Yuswanto Raider

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
SMAGO Goes To Campus, Moment SMAN 1 Gondang Dapat Kejutan Dari Kampus Vokasi PENS
Dr. Ir. Firman Arifin, ST., MT., Wakil Direktur Bidang Kerjasama, Hubungan Masyarakat, dan Sistem Informasi PENS Saat Menyerahkan Souvenir Kepada M. Asmunir, S.Pd., Wakasek Humas SMAN 1 Gondang Usai Giat Studi Kampus, Pada Kamis, 5 Februari 2026. (Foto-foto : Yuswanto Raider)

SMAGO Goes To Campus, Moment SMAN 1 Gondang Dapat Kejutan Dari Kampus Vokasi PENS

SMAN 1 Gondang bak mendapat durian runtuh. Giat studi kampus yang dilakukan di Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS), pada Kamis (5 Februari 2026), bertempat di Aula Utama Lantai 6, mendapatkan hasil diluar ekspektasi. Selain sambutan hangat, faktanya sekitar 352 murid kelas XI dan 18 guru mendapatkan motivasi luar biasa.

Kampus vokasi yang dipimpin Dr. Ing. Ir. Arif Irwansyah, S.T., M.Eng., selaku direktur itu, tak sekedar menerima kunjungan murid jenjang SMA/SMK sederajat. Justru peserta studi kampus mendapatkan banyak informasi yang jarang disajikan kampus lain. Meski awalnya untuk tahu berbagai program studi dan jalur seleksi, pada akhirnya peserta studi kampus SMAN 1 Gondang mendapatkan banyak manfaat yang tak ternilai maknanya.

Fakta itu diakui Mohamad Asmunir, S.Pd., wakil kepala SMAN 1 Gondang bidang Kehumasan. Dirinya hadir untuk menggantikan Kepala SMAN 1 Gondang, Johan Bahrudin, S.Kom., MT., yang berhalangan mendampingi, mengingat ada jadwal penandatanganan kerjasama dengan UTM. Kebetulan waktunya bersamaan.

Menurut Munir, sapaan karib guru mapel Kimia itu, jajaran PENS memiliki standar kerja tinggi dalam memberikan sambutan sekaligus penyampaian informasi pada pihak lain, utamanya pada sekolah yang melakukan kunjungan. Bahkan dapat dikatakan, apa yang disajikan PENS mampu menginspirasi murid dan guru pendampingnya.

“Saya atas nama sekolah maupun pribadi, menyampaikan apresiasi pada jajaran PENS yang sudah memberikan sambutan istimewa. Bukan hanya kampusnya yang betul-betul bagus, melainkan tata cara dan layanannya pada tamu yang butuh informasi, betul-betul detail dan penuh motivasi,” ungkap Munir, yang juga alumni D3 Kimia di ITS itu.

Lebih lanjut dinyatakan Munir, motivasi yang diberikan dosen PENS, Firman Arifin, dan penjelasan atas posisi PENS dengan kampus lain dari Faridatun Nadziroh, bagai percikan es ditengah rasa dahaga. Betul-betul mencerahkan, menyejukkan, sekaligus melecut dan mampu membuat pelajar SMAN 1 Gondang termotivasi dalam memaknai pendidikan.

“Kunjungan ini awalnya untuk mengajak peserta didik mengetahui berbagai jalur seleksi dan program studi yang ada di PENS. Faktanya, tak hanya informasi itu yang kita dapatkan secara detail, tetapi kita betul-betul dapat pencerahan dan inspirasi dari sosok dosen PENS yang menunjukkan kapabilitas, kompetensi, dan profesionalismenya,” ujar Munir menegaskan.

JOSS, JARGON PENS

Kunjungan SMAN 1 Gondang, disambut seremonial oleh Dr. Ir. Firman Arifin, ST., MT., Wakil Direktur Bidang Kerjasama, Hubungan Masyarakat, dan Sistem Informasi. Berawal dari sinilah, baik peserta studi kampus maupun guru pendamping, mendapatkan motivasi dan pencerahan akan pentingnya sebuah proses pendidikan.

Bersumber dari testimoni berbagai alumni, ucap Firman Arifin, semua akan tahu bagaimana PENS membina dan mendidik mahasiswa. PENS tidak melakukan blocking atau pun filter atas pendapat dan kritikan tentang kampusnya. PENS berbicara apa adanya dan tidak ada yang ditutup-tutupi.

“Itulah fakta yang ada. Sehingga adik-adik yang ikut dan menyaksikan dari berbagai media sosial akan terinspirasi, ternyata PENS seperti itu adanya. Disitu akhirnya mengingatkan saya bagaimana asyiknya kuliah di PENS,” ungkap Firman Arifin, yang dilantik sejak 14 Juli 2025 lalu, sebagai Wakil Direktur Bidang Kerjasama, Hubungan Masyarakat, dan Sistem Informasi PENS untuk periode 2025/2029.

