Kepala SMAN 1 Gondang, Ingatkan Pentingnya Prestasi Sekolah Saat Buber Ramadhan 1447 H
Keluarga besar SMAN 1 Gondang Kabupaten Mojokerto, menggelar buka bersama pada puasa Ramadhan 1447 Hijriyah. Acara yang digelar pada Jum’at (13/3), dikonsentrasikan di dua tempat, yaitu di masjid Al-Iksan dan aula Majapahit. Selain tenaga pendidik dan tenaga kependidikan, acara ini juga dibersamai jajaran komite sekolah.
Kepala SMAN 1 Gondang, Johan Bahrudin, S.Kom., MT., tampak hadir didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan Unit SMAN 1 Gondang, Rini Ekawati. Sedangkan didalam masjid, tampak puluhan tenaga pendidik dan tenaga kependidikan yang sudah rapi dengan busana muslim. Didekat mimbar, tampak empat orang pengurus komite sekolah yang duduk bersilah.
Sementara itu, Johan Bahrudin sendiri duduk didampingi Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas, Mohamad Asmunir, S.Pd., dan Ketua Komite SMAN 1 Gondang. Pada saat memberikan sambutan acara, ada yang berbeda dari penjelasan sosok kepala sekolah ini. Wajahnya tampak serius tetapi tetap disertai senyum dikata-kata tertentu sambutannya.
“Selamat menjalankan puasa Ramadhan dan semoga amal ibadah kita semua diterima Allah SWT. Acara ini menjadi salah satu cara kita bersyukur atas capaian sekolah kita. Utamanya dalam menorehkan prestasi dan berbagai inovasi selama kepemimpinan saya,” ucap Johan Bahrudin mengawali sambutannya.
Lebih lanjut ditegaskan Johan Bahrudin, bilamana sekolah ingin bermartabat, harus dilakukan pembenahan secara internal. Program pendidikan Jawa Timur harus menjadi panduan dalam mendidik. Termasuk didalamnya upaya SMAN 1 Gondang mewujudkan pendidikan berdampak. Tentunya semua itu butuh kepedulian, integritas, dedikasi, dan loyalitas dari keluarga besar sekolah.
BINA PRESTASI
Selama bulan Ramadhan, lanjut Johan Bahrudin, banyak prestasi yang dilakukan peserta didik maupun tenaga pendidik dan tenaga kependidikan. Prinsipnya, prestasi jangan hanya dipahami perolehan juara, tetapi juga perkembangan dan karya yang bisa diwujudkan. Banyak bukti yang dilakukan SMAN 1 Gondang untuk urusan prestasi, khususnya saat Ramadhan.
Munculnya Gerakan Ramadhan Pendidikan Berdampak 1447 Hijriyah yang digagas Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, faktanya seperti upaya SMAN 1 Gondang dalam mewujudkan School Religious Culture (SRC). Akhirnya muncul kegiatan tenaga pendidik dan peserta didik untuk mengajar di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ). Juga melaksanakan Tadarus Keliling (Darling) di masjid dan mushola yang ada di desa sekitar sekolah.
Disisi lain, adanya beberapa tenaga pendidik yang mengikuti event East Java Innovative Education Summit (EJIES) 2026, juga termasuk prestasi. Beberapa tenaga pendidik juga membuat inovasi. Ada yang berinovasi dibidang pembelajaran, teknologi, maupun dalam upaya penguatan pendidikan karakter.
“Perlu saya sampaikan pula pada jajaran komite, suasana Ramadhan ini juga ada kegiatan BKK/Larasdikdudi, persiapan Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Jatim, dan pembinaan/pelatihan bagi peserta didik yang akan mengikuti Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N). Semua dilakukan untuk membawa SMAN 1 Gondang lebih prestatif dan bermartabat,” ungkap Johan Bahrudin yang diamini seluruh peserta buka bersama.
KEBERSAMAAN
Sementara itu, Johan Bahrudin juga merefleksikan kehidupan sekolah selama Ramadhan. Suasana harmonis yang muncul, sudah seharusnya dipertahankan. Jangan hanya pada saat Ramadhan saja kelihatan harmonis, tetapi bila Ramadhan berlalu akan muncul lagi berbagai stigma dan perilaku negatif.
“Segala pencapaian itu akan mudah didapatkan, bilamana dalam bekerja dan bersosialisasi kita disekolah, selalu dilandasi dengan saling pengertian dan mengedepankan kekeluargaan. Melalui kebersamaan dan kekompakkan, apapun yang kita inginkan pasti mudah didapat dan diraih,” ujar Johan Bahrudi serius.
Makna dan berkah Ramadhan, tandas Johan Bahrudin, dapat dijadikan cerminan dalam bekerja dan hidup keseharian. Menghindari perilaku-perilaku negatif, tentunya akan lebih bisa membuat suasana sekolah lebih makmur dan sejahtera. Sikap egois dan berkelompok dalam lingkungan sekolah, sebaiknya tidak terjadi lagi, demi meminimalisir munculnya berbagai masalah.
“Mari kita saling mengerti dan memahami, baik tenaga pendidik maupun tenaga kependidikan, Pengertian akan kondisi sesama rekan kerja, akan menjadikan lingkungan kerja yang rukun dan sejahtera. Yakinlah, segala perilaku positif akan menjadi energi bagi sekolah ini untuk lebih maju, berprestasi, dan sejahtera,” tegas Johan Bahrudin yang dibalas dengan anggukan seluruh yang hadir di Masjid Al-Ikhsan SMAN 1 Gondang.(UseOneTo)







Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan