Yuswanto Raider

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
SMKN 12 Surabaya Suguhkan LDKS OSIS Berbasis Lingkungan Bersama PPLH Seloliman
Kepala SMKN 12 Surabaya, Lilik Majidatut Zahro, M.Pd., Ketika Turut Menyusuri Jalur yang Akan Digunakan Untuk Giat Caraka Bagi Peserta LDKS OSIS dan MPK Dikawasan PPLH Seloliman, Pada Senin, 19 Januari 2026. (Foto-foto : Yuswanto Raider)

SMKN 12 Surabaya Suguhkan LDKS OSIS Berbasis Lingkungan Bersama PPLH Seloliman

SMKN 12 Surabaya kian bersinar dengan berbagai inovasi dan prestasinya. Termasuk dalam program pembinaan kesiswaan, khususnya ketika menggembleng pengurus OSIS dan MPK. Tak tanggung-tanggung, kali ini pengurus OSIS dan MPK harus berjibaku dengan alam pegunungan dan hutan yang masih natural.

Melalui inovasi kelompok kerja (Pokja) kesiswaan, akhirnya untuk giat Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) sangat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Giat LDKS bagi Pengurus OSIS dan MPK periode 2025/2026, sengaja digelar dengan menempatkan basecamp di Pusat Pendidikan Lingkungan Hidup (PPLH) Seloliman, Trawas, Kabupaten Mojokerto.

Kepala SMKN 12 Surabaya, Lilik Majidatut Zahro, M.Pd., menyatakan bila inisiatif pelaksanaan LDKS kali ini berasal dari Pokja Kesiswaan. Tentunya dengan penanggungjawab langsung adalah Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan. Jauh-jauh hari sebelum dilaksanakan, Pokja kesiswaan sudah menyusun rencana dan survey lokasi yang pas dan aman.

“Semua sudah direncanakan secara detail oleh Pokja Kesiswaan. Sudah menjadi syarat mutlak, bila akan melaksanakan kegiatan harus ada perencanaan yang terperinci, terukur, dan memiliki target yang jelas. Termasuk analisis resiko dan solusi dalam pelaksanaan kegiatannya,” tutur Zahro, sapaan karib Kepala SMKN 12 Surabaya.

Alhasil, lanjut Zahro, Pokja Kesiswaan sekolah sudah menentukan pilihan di PPLH Seloliman. Mengingat tema LDKS kali ini adalah Kepemimpinan Berbasis Peduli Lingkungan. Selain itu dirasa tepat dengan kondisi saat ini, juga sangat mendukung beberapa kegiatan yang sedang dilaksanakan SMKN 12 Surabaya.

“Sekolah kita sedang berupaya meningkatkan budaya lingkungan melalui Adiwiyata. Disisi lain, kita diamanahi untuk melaksanakan program SIKAP (Sekolah Inovasi Ketahanan Pangan, red.) oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur. Nah, LDKS kali ini tepat sekali dan kita ingin membentuk pemimpin muda yang peduli pelestarian lingkungan,” ujar Zahro optimistis.

PENUH TANTANGAN

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMKN 12 Surabaya, Arie Kristiawan, S.Pd., menyatakan rasa puasnya dalam pelaksanaan LDKS bersama PPLH Seloliman. Pasalnya, selain mendapatkan materi kepemimpinan, pengurus OSIS dan MPK juga memperoleh pengetahuan dan keterampilan seputar praktik baik peduli lingkungan.

“Tim PPLH Seloliman sangat solid dan kompeten. Perpaduan materi dan praktik bidang lingkungan hidup, alur dan teknisnya sangat baik. Sehingga anak-anak merasa nyaman, menyenangkan, dan tentunya tertarik untuk belajar lingkungan lebih mendalam. Semua ini terwujud karena rekomendasi ibu Kepala Sekolah, teman-teman di Pokja Kesiswaan, dan kolaborasi hebat Tim PPLH Seloliman,” ungkap Arie Kristiawan serius.

Hal menarik lainnya, tandas Arie, meskipun peserta LDKS membutuhkan daya juang yang besar, faktanya selama kegiatan dua hari semalam, tidak ada satu pun peserta yang mengeluh. Apalagi, ketika mereka melakukan outbound dan penjelajahan hutan tropis. Raut wajah dan semangat peserta LDKS betul-betul tahan uji dan penuh semangat.

“Baru kali ini saya melihat langsung, betapa semangat dan tahan ujinya pengurus OSIS dan MPK diajang LDKS. Mereka betul-betul melakukannya dengan sungguh-sungguh dan penuh penghayatan. Oleh karenanya, saya berterima kasih pada tim PPLH Seloliman maupun Pokja Kesiswaan yang menyertai peserta diseluruh rangkaian pelatihan,” ucap Arie, yang juga alumnus PJOK dan mantan Dansatmenwa 804 Universitas Negeri Surabaya.

Apa yang diungkapkan Arie Kristiawan, ternyata senada dengan apa yang dinyatakan Farel, Ketua OSIS SMKN 12 Surabaya periode 2025/2026. Dirinya bersama 57 pengurus lainnya, merasa nyaman dan betul-betul mendapat manfaat dalam mengikuti LDKS di PPLH Seloliman kali ini. Meskipun pelaksanaannya hanya dua hari semalam, tepatnya pada 19 – 20 Januari 2026.

“Kalo masalah waktu, sebetulnya kurang. Harusnya lebih lama lagi, pasti lebih asyik dan pelatihan kita lebih mendalam. Tapi saya dan teman-teman merasa sangat bersyukur sudah difasilitasi sekolah untuk LDKS di PPLH Seloliman ini. Asyik, menarik, menyenangkan, dan bikin kita makin memahami apa itu peduli lingkungan,” ujar Farel sembari mengepalkan tangan simbol semangatnya.

Lebih jauh dinyatakan Farel, bila pelaksanaan LDKS kali ini sangat berbeda dengan LDKS tahun-tahun sebelumnya. LDKS kali ini betul-betul terlaksana dengan dampak multifungsi. Terutama dalam membentuk jiwa-jiwa pemimpin muda masa depan. Sebab, materi dari PPLH Seloliman juga memperhatikan kebutuhan peserta didik dan kepentingan lingkungan hidup.

“Peserta LDKS kali ini semuanya menyatakan kepuasannya dalam mengikuti kegiatan. Tantangan yang diberikan tim PPLH Seloliman awalnya terasa berat. Tetapi dalam melakukannya, saya dan teman-teman sangat senang dan betul-betul tertantang. Terima kasih ibu kepala sekolah, pak Arie, dan Pokja Kesiswaan atas kesempatan ini,” ucap Farel penuh syukur.

Disisi lain, apa yang disajikan pihak PPLH Seloliman untuk LDKS Pengurus OSIS dan MPK SMKN 12 Surabaya, sejatinya sudah tersedia formula atau kurikulumnya. Mengingat di PPLH Seloliman tersedia berbagai program yang khusus untuk LDKS dan kegiatan lain yang serupa.

“Sejak pihak SMKN 12 Surabaya menyatakan ingin melaksanakan LDKS di PPLH Seloliman, kita langsung susun formulanya. Apalagi Pokja Kesiswaannya sangat kooperatif dan berkenan diskusi. Sehingga saat LDKS akan kita sesuaikan dengan tema maupun keinginan pihak sekolah. Akhirnya anak-anak kita layani sesuai hasil final diskusinya,” ungkap Iswandi, Koordinator Divisi Pendidikan PPLH Seloliman.

Ada berbagai aturan, tegas Iswandi, yang harus dipatuhi peserta LDKS. Faktanya, peserta sangat disiplin dan memahami makna sebuah pelatihan. Hasilnya, peserta LDKS tetap semangat dan tanpa mengeluh dalam melahap setiap tantangan yang diberikan tim PPLH Seloliman.

“Kepala Sekolah, Pokja Kesiswaan, dan peserta LDKS sepertinya sudah se-frekuensi. Hal itu sangat bagus dan memudahkan kita dalam memberikan pelayanan terbaik. Semoga tahun depan SMKN 12 Surabaya masih berkenan untuk berkegiatan di PPLH Seloliman. Semoga semua dapat meraih kesuksesan dan sekolah tetap menjadi kawah candradimuka bagi generasi emas Indonesia. Sukses selalu buat SMKN 12 Surabaya,” kilah Iswandi penuh harapan.(UseOneTo)

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post