Yuswanto Raider

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Mahasiswa Unair Jadi Sahabat Fight Bullying Bagi Pelajar SMAN 1 Gondang
Suasana Pembukaan Giat Sosialisasi Anti Bullying Oleh Mahasiswa Universitas Airlangga Surabaya yang Melaksanakan BBK-7 di SMAN 1 Gondang, Pada Senin, 12 Januari 2026. (Foto-foto : Yuswanto Raider)

Mahasiswa Unair Jadi Sahabat Fight Bullying Bagi Pelajar SMAN 1 Gondang

SMAN 1 Gondang menunjukkan komitmennya sebagai sekolah anti perundungan (anti bullying, red.). Hal itu dibuktikan dengan kegiatan Sosialisasi Anti Bullying yang dilakukan sejumlah mahasiswa Universitas Airlangga (Unair, red.) Surabaya. Tepatnya dilaksanakan pada Senin, 12 Januari 2026 bertempat di Aula Majapahit SMAN 1 Gondang.

Adapun kegiatan sosialisasi itu, dikemas dalam tema Sahabat Fight Bullying BBK-7 Unair Goes To School. Kegiatan yang menarik itu diikuti sekitar 80-an pelajar SMAN 1 Gondang. Peserta merupakan perwakilan dari kelas X dan kelas XI, termasuk pengurus OSIS dan MPK, yang dalam pelaksanaannya juga didampingi para guru bimbingan konseling (BK).

Kepala SMAN 1 Gondang, Johan Bahrudin, S.Kom., MT., menyatakan rasa syukurnya atas kepedulian Unair pada sekolahnya. Setidaknya, mahasiswa Unair dari BBK-5, BBK-6, dan sekarang BBK-7, selalu peduli dan berkonstribusi untuk pelajar maupun warga SMAN 1 Gondang.

“Saya atas nama sekolah, selalu menyambut baik para mahasiswa Unair yang melaksanakan kegiatan BBK (Belajar Bersama Komunitas, red.). Apalagi dari giat-giat BBK sebelumnya, sangat bermanfaat dalam menambah wawasan dan keterampilan para pelajar. Prinsipnya, sekolah ini juga berkomitmen anti bullying sampai kapan pun,” ungkap Johan Bahrudin bersemangat.

Khusus pada giat BBK-7 sekarang, lanjut Johan Bahrudin, justru sangat penting. Karena membahas anti bullying disekolah. Meskipun pelajar SMAN 1 Gondang sudah beberapa kali menerima materi anti perundungan, tentu akan lebih tegas bilamana yang memberikan materi dari kampus. Apalagi kampusnya Universitas Airlangga Surabaya.

ANTI KEKERASAN

Sementara itu, Mohamad Asmunir, S.Pd., selaku Wakasek Humas sekaligus Ketua Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan SMAN 1 Gondang (PPKS, red.), memberikan sambutan sebelum giat sosialiasai anti bullying dikendalikan mahasiswa Unair. Mengingat Kepala SMAN 1 Gondang sedang bergiat dikantor Cabdindik Mojokerto Raya.

“Pelajar sekolah ini harus berani melawan bullying, apapun bentuknya. Oleh karenanya, pelajar harus menyiapkan mental agar bisa dan mampu melawan bullying. Sehingga para pelajar akan memiliki keterampilan, kemampuan, dan keberanian yang kuat untuk melawan bullying,” ucap Mohamad Asmunir dengan lantang.

Lebih jauh, Mohamad Asmunir mengingatkan. Pelajar yang punya keluhan maupun trauma akibat bullying, harus menyampaikan keluhannya. Keluhan bisa disampaikan kepada guru, walikelas, guru BK, dan bahkan pada para wakil kepala sekolah. Sehingga akan segera diberikan solusi dan penanganan yang memadai, bijak, dan adil.

“Untuk menyampaikan keluhan seperti itu, pastinya butuh keberanian. Oleh karenanya, dengan hadirnya mahasiswa Unair, saya berharap anak-anak yang ikut giat ini betul-betul menyerap materinya. Sehingga akan mampu mempertegas sikap bersama sekolah untuk mencegah segenap tindakan bullying yang ada disekitar kita,” ucap Mohammad Asmunir memotivasi.

DRAMA SIMBOLIS

Ada yang unik sekaligus kreatif pada giat sosialisasi anti bullying kali ini. Tim Mahasiswa BBK-7 Unair, menyampaikan materi sangat menarik. Tak hanya materi yang dipaparkan dalam slide, tetapi para mahasiswa Unair juga menyajikan materi dalam berbagai bentuk drama bullying. Alhasil, peserta pun sangat antusias untuk mengikuti hingga tuntas. Apalagi setiap peserta yang mampu menjelaskan sajian drama, langsung mendapatkan doorprise.

Salah satu mahasiswa Unair, menjelaskan tentang beberapa jenis bullying yang biasa terjadi. Pertama, Physical Bullying (memukul, mendorong, menendang, meludahi, menjambak, dan sejenisnya). Kedua, Verbal Bullying (menghina, mengejek, memaki, mengejek nama orangtua, dan mengancam).

Ketiga, Social Bullying (menyebarkan rumor yang tidak benar, mengucilkan teman, mempermalukan teman di depan umum). Keempat, Cyber Bullying (mengancam, mengejek, memaki, mempermalukan orang melalui media sosial).

“Dari keempat jenis perilaku bullying itu, jenis yang keempat paling besar resikonya. Sehingga pelajar harus tahu dan hati-hati. Jangan pernah sekalipun melakukan tindakan bullying yang di-upload ke medsos. Manfaatkan medsos dengan bijak dan memberi manfaat untuk belajar,” ucap salah satu mahasiswa Unair yang menjadi narasumber.

Sekedar diketahui, sembilan mahasiswa BBK-7 Unair yang melakukan pengabdian di SMAN 1 Gondang terdiri dari Talitha Sahda Uzla Tsany (Kedokteran Gigi); Alexa Inhida Laudya Nadindra (Hukum), Almer Raditya Ghani (Hukum), Andhika Aryaputra (Akuntansi), Alvian Raditya Saputra (Ekonomi Islam), Sherrina Oktaviani (Manajemen), Sahla Nur Abidah (Kedokteran Hewan), Eza Ridha Rizkia (Ilmu informasi dan Perpustakaan), dan Annisa Syafa Khoirina (Teknik Industri).

Pelajar SMAN 1 Gondang menyatakan ketertarikannya saat menerima materi. Metode penyampaian materi dengan metode drama, menjadi salah satu yang menarik. Peserta dapat menyaksikan dan langsung berpikir untuk memberikan analisa sekaligus menjelaskan. Sehingga antara materi penjelasan dan drama yang disajikan mudah dipahami.

Zahra, salah satu peserta kelas XI dari unsur OSIS, menyatakan bilamana materi kali ini sungguh menarik. Selain materinya yang menarik, cara penyajiannya juga asyik, rileks, dan menyenangkan. Peserta pun tetap fokus dan mengikuti materi hingga selesai acaranya.

“Adegan yang disajikan menarik. Selain menyaksikan acting dan alur cerita, peserta ditantang untuk menganalisa dan menjelaskan. Disinilah kita akhirnya mudah memahami materi dengan adanya drama singkat yang relevan. Terima kasih kakak-kakak mahasiswa Unair,” ujar Zahra penuh semangat yang diamini beberapa peserta lainnya.(UseOneTo)

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post