Saat SMKN 12 Gelar Lomba PIXEL. Anak-anak Ini Mampu Jadi Kreator Masa Depan
SMKN 12 Surabaya, kembali menggelar kompetisi inovatif. Sasarannya bukanlah jenjang SMK sederajat, melainkan anak-anak jenjang Taman Kanak-kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD). Kompetisi itu bertajuk Programmer In X-Generation Excellence League (PIXEL). Sebuah ajang untuk kompetisi anak-anak dibidang literasi teknologi dan digital.
Sekolah dibawah kepemimpinan Lilik Majidatut Zahro, M.Pd., tampaknya terus mampu menginspirasi masyarakat. Utamanya pada upaya-upaya mengenalkan literasi digital dan literasi teknologi. Salah satu bukti otentiknya adalah lomba bertajuk PIXEL yang digelar pada Minggu (17/02) di Grand City Surabaya.
Fakta itu pun diungkapkan Wakil Kepala SMKN 12 Surabaya urusan Kesiswaan, Arie Kristiawan, S.Pd., saat membuka lomba. Menurut Arie, sapaan karibnya, kompetisi PIXEL dilaksanakan sebagai komitmen sekolah untuk menanamkan literasi teknologi dan kreativitas sejak dini. Sehingga ada implementasi sekaligus penyadaran yang selaras.
“Bergulirnya internet, banyak anak yang suka dengan aplikasi game. Kami percaya bila anak-anak tidak hanya jago main game, tetapi juga bisa kita arahkan untuk membuat game sendiri. Melalui kompetisi inilah, bakat mereka bisa terindentifikasi dan terbukti,” ungkap Arie penuh semangat.
Lebih jauh ditegaskan Arie, tujuan utama acara ini bukan hanya mencari pemenang, tetapi membangun ekosistem pembelajaran yang menyenangkan. Pihak penyelenggara (SMKN 12 Surabaya, red.) ingin membuktikan bahwa coding dan engineering dasar dapat dipelajari dengan cara yang seru dan tidak kaku.
“Kami berharap, kompetisi ini mampu memicu minat anak-anak untuk menjadi pencipta teknologi (creators), bukan hanya sekadar pengguna (users), yang siap menjawab tantangan masa depan,” ucap Arie, yang juga alumnus PJOK Universitas Negeri Surabaya itu didampingi Ketua Panitia dari unsur murid, ananda Yoga Rizki Pratama.
TEKNOLOGI DINI
Sementara itu, menurut Ketua Jurusan Pengembangan Perangkat Lunak dan Game (PPLG) SMKN 12 Surabaya, Ade Pradipta Erisanti, S.Kom., ada beberapa kategori lomba dalam rangkaian kompetisi PIXEL kali ini. Lomba Coding untuk peserta SD dan SMP, serta lomba Lego Bricks untuk TK dan SD.
“Lomba Coding bertujuan untuk memacu kemampuan logika dan problem-solving siswa dalam merancang solusi digital. Sedangkan Lomba Lego Bricks bertujuan untuk mengasah motorik halus, kreativitas, logika dan kemampuan spasial anak melalui permainan konstruktif,” ungkap Ade Pradipta Erisanti sembari menegaskan.
Setelah pelaksanaan lomba yang diikuti lebih dari 300 an peserta itu, akhirnya muncul berbagai talenta unik dari puluhan peserta. Pada akhirnya mereka dinilai dan layak untuk duduk sebagai pemenang atau sang juara diberbagai kategori lomba. Inilah daftar pemenang di beberapa kategori lombanya.
Kategori Lomba Scratch : Juara 1 diraih Azka Praditya Putra, Juara 2 diraih Ignacio Delron Tjandranegara, dan Juara 3 diraih Muhammad Yahya Wardhana.
Kategori Lomba Roblox Studio : Juara 1 diraih Gio Athaya Pradipta, Juara 2 diraih Muhammad Aguero Dayyan Al-Arief, dan Juara 3 diraih Nafizh Evan Ramadhan.
Lomba Lego Brick Kategori 1 : Muhammad Ulumuddin Ar-Rojabi meraih Juara 1. Untuk Juara 2 diraih Kaleyasa Gentamas Mecca, dan Juara 3 diraih Azril Pramudya Putra.
Lomba Lego Brick Kategori 2 : Juara 1 diraih Zafran Adifa Rahman, Juara 2 diraih Nauly Sanjaya, dan Juara 3 diraih Amira Maryam Althafunissa.
“Selamat dan sukses untuk semua juara. Semoga kelak anak-anak bertalenta digital ini mampu menjadi generasi pembangun Indonesia. Tentu saja, mereka sangat butuh support orangtua dan mendapatkan pendidikan yang layak sesuai minat dan bakatnya,” ujar Ketua Jurusan PPLG SMKN 12 Surabaya penuh optimistis. (UseOneTo)







Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan