Teken Kerjasama dengan UTM, SMAN 1 Gondang Menjadi Sekolah Pertama Dari Mojokerto Raya
SMAN 1 Gondang betul-betul tancap gas untuk berikan layanan terbaik bagi murid-muridnya. Sejak kepemimpinan Johan Bahrudin, S.Kom., MT., sekolah yang berada di Desa Pugeran Kecamatan Gondang Kabupaten Mojokerto ini, tampak semakin melaju dalam mendulang prestasi kelembagaan maupun kesiswaan.
Tepat pada Kamis, 5 Februari 2026, bertempat di Gedung Layanan Terpadu, SMAN 1 Gondang melangsungkan penandatanganan kerjasama dengan Universitas Trunojoyo Madura (UTM). Sempurnanya, saat dilakukannya penandatanganan, langsung dilakukan Rektor UTM bersama jajaran pejabat rektorat dan juga disaksikan dan diketahui langsung Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten dan Kota Mojokerto (Kacabdindik Mojokerto Raya, red.).
Usai penandatangan kerjasama atau Memmorandum off Understanding (MoU), Pinky Hidayati, S.Psi., M.Psi., selaku Kacabdindik Mojokerto Raya, menyatakan bila kampus UTM tidak hanya mencetak sarjana, tetapi mencetak pemuda-pemuda terhebat dan yang siap berkarya. Harapannya akan menjadi generasi emas yang mengisi Indonesia disaat kejayaannya.
“Anak-anak SMAN 1 Gondang perlu menempah diri, menambah ilmu dan wawasan. Sehingga nanti anak-anak mampu bersaing didunia global. Kalian harus semangat belajar, semangat berprestasi, dan hebat,” ujar Pinky Hidayati, sembari mengajak 324 murid dan 18 guru pendamping studi kampus, untuk meneriakkan yel-yel SMAN 1 Gondang.
Semuanya itu, lanjut Pinky Hidayati, tidak bisa diraih dengan hanya menyelesaikan pendidikan menengah. Masih ada jenjang pendidikan tinggi yang bisa membuka peluang kesuksesan kalian yang lebih besar lagi. Dikampus UTM, tegasnya, lulusan SMAN 1 Gondang dapat memilih program studi yang sesuai dengan kompetensinya. Sehingga kelak bisa menata masa depan yang lebih baik lagi.
“Nantinya akan banyak kemudahan yang diberikan agar anak-anak bisa menjadi bagian dari UTM. Pastinya bisa juga mendapatkan keringanan-keringanan dengan menempuh studi di kampus ini,” ucap Pinky Hidayati memberikan semangat dan harapan pasti.
Masih menurut Pinky Hidayati, ditegaskan pula, dengan kepala sekolah yang telah menandatangani kerjasama langsung dengan dengan Rektor UTM, dimana salah satu klausulnya adalah memberikan kemudahan-kemudahan bagi pelajar SMAN 1 Gondang, agar dapat menempuh dan mengenyam pendidikan tinggi di UTM.
“Tidak banyak, anak-anak yang bisa mendapatkan kesempatan seperti kalian. Kalian adalah pembuka dan yang mengawali dari Mojokerto. Insya Allah kalian nantinya mendapatkan prioritas, sehingga di Mojokerto dapat mengatakan bila kalian adalah pembuka jalur kemudahan untuk memasuki UTM,” ujar Pinky Hidayati memastikan.
Sementara itu, Kepala SMAN 1 Gondang, Johan Bahrudin, S.Kom., MT., menyatakan terima kasih tak terhingga dan apresiasi tertinggi kepada Rektor UTM dan Kacabdindik Mojokerto Raya. Berkat arahan dan dorongan Kacabdindik Mojokerto Raya itulah, akhirnya SMAN 1 Gondang dapat bekerjasama dengan UTM.
“Kunjungan ini sebagai rangkaian kegiatan studi kampus dan sekaligus melakukan penandatanganan naskah kerjasama dengan UTM sebagai kampus Unggul, Tangguh, Mandiri. Harapan kami, selain adanya kerjasama yang berkelanjutan, kedepannya juga ada kerjasama yang spesifik dan intinya nanti dapat membuat sekolah kami lebih maju,” ujar Johan Bahrudin optimistis.
Lebih lanjut ditegaskan Johan Bahrudin, berbagai kerjasama yang sudah dilakukan selama kepemimpinannya, semua ditujukan untuk meningkatkan eksistensi dan kredibiltas lembaga atau sekolah. Termasuk didalamnya demi memberikan layanan pendidikan yang berkualitas dan berkelanjutan.
