mempersiapkan diri untuk meraih kesuksesan, termasuk memperoleh hasil belajar yang maksimal. Dalam nasihatnya, Ketty menekankan bahwa keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kegiatan belajar, tetapi juga oleh kedisiplinan, konsistensi, doa, serta kedekatan kepada Allah Swt. “Jika ingin meraih hasil yang terbaik, kalian harus membiasakan diri belajar secara rutin, menjaga kedisiplinan, dan tidak lupa memohon pertolongan Allah Swt. melalui pelaksanaan ibadah wajib maupun sunah dengan sebaik-baiknya,” pesannya kepada para siswa.
Ketty juga mengingatkan bahwa persiapan menghadapi TKA/TKAD harus dilakukan secara sungguh-sungguh dan berkelanjutan, bukan hanya menjelang pelaksanaan ujian. Siswa diharapkan mampu mengatur waktu, mengulang materi pelajaran, berlatih mengerjakan soal, menjaga kesehatan, serta meminta doa restu orang tua dan guru. Menurutnya, usaha yang maksimal perlu disertai doa dan tawakal agar peserta didik memiliki kesiapan yang lebih baik dalam menghadapi ujian. Keseimbangan antara ikhtiar akademik dan penguatan spiritual diharapkan dapat menumbuhkan rasa percaya diri serta semangat pantang menyerah pada diri setiap siswa.
Wali kelas IX B, Wijiyati, yang turut mendampingi peserta didik dalam kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa doa mujahadah dan pengarahan rutin Jumat pagi menjadi pengingat penting bagi siswa untuk mempersiapkan diri secara menyeluruh. Wiji berharap kegiatan ini tidak sekadar menjadi rutinitas, tetapi benar-benar membentuk kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari. “Kami berharap anak-anak semakin rajin belajar, menjaga ibadah, menghormati orang tua dan guru, serta memiliki keyakinan bahwa setiap usaha yang dilakukan dengan sungguh-sungguh akan membawa hasil yang baik. Semoga seluruh siswa kelas IX diberikan kemudahan, kelancaran, dan hasil terbaik dalam menghadapi TKA/TKAD,” ungkapnya. Melalui kegiatan ini, MTsN 4 Bantul terus menguatkan sinergi antara pembinaan akademik dan spiritual untuk mengantarkan peserta didik meraih prestasi yang membanggakan.(yul)
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
