Yuli Marhaeni

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Dari MTsN 4 Bantul Menuju Semangat Kompetisi Madrasah DIY 2026 Digelorakan

Dari MTsN 4 Bantul Menuju Semangat Kompetisi Madrasah DIY 2026 Digelorakan

Bantul (MTsN 4 Bantul) — Kepala MTsN 4 Bantul, Sugeng Muhari, menghadiri pembukaan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) dan Pekan Kompetisi Madrasah (PKM) tingkat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) di MAN 1 Yogyakarta, Jumat (2/10/2026). Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Bidang Pendidikan Madrasah (Kabid Penmad) Kanwil Kementerian Agama DIY dan dihadiri jajaran pejabat Kemenag serta kepala madrasah se-DIY. Pembukaan ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam mengembangkan potensi dan prestasi peserta didik madrasah di berbagai bidang.

OMI tingkat DIY akan diselenggarakan pada 5–6 Oktober 2026 bertempat di MAN 1 Yogyakarta. Ajang tersebut menjadi wadah bagi peserta didik madrasah untuk mengembangkan kemampuan akademik, meningkatkan pengalaman berkompetisi, serta membangun semangat berprestasi. Sementara itu, PKM tingkat DIY dijadwalkan berlangsung pada 17–18 November 2026 di Kabupaten Bantul dengan berbagai cabang kompetisi yang menjadi bagian dari pembinaan prestasi peserta didik madrasah.

Kepala MTsN 4 Bantul, Sugeng Muhari, menyampaikan bahwa pembukaan OMI dan PKM tingkat DIY menjadi kesempatan penting bagi madrasah untuk menyatukan semangat dalam memberikan ruang terbaik bagi peserta didik untuk berkembang. “Kegiatan ini bukan semata-mata tentang meraih juara, tetapi juga menjadi sarana membangun karakter, sportivitas, disiplin, kerja keras, dan kepercayaan diri peserta didik. MTsN 4 Bantul siap mendukung dan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sebaik-baiknya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Sugeng berharap pelaksanaan OMI dan PKM tingkat DIY dapat berjalan lancar, tertib, dan menjunjung tinggi sportivitas. Sugeng juga mengajak seluruh guru dan peserta didik untuk mempersiapkan diri secara optimal melalui pembinaan yang terarah serta dukungan bersama antara madrasah, guru pembimbing, peserta didik, dan orang tua. “Semoga dari ajang ini lahir generasi madrasah yang berprestasi, berkarakter, dan mampu membawa nama baik madrasah serta DIY di tingkat yang lebih tinggi,” pungkasnya.(yul)

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post