Yuswanto Raider

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Dharma Wanita SMAN 1 Gondang, Berkomitmen Tinggi Sukseskan Program SIKAP 2026
Rini Ekawati (Baju Batik Nomor Dua Dari Kiri) Selaku Ketua Dharma Wanita Persatuan SMAN 1 Gondang, Bersama Jajaran Pengurus dan Anggotanya, Berpartisipasi Aktif Menyukseskan Program SIKAP di SMAN 1 Gondang, Pada Minggu, 25 Januari 2026. (Foto-Foto : Humas SMAN 1 Gondang, Ayojatim.com/radarmojokerto.jawapos.com/kominfo.jatimprov.go.id)

Dharma Wanita SMAN 1 Gondang, Berkomitmen Tinggi Sukseskan Program SIKAP 2026

SMAN 1 Gondang lagi-lagi memunculkan inovasi kolaboratif. Apalagi dalam rangkaian peluncuran program Sekolah Inovasi Ketahanan Pangan (SIKAP), yang diluncurkan serentak Gubernur Jawa Timur, tepatnya pada Minggu, 25 Januari 2026, bertempat di SMKN 1 Plosoklaten Kediri.

Gubernur Khofifah Indar Parawansa secara tegas menyatakan, program SIKAP menjadi bagian dari upaya strategis Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam memperkuat ketahanan pangan berkelanjutan berbasis pendidikan. Dalam peluncuran SIKAP yang melibatkan sedikitnya 110.481 guru, murid, dan pramuka.

Pada moment ini, Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) memberikan penghargaan kepada Pemprov Jatim sebagai Pelopor dan Pelaksana Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan Terbanyak pada Satuan Pendidikan. Setidaknya melibatkan 754 sekolah jenjang SMA, SMK, SLB, baik negeri dan swasta dari 38 Kabupaten dan Kota di Jawa Timur.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, sebagaimana dilansir dalam **(censored)** , yang terbit 26 Januari 2025, Aries menyampaikan, SIKAP merupakan wujud pendidikan yang relevan dengan tantangan masa depan.

“Program ini menjadi bentuk pendidikan yang hidup, yang menanamkan nilai kemandirian pangan berkelanjutan, kepedulian terhadap lingkungan, serta semangat gotong royong sejak bangku sekolah,” kata Aries penuh harap dan tetap optimistis untuk mewujudkan Jawa Timur sebagai Gerbang Baru Nusantara.

Selanjutnya, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten dan Kota Mojokerto, Pinky Hidayati, S.Psi., M.Psi., seperti termuat dilaman **(censored)** , menyatakan aksi di Mojokerto melibatkan 1.416 guru dan tenaga kependidikan serta 6.619 murid sesuai ketentuan data dukung pencatatan MURI.

"Saya bangga dan bersyukur SMA, SMK, SLB negeri dan swasta di Kabupaten maupun Kota Mojokerto bisa berpartisipasi aktif dalam dua Pemecahan Rekor MURI ini. Yaitu, sebagai Pelopor dan Pelaksana Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan (SIKAP) terbanyak Satuan Pendidikan serta Pemrakarsa Gerakan Penanaman Ragam Tanaman Produktif dan Penaburan Benih Ikan Serentak," ungkap Pinky Hidayati serius.

Menurut Pinky Hidayati, lembaga sekolah memiliki peran strategis dalam memperkuat ketahanan pangan melalui pembelajaran kontekstual. Integrasi kebun sekolah, pemanfaatan lahan terbatas, dan edukasi gizi, sehingga mampu membentuk siswa yang sadar pangan, kreatif, dan bertanggung jawab terhadap konsensus pembangunan berwawasan lingkungan.

"Saat murid dikenalkan pada proses pangan yang sehat dan berkelanjutan, kita sedang menyiapkan generasi yang tangguh, mandiri, dan peduli," ujar Pinky Hidayati yang turut membersamai Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa dilokasi peluncuran SIKAP, tepatnya di SMKN 1 Plosoklaten, Kabupaten Kediri.

DHARMA SIKAP

SMAN 1 Gondang dibawah kepemimpinan Johan Bahrudin, S.Kom., MT., bergerak cepat dan lugas untuk merespons peluncuran program SIKAP. Puluhan guru dan murid pun sudah siap-siap untuk menunjukkan dukungan dengan komitmen tinggi. Apalagi, SMAN 1 Gondang secara prinsip sudah melaksanakan program School Food Care (SFC) dengan baik dan bermitra dengan PPLH Seloliman.

“Segenap guru dan murid sangat antusias mendukung sekaligus melaksanakan SIKAP dilingkungan sekolah. Tentu saja hal itu sudah diawali dengan pelaksanaan SFC yang tertata dan terbukti membuahkan hasil. Oleh karenanya, pada peluncuran SIKAP ini pun, segala sesuatunya sudah disiapkan jauh-jauh hari,” ungkap Johan Bahrudin sembari mendampingi guru dan murid yang mengikuti peluncuran program SIKAP secara daring di aula Majapahit.

Pada peluncuran program SIKAP, lanjut Johan Bahrudin, sekolahnya melakukan penanaman berbagai jenis tanaman produktif jenis buah-buahan. Seluruhnya ditaman di halaman belakang sekolah. Aksi penanaman itu dilakukan guru, murid, dan bahkan pengurus Darma Wanita Persatuan SMAN 1 Gondang.

Masih menurut Johan Bahrudin, area SFC disekolahnya sudah komplit. Mulai kolam ikan, tabulampot, ternak ayam petelur dan pedaging, budidaya jamur, hingga produksi magot. Potensi itu nantinya yang akan dikembangkan lebih spesifik demi mendukung kesuksesan program SIKAP. Apalagi sekolah ini juga sudah mendapatkan pembinaan intensif dari lembaga swadaya masyarakat berbasis lingkungan hidup, yaitu PPLH Seloliman Trawas.

“Kita sudah menciptakan inovasi khusus dalam menyambut program SIKAP. Tim sekolah sudah menciptakan inovasi bernama SASISATAP (Satu Siswa Satu Tanaman Produktif, red.). Saat ini masih tahap sosialisasi program dan awal Februari 2026 nanti, kita sudah mulai pelatihan teknis bagi murid maupun guru,” ungkap Johan Bahrudin meyakinkan kondisi.

Potensi SMAN 1 Gondang, lanjut Johan Bahrudin, dari awal sudah berdaya upaya memberdayakan sebagai model edukasi berbasis lingkungan. Oleh karenanya, inovasi SASISATAP juga terwujud dan terinspirasi dari berbagai hal yang dilakukan dalam pelaksanaan program SFC.

“Tentang apa dan bagaimana inovasi SASISATAP itu dilakukan dan menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program SIKAP, pada saatnya nanti akan kita publikasikan. Bagaimana pun semua berproses dan ada tahapannya. SASISATAP itu nantinya secara faktual akan menjadi bagian esensial dalam penguatan pendidikan karakter,” ujar Johan Bahrudin sambil menunjukkan berkas inovasi SASISATAP yang telah disusun sekolahnya.(UseOneTo)

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post