Selain sebagai salah satu dosen, lanjut Firman Arifin, dirinya juga diamanahi untuk menyampaikan bagaimana PENS itu mendidik dan membina mahasiswa. Dirinya memberikan contoh tentang adanya TKA (tes kompetensi akademik, red.). Seandainya nilai TKA rendah, itu belum titik tetapi masih koma. Artinya apa, semangat untuk belajar pada hakekatnya “bukan nilai semata yang ada dalam transkrip atau ijazah seseorang.

“Pada diri kita, yang namanya pembinaan dan pendidikan itu, melekat pada diri kita dan bukan bergantung pada selembar kertas. Tapi ada yang melekat pada diri kita. semakin orang berilmu maka hakekatnya seseorang akan semakin beradab dalam kelakuannya dan berakhlak dalam sikapnya. Itulah yang ditunjukkan PENS!” ujarnya menegaskan.

PENS, sambung Firman Arifin, punya jargon JOSS (Jujur, Orisinil, Semangat, dan Santun). Itulah nilai-nilai yang dibagikan dan di internalisasikan pada semua sivitas. Jadi bukan hanya kepada mahasiswa, tetapi juga pada tenaga kependidikan maupun dosen. Hal itulah yang membuat PENS kian berprestasi sekaligus mampu

Menurut Firman Arifin, TKA bukan akhir bagi segalanya. Para murid harus terus belajar dan jangan lupa tetap berdoa. Karena kekuatan doa itu sungguh luar biasa, harus dibarengi, Namun sekali lagi, kenapa berdoa itu harus dibarengi? Tentunya agar dapat menuntun hati kita agar begitu sukses tetap punya kesantunan.

Jargon JOSS adalah semangat kejujuran yang harus dikuatkan. Orisinil adalah be your self, atau pada diri seseorang pasti punya keunikan dan pasti punya potensi yang harus dikuatkan. Semangat itu harus dituangkan dalam apapun, mau belajar atau mau bekerja. Santun menjadi penyempurna atas kejujuran, semangat, dan kesuksesan itu sendiri.

“Kesuksesan-kesuksesan tadi itu jangan lupa, santun harus tetap kita bawah. Secerdas apapun kita, sesukses apapun kita, bila kita belum mampu menerapkan kesantunan, berarti hakikatnya kita belum sukses. Karena semakin sukses seseorang, maka dia semakin menghargai orang lain,” ucap Firman Arifin yang mengenyam pendidikan sarjana hingga doktoral di ITS Surabaya itu.

POLITEKNIK UNGGULAN

Sementara itu, materi pengenalan PENS beserta keragaman potensi dan prestasinya, disampaikan Faridatun Nadziroh, selaku bidang Kehumasan PENS. Secara lugas, jelas, dan terstruktur, Dziroh, sapaan harian dosen teknik telekomunikasi itu, mampu memantik perhatian dan rasa penasaran ratusan murid dan guru pembimbing studi kampus SMAN 1 Gondang.

Kemampuan public speaking Dziroh, mengalir seiring presentasinya tentang PENS dengan segala keunggulan dan kampus vokali unggul. Presentasi yang disajikan alumnus magister Telekomunikasi Multimedia ITS itu pun, memantik banyak pertanyaan dari murid SMAN 1 Gondang, utamanya tentang jalur seleksi dan berbagai inovasi mahasiswa PENS.

“Kampus PENS tak hanya di Surabaya. Kini kita punya kampus di Lamongan dan Sumenep. Selain itu, jenjang studi yang ada, mulai diploma, sarjana terapan, hingga magister dan doktor terapan. Hal prinsip, PENS tidak hanya menjadi tempat studi saja, tetapi sebagai kawah candradimuka untuk penguatan karakter unggul bagi mahasiswa,” ujar Dziroh serius.

Untuk jalur masuk PENS, lanjut Dziroh, ada SNBP, SNBT, SIMANDIRI, International Program, Lanjut Jenjang, Jalur Kerjasama, hingga Golden Ticket. Dari sekian jalur seleksi tersedia 19 program studi unggulan. Info lengkapnya, masyarakat dapat mengakses diwebsite kampus **(censored)**

“PENS ini didirikan tahun 1987, sebagai pusat keunggulan pendidikan vokasi terapan di bidang teknologi rekayasa. Kami berdedikasi mencetak tenaga ahli profesional yang siap kerja secara global. Fokus kami adalah memadukan ilmu terapan dengan keahlian praktik mendalam (hands-on skills), memastikan lulusan PENS mampu mengaplikasikan konsep secara langsung di industry,” ungkap Dziroh menegaskan.

Penting diketahui, Berdasarkan keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) nomor 2130/SK/BAN-PT/Ak.Ppj/PT/IV/2025, PENS dinyatakan Terakreditasi Unggul. PENS menempati Politeknik Terbaik di Asia Tenggara dan masuk 10 Besar Politeknik Terbaik di Asia versi Webometrics, Juli 2024. (UseOneTo)

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post