“Ini merupakan arahan dari Ibu Kacabdindik, Dimana sekolah harus mampu untuk melakukan kerjasama dengan kampus-kampus, salah satunya dengan UTM. Sedangkan SMAN 1 Gondang, sebelumnya sudah merintis kerjasama dengan berbagai lembaga pemerintah maupun LSM,” ungkap Johan Bahrudin, yang mampu membawa sekolahnya menjadi sekolah pertama di Mojokerto Raya yang menjalin kerjasama dengan UTM – Bangkalan.
KURSI MAHASISWA
Usai menandatangani naskah kerjasama dengan SMAN 1 Gondang, Rektor UTM, Prof. Dr. Safi’, S.H., M.H., memaparkan keuntungan sekolah, ketika melakukan kerjasama dengan UTM. Namun, sebelum menjelaskan, Rektor UTM pun berpantun : Manuk Cendet terbang bersama manuk Kepodang; Hinggap dipohon bunga mawar berduri; Selamat datang rombongan SMAN 1 Gondang; Dikampus UTM, yang Unggul, Tangguh, dan Mandiri.
Pada kesempatan ini, Prof Safi’, sapaan harian Rektor UTM itu, menyatakan terima kasih kepada rombongan guru dan murid SMAN 1 Gondang. Hal itu disampaikan, karena SMAN 1 Gondang sudah menjadikan UTM sebagai tempat tujuan untuk melangsungkan silaturahmi sekaligus studi kampus, untuk mengetahui secara langsung tentang UTM yang dikenal sekarang dengan tagline-nya Unggul, Tangguh, Mandiri.
“Unggul institusi dan program studinya. Tangguh SDM-nya; Mandiri ekonominya. Unggul kita simbolkan dengan kelopak bunga. Tangguh itu disimbolkan burung Cendet, sehingga dijadikan maskot UTM, karena burung Cendet habitat aslinya di Madura. Mandiri disimbulkan pohon yang berbuah. Dimana buah itu memiliki nilai ekonomi yang tinggi,” ungkap Prof Safi’ yang disambut tepuk tangan meriah peserta studi kampus.
Lebih lanjut diungkapkan Prof Safi’, sejak tahun 2024 lalu, institusi UTM aktivasi akreditasi perguruan tingginya terakreditasi unggul. Kini UTM memiliki 14 prodi yang terakreditasi unggul dari 33 prodi yang ada di UTM. Meskipun demikian, prodi lainnya terakreditasi B.
Sedangkan untuk jalur masuk UTM, lanjut Prof Safi’, akan dijelaskan pihak Humas kampusnya. Justru yang ingin ditegaskan, adalah nilai-nilai positif dan keuntungan bila mampu melakukan kerjasama dengan UTM. Termasuk didalamnya jaminan edukasi karakter mahasiswa yang sudah berorientasi pada karakter unggul untuk kompetensi global.
“Saya cuma sekedar menginformasikan pentingnya kerjasama itu. Oleh karena itu, terima kasih untuk bapak kepala sekolahnya, karena itu akan sangat membantu bagi murid-muridnya. Mulai tahun 2024, UTM sudah membuka jalur mandiri kerjasama. Untuk siapa jalur mandiri kerjasama? Untuk SMA/SMK/MA yang sudah menjalin kerjasama dengan UTM,” ucapnya.
Prof Safi’ menegaskan, sekolah akan mendapatkan pagu untuk mengirim muridnya masuk UTM tanpa tes. Meskipun mandiri, tetapi bebas dari biaya IPI (Iuran Pengembangan Institusi, red.). Prioritas itu merupakan bentuk apresiasi kampus kepada sekolah yang sudah menjalin kerjasama dengan UTM. Cukup membayar UKT saja. Oleh karenanya, para murid harus berterima kasih kepada kepala sekolahnya. Itulah urgensi dengan adanya MoU.
UTM juga memiliki asrama mahasiswa yang kapasitasnya masih 1.200 orang. Untuk asrama ini diprioritaskan bagi mahasiswa KIP Kuliah. Tahun 2025 lalu, UTM mendapatkan kuota 2.000 KIP Kuliah. Banyak juga beasiswa yang tersedia dari instansi pemerintah, perusahaan, maupun internal UTM, khususnya bagi mahasiswa penghafal Al-Qur’an. (UseOneTo)









Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan