Demi Bekali Lulusannya, BKK SMAN 1 Gondang Gelar Diklat Kompetensi DUDI, Ini Buktinya!
SMAN 1 Gondang usai berganti pimpinan, tetap dan terus melaju dengan berbagai aktifitas berdampak. Kali ini, giliran Bursa Kerja Khusus (BKK) sekolah yang ada di kawasan Desa Pugeran Kecamatan Gondang Kabupaten Mojokerto itu, menggelar pelatihan khusus untuk peningkatan kompetensi peserta didiknya yang bakal lulus tahun ini.
Tema pelatihan yang digelar pada Selasa (14/04/2026) adalah membekali kompetensi dalam memasuki dunia usaha dan dunia industri (Dudi). Tujuannya, agar peserta didik kelas XII SMAN 1 Gondang memiliki bekal untuk meraih pekerjaan yang layak sesuai passion yang sudah dipilihnya.
Sekedar diketahui, seluruh peserta didik kelas XII SMAN 1 Gondang, sejak semester 5 sudah dibekali dengan konsentrasi keterampilan kerja maupun studi lanjut. Sehingga SMAN 1 Gondang menjadi satu-satunya sekolah jenjang SMA yang memiliki BKK. Hal itu sangat positif dan sungguh menginspirasi.
“Terobosan ini sangat bagus dan menjadi bukti konkrit atas komitmen sekolah bagi peserta didik yang akan lulus. Selain dibekali dengan bimbingan belajar untuk menembus perguruan tinggi, peserta didik yang ketika lulus akan bekerja, mereka pun dibekali dengan berbagai kompetensi sesuai minatnya,” ungkap Samsuari, S.Pd., MT., Kepala SMAN 1 Gondang yang baru bertugas per 1 April 2026 lalu.
Lebih lanjut diakui Samsuari, bilamana program BKK ini dirinya tinggal melanjutkan. Sebab, program BKK sudah ada saat SMAN 1 Gondang dipimpin Johan Bahrudin, S.Kom., MT., yang kini menjabat sebagai Kepala SMKN 1 Dlanggu. Apalagi dalam nota kerja, SMAN 1 Gondang sudah menjalin kerjasama dengan berbagai pihak yang bergerak disektor Dudi.
“Saya bersyukur bila ditinggali program BKK. Sehingga saya tinggal melakukan pengembangan saja. Sesuai amanat Ibu Kacabdindik Mojokerto, tidak semua program kepala sekolah yang lama harus diganti. Nah, keberadaan BKK ini justru baik untuk membuktikan pendidikan bermutu dan berdampak bagi peserta didik sekolah ini,” ujar Samsuari yang sebelumnya sempat menjabat Kepala SMAN 1 Trawas.
Selaras dengan pandangan headmaster SMAN 1 Gondang, Indah Larasati, S.Pd., selaku Ketua BKK SMAN 1 Gondang juga merasa bersyukur. Bagaimana pun, keberlanjutan BKK juga sangat tergantung pada kebijakan pimpinan sekolah. Sehingga hadirnya kepala sekolah baru yang tetap mendukung BKK, menjadi angin segar bagi berkembangnya BKK itu sendiri.
“Atasnama tim BKK, saya bersyukur sekaligus berterima kasih pada pak Samsuari yang berkenan dan optimis mendukung giat BKK. Selain itu, terima kasih sebesar-besarnya pada pak Johan Bahrudin yang sudah menginspirasi dengan pendirian BKK di SMAN 1 Gondang ini. Semoga semua lebih berkembang dan berdampak positif bagi pelayanan pendidikan disekolah ini,” ujar Indah Larasati disela-sela pelaksanaan diklat kompetensi Dudi.
Giat ini, lanjut Indah Larasati, merupakan salah satu rangkaian giat finishing BKK untuk para calon lulusan 2026. Selain diklat peningkatan kompetensi, selanjutnya ada pelatihan sertifikasi dari Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Mojokerto. Setelah itu baru kegiatan closing program dari Larasdikdudi Jatim dan perwakilan ITS – Surabaya.
“SMAN 1 Gondang sudah kerjasama dengan Larasdikdudi Jatim untuk tahun kedua. Keberadaan BKK ini juga bagian dari refleksi dan pengembangan atas kerjasama itu. Harapannya, seluruh lulusan SMAN 1 Gondang mendapatkan tambahan bekal, baik yang lanjut kuliah maupun yang ingin bekerja dan berwirausaha,” ucap Indah Larasati menegaskan.
MOTIVASI MENTAL
Sementara itu, pada Diklat Peningkatan Kompetensi Siswa Di Dunia Usaha dan Dunia Industri kali ini, dihadirkan dua praktisi wirausaha. Keduanya adalah owner PT Suyono Bersudara yang bergerak dibidang tour and travel dan owner MyDebz yang bergerak di industri kreatif (batik dan desain interior). Kedua narasumber dipercaya untuk memberikan penguatan mental dan skill dalam berwirausaha.
Direktur PT Suyono Bersaudara, Suyono, S.Pd., MM., pada kesempatan ini menceritakan sejarah perjuangannya dalam membangun bisnis yang ditekuni hingga saat ini. Betapa berat upaya yang dijalani ketika merintis usaha. Namun ketika sudah memahami bagaimana seluk beluk dan tantangan usaha dibidang jasa, khususnya dibidang transportasi dan pariwisata, akhirnya usaha kerasnya terbayar dan meraih kesuksesan hingga sekarang.
Suyono dalam paparannya menyatakan bila yang dilakukan kali ini adalah bentuk Achivement Motivation Training (motivasi berprestasi). Bagaimana pun berprestasi itu identik dengan keberhasilan atau kesuksesan. Oleh karenanya motivasi berprestasi itu krusial dan harus diperjuangkan.
“Anak-anak sangat butuh hal-hal semacam ini. Tak hanya bersifat teoritis belaka, melainkan harus ditunjukkan dengan fakta yang aktual. Prinsipnya gen-z harus diarahkan, dibimbing, dan dibentuk mentalnya agar menjadi pribadi kuat dan tahan banting. Sehingga mereka akan mampu memahami pentingnya motivasi dan kerja keras agar berhasil dan sukses,” ucap Suyono, usai memotivasi sekitar 1,5 jam pada para calon lulusan SMAN 1 Gondang.
Selanjutnya, narasumber kedua adalah Bambang Parikesit, S.Pd., yang merupakan owner MyDebz Batik dan juga praktisi desain interior. Dirinya memfokuskan materi pada sosok tenaga kerja yang kompeten. Dimana dalam BKK SMAN 1 Gondang, calon lulusan yang siap kerja sudah dibekali dengan berbagai kompetensi dasar sebagai pencari kerja.
Sekedar diketahui, calon lulusan SMAN 1 Gondang sudah berproses untuk membekali diri, sesuai bidang atau peminatan. Ada tata rias, tata busana, tata boga, bisnis digital, dan otomotif. Semua juga terlaksana berkat kerjasama dengan SMKN 1 Sooko, SMKN 1 Jatirejo, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Mojokerto, dan Larasdikdudi Jatim – ITS Surabaya.
“Anak-anak harus kita pahamkan betul tentang arti kompetensi. Tentu saja sesuai dengan peminatannya. Harapannya, mereka mampu membentuk dirinya sesuai dengan asas-asas umum maupun khusus yang dibutuhkan didunia usaha dan dunia industri,” ujar Bambang Parikesit sembari mengajak peserta searching makna dan unsur kompetensi di internet.
Peserta diklat kompetensi sebanyak 174 orang itu pun tampak penuh semangat. Apalagi ditengah-tengah proses, Kepala SMAN 1 Gondang, Samsuari, S.Pd., MT., juga sempat meninjau langsung pelaksanaan kegiatannya. Diklat ini merupakan salah satu bukti dan bentuk pelayanan pendidikan agar lebih bermutu dan berdampak bagi masa depan peserta didik, khususnya di SMAN 1 Gondang Kabupaten Mojokerto.(UseOneTo)






Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan